5 Bek Berebut Posisi Palang Pintu Timnas

Riedl akan memainkan formasi empat bek sehingga cuma dua bek tengah yang akan dipakai.

Diterbitkan 20 Oktober 2016, 14:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

3. Dominggus Fakdawer

3. Dominggus Fakdawer

Pemanggilan Fakdawer ke dalam skuat timnas Indonesia cukup mengejutkan. Sebab, di Persipura, Fakdawer adalah pemain cadangan bagi duet Bio Phaulin dan Ricardo Salampessy.

Fakdawer sendiri sempat mendapatkan panggilan timnas ketika melakukan pemusatan latihan di Stadion Maguwoharjo dalam persiapan melawan Vietnam. Sayang, ketika Indonesia bermain imbang 2-2 kontra The Golden Stars, Fakdawer tidak diturunkan oleh Alfred Riedl.

Jika dilihat dari data statistik di klub, Fakdawer baru mendapatkan tempat di skuat utama Mutiara Hitam menyusul cederanya Ricardo Salampessy. Kondisi ini yang membuat bek berusia 26 tahun itu baru bermain dalam 12 laga untuk Mutiara Hitam.

Meski begitu, bek kelahiran Sorong ini tetap memiliki statisik yang lumayan. Dilansir Labbola, Fakdawer memiliki keberhasilan tekel sebesar 57 persen dan juga akurasi operan yang mencapai 85 persen.

Namun, permasalah utama yang dimiliki Fakdawer adalah soal kontrol emosi. Pemain bernomor punggung 31 ini kerap terpancing emosinya saat bertanding yang justru merugikan timnya sendiri.

4. Hansamu Yama

4. Hansamu Yama

Hansamu Yama merupakan bek andalan Indra Sjafri di timnas Indonesia U-19 beberapa waktu lalu. Posturnya yang tinggi dianggap sangat ideal sebagai seorang bek tengah.

Sayangnya, performanya bersama Barito Putera sejauh ini bisa dibilang tidak terlalu baik. Alhasil, klub berjulukan Laskar Antasari itu saat ini terbenam di dasar klasemen TSC 2016.

Hansamu sendiri juga tampak kesulitan mendapatkan tempat utama di Barito Putera. Pasalnya, dia kalah bersaing dari Thierry Gathuessi dan Ambrizal. Kondisi ini yang membuat Hansamu hanya memiliki jumlah pertandingan sebanyak 17 bersama Barito.

Meski begitu, data staistiknya cukup baik. Persentase keberhasilan tekel Hansamu mencapai 59 persen sedangkan akurasi operannya menyentuh 81 persen. Pemain  21 tahun ini juga telah membuat satu gol bagi Barito Putera.

Namun, Hansamu memiliki sedikit permasalahan lantaran sering melakukan blunder dan pelanggaran-pelanggaran tak perlu. Terbukti, tujuh kartu kuning sudah diterimanya hingga TSC memasuki pekan ke-24 ini.

5. Manahati Lestusen

5. Manahati Lestusen

Manahati Lestusen merupakan salah satu bek muda potensial Indonesia. Dia adalah pemain serba bisa karena bisa bermain sebagai bek tengah atau gelandang sama baiknya.

Kemampuannya membaca pergerakan lawan juga tak bisa dianggap remeh. Statistik mencatat pemuda asal Maluku ini memiliki keberhasilan tekel di angka 69 persen. Perannya sangat vital untuk memutus serangan lawan dan juga mengalirkan bola ke depan.

Selain andal dalam bertahan, Manahati juga dikenal dengan insting yang baik untuk mencetak gol. Dia sejauh ini telah mencetak tiga gol dari 21 pertandingan. Tak hanya itu, Manahati juga dilengkapi dengan kemampuan eksekusi tendangan bebas yang akurat.

(Yosef Deny Pamungkas)

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan