Head to Head Antarlini Indonesia Vs Malaysia

Laga ini bukan sekadar persahabatan, melainkan untuk mengukur sampai sejauh mana kesiapan Indonesia menjelang terjun di Piala AFF 2016.

Diterbitkan 06 September 2016, 18:15 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Fahmi merupakan salah satu aktor keberhasilan Malaysia menjuarai Piala AFF 2010. Dalam laga final baik kandang maupun tandang, Fahmi mampu tampil gemilang menghadapi gempuran-gempuran pemain Indonesia.

Yanto Basna Vs Fadhli Shas

Bek Tengah
Yanto Basna Vs Fadhli Shas

Bakal menjadi momen spesial bagi Rudolof Yanto Basna dalam laga kontra Malaysia. Dia akan melakoni debut bersama Timnas Senior Indonesia. Besar kemungkinan dia akan ditampilkan sejak menit pertama dan dipasang sebagai bek tengah berduet dengan Dedi Gusmawan.

Kemampuan Basna cukup mumpuni dalam hal duel dan mengintersep alur bola serangan lawan. Dia pun memiliki kemampuan apik dalam merebut bola.

Basna sebelumnya kerap bermain sebagai bek kanan. Tapi, bersama Persib Bandung, dia lebih banyak dimainkan sebagai bek tengah. Riedl sendiri menilai Basna memang lebih kokoh sebagai defender tengah.

Di kubu Malaysia, Fadhli Shas bakal menjadi andalan di lini belakang. Dia merupakan pemain yang turut berada di skuat ketika Malaysia menjuarai Piala AFF 2010. Fadhli juga menjadi andalan saat menjadi runner-up di Piala AFF 2014.

Bek yang sudah meraih 50 caps bersama Malaysia dan saat bermain bersama Johor Darul Ta'zim ini merupakan pilar saat menjuarai medali emas SEA Games 2011. Menariknya, Malaysia juara setelah mengalahkan Indonesia.

Evan Dimas vs Baddrol Bakhtiar

Gelandang
Evan Dimas vs Baddrol Bakhtiar

Evan Dimas sudah pasti bakal dimainkan sebagai starter untuk menjadi kreator di lini tengah. Dia kenyang pengalaman di level junior, yakni U-19 dan U-23. Evan merupakan andalan saat Indonesia juara Piala AFF U-19 pada 2013 silam.

Gelandang yang sempat menimba ilmu bersama Espanyol B ini juga tampil apik bersama Bhayangkara Surabaya United pada Torabika Soccer Championship musim ini. Dia sudah mencetak 4 gol dan memiliki akurasi operan hingga 86 persen.

Evan Dimas akan menjadi penghubung aliran bola dari belakang ke depan. Selain itu, dia juga bisa berfungsi sebagai pemecah kebuntuan. Bersama U-19, dia mampu mendulang 20 gol dari 30 laga.

Baddrol Bakhtiar merupakan salah satu pemain senior yang dibawa Ong Kim Swee. Dia sudah membela Malaysia sejak 2009 dan kini telah melakoni 40 laga. Gelandang Kedah FA ini adalah pilar saat Malaysia meraih medali emas SEA Games pada 2009 dan 2011.

Di level senior, dia menjadi andalan saat Malaysia menjadi runner-up Piala AFF 2014.

Boaz Solossa vs Amri Yahyah

Striker
Boaz Solossa vs Amri Yahyah

Penyerang yang berfungsi sebagai goal getter mungkin akan diperankan Lerby Eliandry atau Irfan Bachdim. Tapi, Boaz Solossa tetap akan menjadi sentral di lini depan.

Posisinya memang agak sedikit di belakang, tapi dia bisa berfungsi sebagai prima punta. Kemampuannya dalam menusuk jelas bakal membahayakan pertahanan Malaysia.

Boaz merupakan salah satu pemain senior di Timnas Indonesia saat ini. Dia sudah bermain dalam 34 laga dan menghasilkan 8 gol. Akurasi tembakan kaki kirinya masih yang terbaik di Indonesia.

Sementara itu, Malaysia jelas akan menampilkan bomber veteran Amri Yahyah. Sebagai kapten tim, dia pasti akan bermain sejak menit pertama. Terlebih, Amri yang sudah berusia 35 tahun sangat penasaran dengan gawang Indonesia karena belum pernah menodainya.

Amri tercatat sudah 58 kali memperkuat Malaysia dan mencetak 12 gol. Selain itu, dia pernah membobol gawang Manchester United dan Barcelona saat dirinya membela Malaysia Selection.

(I. Eka Setiawan)

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Bogi Triyadi, Hotnida Novita SaryTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan