5 Striker Mandul Sepak Bola Indonesia

Mereka belum juga mencetak banyak gol bagi klub yang mereka bela di Torabika Soccer Championship presented by IM3 Ooredoo.

Diterbitkan 26 Juli 2016, 12:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Sampai pada pekan ke-12 Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 presented by IM3 Ooredoo, beberapa striker tampaknya masih dalam proses adaptasi. Pasalnya lima striker ini harus dicap sebagai penyerang mandul karena belum menampilkan performa yang diharapkan sebagai ujung tombak.

Permainan striker yang mengecewakan tentu berimbas kepada performa tim itu sendiri. Beberapa klub merasakan dampak lantaran penyerangnya mandul.

Bukan hanya penggawa lokal, pemain asing yang diharapkan menjadi ujung tombak malah melempem di depan gawang. Bahkan, dari lima daftar ini, tiga di antaranya diisi oleh penyerang asing.

Padahal, mereka didatangkan dengan ekspetasi tinggi. Gaji yang dikeluarkan oleh manajemen klub sudah pasti di atas pemain-pemain lokal. Lantas, siapa striker yang masih mandul sejauh ini? Berikut Liputan6.com sajikan:

Juan Belencoso

Juan Belencoso

Striker asal Spanyol ini sejatinya mendapat ekspetasi tinggi sejak kedatangannya ke Persib. Bukan tanpa alasan, dia datang dengan status salah satu nomine pemain terbaik AFC.

Akan tetapi, mantan pemain Kitchee FC ini masih belum bisa membuktikan ketajamannya. Padahal, dua pelatih yang menangani Persib, yakni Dejan Antonic dan Djadjang NUrdjaman acap memberikan kepercayaan penuh bagi Belencoso.

Hal ini terlihat kala penyerang asal Spanyol tersebut bermain dalam 8 laga untuk Maung Bandung. Akan tetapi, dalam 714 menit bermain, Belencoso nyatanya masih mandul. Dia belum mencetak satu biji pun gol dalam TSC 2016.

Ini tentu menjadi catatan khusus bagi Persib. Apalagi, torehan dia malah kalah dari seorang bek, Vladimir Vujovic yang sudah mengemas tiga gol untuk Persib.

Dalam 714 menit di lapangan, pemain bernomor punggung 99 ini juga terbilang kurang apik. Dia hanya meraih 60 persen akurasi tembakan dan 50 persen umpan silang.

Bambang Pamungkas

Bambang Pamungkas

Semenjak ditinggal oleh Jose Adolfo Guerra, Persija Jakarta tampak kesulitan mencetak gol. Mengandalkan Bambang Pamungkas, sepertinya belum berbuah manis.

Pasalnya, sejauh ini Bepe, sapaan akrabnya belum sama sekali menandai golnya di TSC 2016. Hal ini berdampak kepada Persija yang baru mengemas lima gol saja sejauh pekan ke-12 yang sudah dilewati.

Performa Bepe di depan gawang lawan juga tak terlalu impresif. Dia hanya meraih 33 persen akurasi tembakan. Namun, yang lebih mengejutkan Bepe sama sekali belum melakukan penetrasi ke gawang lawan dengan giringan bola.

Padahal, Paulo Camargo sangat mengharapkan tajinya. Hal ini buktikan kala pelatih asal Brasil ini memberikan Bepe sembilan pertandingan.

Akan tetapi, dalam 787 menit berlaga di lapangan, Bepe masih belum menunjukkan tajinya. Hal ini membuat Persija sepertinya masih butuh sosok striker tajam pada putaran kedua nanti.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Eduardo MaceilDidatangkan dari Brasil, Maceil memang kalah cemerlang dari kompatriotnya, Patrick da Silva. Bukan tanpa alasan, sampai pekan ke-11 dia baru mengemas sebiji gol saja untuk Persegres Gresik United.Selalu diturunkan oleh Liestiadi, Maceil tampaknya belum bisa membuktikan kapasitasnya sebagai penyerang. Bukan tanpa alasan, dia sudah absen dua bulan mencetak gol untuk Persegres.Gol semata wayangnya dalam 11 laga ini dicetak kala Persegres kalah 1-3 dari tuan rumah Barito Putera, pada 15 Mei 2016 lalu. Padahal, tercatat Maceil selalu bermain full bersama Persegres artinya 990 menit dia habiskan di lapangan.Kegagalan mencetak gol pemain bernomor punggung 19 ini terlihat dari performa statistiknya. Dia hanya mencatatkan 36 persen saja akurasi tembakan. Selain itu, giringan bolanya juga minim, yakni hanya 50 persen saja yang sukses.

Halaman
Show All
Windi WicaksonoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan