Ranieri Ragu Pemain Termahal Leicester Bisa Tampil di Belgia

Islam Slimani menurut Cladio Ranieri mengalami kelelahan setelah kembali dari pertandingan internasional.

Diterbitkan 14 September 2016, 20:27 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Manajer Leicester City, Claudio Ranieri belum mau bicara blak-blakan soal kemungkinan bakal memainkan Islam Slimani melawan Club Brugge di babak penyisihan grup Liga Champions

Slimani menjadi pemain termahal milik Manchester City sepanjang sejarah. Pemain asal Aljazair ini datang dari klub Portugal, Sporting Lisbon dengan banderol 30 juta poundsterling. Menurut Ranieri, sang pemain bisa saja hilang dalam daftar susunan pemain karena alasan kebugaran.

Pada leg pertama, Leicester bertindak sebagai tim tamu pada pertandingan di Jan Breydelstadion, Rabu, (14/9/2016) atau Kamis dinihari WIB. Pemain 28 tahun ini baru saja kembali dari pertandingan internasional melawan Lesotho di Kualifikasi Piala Afrika 2017. Dia baru tiba di Leicester pada Jumat  pekan lalu dan baru menjalani latihan selama dua hari sebelum pertandingan kontra Club Brugge.

[bacajuga:B

aca Juga](2601645 2601486 2601186)

Sejauh ini, Ranieri belum bersedia membocorkan komposisi susunan pemain untuk duel kontra Club Brugge."Sebenarnya, dia siap untuk bermain, tapi saya harus memilih 11 pemain untuk pertandingan ini," kata Ranieri sebagaimana dilansir dari Independent.co.uk.

Mengenai komposisi pemain, Ranieri baru mengambil keputusan jelang pertandingan. "Mungkin saja, kami bisa bermain dengan atau tanpa dia (Slimani). Ketika dia mengalami kelelahan, tentu saya akan merombak pemain lagi," sambung pelatih asal Italia ini. 

Claudio Ranieri

Soal peluang menurunkan pemain asal Jepang, Shinji Okazaki untuk mengisi posisi Slimani. Tapi Ranieri belum mau berspekulasi. "Saya harus menunggu setelah sesi latihan berakhir," ujarnya.

Leicester akan mengawali kiprah di Liga Champions musim ini setelah musim lalu keluar sebagai juara Liga Premier Inggris. Bukan pertama kali, Leicester tampil di Eropa. The Foxes pertama kali manggung di ajang Eropa musim 1961/62. Sayang, Leicester sebatas menjadi tim penggembira. Pada Piala UEFA (kini Europa League) musim 1996/97 dan 2000/01, Leicester tersingkir  di babak pertama.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Persija Jakarta Lakoni 2 Uji Coba di Thailand, Ini Target Shin Tae-yong

Rejdo Prahananda, Marco Tampubolon, Edu KrisnadefaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan
  • Leicester City berhasil membuat kejutan di Liga Primer Inggris setelah musim 2015-2016 membawa trofi Liga Primer Inggris Pertamanya
    Leicester City berhasil membuat kejutan di Liga Primer Inggris setelah musim 2015-2016 membawa trofi Liga Primer Inggris Pertamanya
    Leicester City
  • Liga Champions merupakan kompetisi sepak bola antar klub di benua Eropa
    Liga Champions merupakan kompetisi sepak bola antar klub di benua Eropa
    Liga Champions