Dua Final AFF Bersama Timnas, Mana Paling Menyakitkan Riedl?

Pelatih Timnas, Alfred Riedl, sudah dua kali membawa Indonesia melaju ke babak final Piala AFF.

Diterbitkan 19 Desember 2016, 12:40 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Pelatih Alfred Riedl sudah dua kali nyaris meraih gelar juara Piala AFF dari tiga upaya yang dilaluinya bersama Timnas Indonesia. Kesempatan pertama diraih saat berhasil membawa Tim Merah Putih--julukan timnas Indonesia--ke final Piala AFF 2010 lalu.

Namun Timnas Indonesia yang difavoritkan sejak awal gagal di babak final. Bambang Pamungkas dan kawan-kawan hanya merebut gelar runner up setelah kalah 2-4 dari Malaysia. Di leg pertama timnas dibantai 0-3 dan di leg kedua menang dengan skor 2-1.

Kesempatan kembali datang saat Riedl dipercaya menangani Timnas Indonesia pada Piala AFF 2016. Berbeda dengan enam tahun lalu, kali ini Tim Garuda justru dipandang sebagai tim underdog.

Meski demikian, bersama Riedl, Garuda masih mampu bangkit dan menembus hingga ke babak final. Sayang harapan untuk membawa pulang trofi AFF sirna setelah di leg kedua yang berlangsung di Stadion Rajamangala, Sabtu (17/12/2016) kalah 0-2 dari Thailand. Padahal di leg 1, Indonesia sempat memimpin dengan skor 2-1.

Riedl tentu saja kecewa dengan kegagalan yang dialami pasukannya tahun ini. Namun, yang paling menyakitkan menurutnya adalah kegagalan di final Piala AFF 2010.

"Sebab, saat itu kami merupakan tim terbaik dalam turnamen ini. Kami benar-benar tidak beruntung saat itu," kata Riedl kepada Liputan6.com, Minggu (19/12/2016). "Tahun ini, kami kalah dengan tim yang lebih kuat, itu berbeda."

Satu Kekalahan Menyakitkan

Pada 2010, Indonesia memang tampil sangat meyakinkan sejak babak pertama. Pasukan Alfred Riedl selalu menang melawan musuh-musuhnya hingga ke babak semifinal. Bahkan, Malaysia yang menjadi juara saat itu,sempat dibantai dengan skor telak 5-1.

Namun, satu-satunya kelalahan yang dialami Indonesia pada turnamen ini hanyalah pada final leg pertama. Bertanding di Stadion Bukit Jalil, Malaysia, timnas lengah dan dicukur dengan skor 0-3.

Pada leg kedua yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Indonesia menang dengan skor 2-1. Namun hasil ini tidak mampu mengejar ketertinggalan, sehingga timnas harus puas sebagai runner up.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Setelah turnamen rampung, rezim baru PSSI di bawah pimpinan Djohar Arifin Husin kemudian memecat Riedl.

Halaman
Show All
Windi Wicaksono, Marco Tampubolon, Fadjriah NurdiarsihTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan