4 Pemain Timnas Indonesia Ini Pernah Jadi Momok Thailand

Timnas Indonesia akan bertemu Thailand di final Piala AFF 2016.

Diterbitkan 11 Desember 2016, 16:40 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Sejak dipertemukan pertama kali pada 31 Agustus 1957, Timnas Indonesia dan Thailand sudah bentrok hingga 74 kali. Dari 74 pertemuan, Thailand memang memiliki catatan yang jauh lebih baik dari Timnas Indonesia.

Secara keseluruhan, Thailand mengoleksi 36 kemenangan. Sisanya, hanya 14 pertandingan yang berakhir imbang dan 24 berakhir dengan kekalahan. Ironisnya, beberapa kekalahan Timnas Indonesia didapat di laga-laga penting.

Salah satunya adalah kekalahan yang didapat Timnas Indonesia di final Piala Tiger (AFF) 2002. Setelah kalah 1-4 di fase grup, Timnas Indonesia kembali dipertemukan Thailand di laga final. Sialnya, kekalahan dengan skor serupa kembali didapat Timnas Indonesia.

Kini, kedua tim akan mengadu kekuatan di final Piala AFF 2016. Sebelumnya, kedua tim juga bertemu di Grup A di mana anak asuh Alfred Riedl kalah 2-4. Leg pertama final Piala AFF 2016 akan dihelat di Stadion Pakansari, Rabu (14/12/2016), dan leg kedua di Rajamangala Stadium, Bangkok, Sabtu (17/12/2016).

Meski kalah jauh dalam rekor pertemuan, ada beberapa pemain Timnas Indonesia yang sempat menjadi mimpi buruk bagi Thailand. Berikut daftar empat pemain tersebut yang dirangkum Liputan6.com:

1. Kurniawan Dwi Yulianto

Bicara soal penyerang di era SEA Games 1997, Timnas Indonesia dan Thailand memiliki masing-masing pemain yang begitu di kenal. Di kubu Timnas Indonesia ada Kurniawan Dwi Yulianto. Di kubu Thailand ada Kiatisuk Senamuang, yang kini jadi pelatih Thailand di Piala AFF 2016.

Kedua pemain tersebut menjadi kunci sukses kedua tim jadi juara grup. Karenanya, ketika Timnas Indonesia dan Thailand dipertemukan di laga puncak, banyak yang menyebut hal tersebut sebagai final ideal.

Kurniawan Dwi Yulianto (Liputan6.com/Helmi Fitriansyah)

Di final, Timnas Indonesia harus mengakhiri babak pertama dengan tertinggal 0-1. Namun, tim Merah Putih mampu membuat skor kembali imbang di awal babak kedua. Berawal dari umpan panjang Ansyari Lubis, Widodo Cahyono Putro yang menerima bola langsung menyodorkan assist buat Kurniawan.

Dengan dingin Kurniawan mengarahkan bola ke gawang Thailand. Gol Kurniawan membuat Thailand gagal mengukir kemenangan di waktu normal. Pada akhirnya, laga pun dilanjut ke babak adu penalti. Sayang, Timnas Indonesia kalah 2-4 di babak tos-tosan.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Sejatinya, Thailand dan Timnas Indonesia sudah dipertemukan di fase grup Piala AFF 1998. Dalam pertemuan itu, Timnas Indonesia dipaksa menyerah 2-3. Laga itu menjadi sangat dikenang karena adanya isu sepak bola gajak menyusul gol bunuh diri bek Timnas Indonesia, Mursyid Effendi di menit ke-90. Terlepas dari hal tersebut, kedua tim kembali dipertemukan pada laga perebutan peringkat ketiga. Laga itu dihiasi dengan aksi balas-balasan gol. Timnas Indonesia sempat unggul dua kali berkat aksi Kurniawan dan Aji Santoso. Hebatnya, Thailand mampu membalikkan keadaan lewat gol Chaichan Knewsen di menit ke-18, Worrawoot Srimaka (42), dan Kowit Foythong (44). Thailand nyaris berpesta karena keunggulan 3-2 mereka bertahan hingga menit-menit akhir laga.Sayang, kemenangan Thailand dibuyarkan aksi Yusuf Ekodono yang mencetak gol penyeimbang di menit ke-89. Skor itu bertahan hingga babak adu penalti dilakukan. Dalam drama tersebut, Timnas Indonesia menang 5-4 atas Thailand. Yusuf menjadi salah satu eksekutor yang sukses menceploskan bola.

Halaman
Show All
Ahmad Fawwaz Usman, Windi WicaksonoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan