MU Tekuk City, Pembuktian Pemain Buangan Mourinho

Juan Mata kembali menjadi pahlawan Manchester United saat menjamu Manchester City.

Diterbitkan 27 Oktober 2016, 12:10 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Juan Mata sempat disebut Mourinho pemain pendek saat melawan Leicester City di ajang Community Shield. (Reuters/Carl Recine)

Dia menyebut Mata sebagai pemain pendek. Jelas kalau itu merupakan hinaan bagi pemain kelahiran Burgos, Spanyol tersebut.

Namun Mata ternyata mengabaikan ucapan Mourinho itu. Mata memilih bertahan bersama MU dan membuktikan kualitasnya di depan manajer asal Portugal tersebut. Sebelum menjadi pahlawan pada derby Manchester dinihari tadi, Mata juga tampil memukau saat MU mengalahkan Leicester 4-1 di Old Trafford, 24 September lalu. Saat itu, tendangan melengkungnya memberi sumbangan gol kedua bagi MU.

Juan Mata (kanan) menjadi penentu kemenangan Manchester United 1-0 atas Manchester City pada laga putaran keempat Piala Liga Inggris di Old Trafford, Manchester, Rabu (26/10/2016). (AFP/Oli Scarff)

Di atas kertas, nama Mata juga masih bersinar. Dia tercatat sebagai pemain Setan Merah yang paling akurat melepaskan umpan. Dari tujuh pertandingan di Liga Inggris, dia melepaskan 241 umpan pendek, lima umpan sundulan, dan 12 umpan panjang dengan tingkat keberhasilan sebesar 90 persen.

Eks pemain Real Madrid Castilla itu juga kuat mengawal bola di area jangkauan kakinya. Dari tujuh kali menggiring bola, Mata hanya gagal sekali. Tingkat keberhasilannya menggiring bola sebesar 86 persen.

Akurasi sepakan Mata pun sangat tinggi, yakni 88 persen. Dari sembilan kali percobaan, sepakan Mata yang mengancam gawang lawan berjumlah tujuh.

Setelah tampil sebagai pahlawan kemenangan MU, Mata sempat menulis di blog pribadinya. Dia mengingatkan fans agar tetap memberikan dukungan tak hanya saat mereka meraih kemenangan saja.

"Mungkin terdengar klise, tapi memang benar adanya. Ketika kami menang, semua orang mengelu-elukan kami, semua seakan mudah untuk bersatu dan merayakan gol. Tapi, ketika kami kalah, kami harus kuat secara mental dan terus berusaha. Bersama-sama kita menang, dan bersama-sama saat kita kalah."

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Cakrayuri Nuralam, Marco TampubolonTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan