10 Bintang Euro 2016 Siap Panaskan Bursa Transfer

Ada pula beberapa pemain yang akan berstatus bebas transfer.

Diterbitkan 04 Juli 2016, 14:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Laszlo Kleinheinsler, gelandang serang Hongaria di Piala Eropa 2016. (AFP/Georges Gobet)

Untuk kesekian kalinya Piala Eropa selalu menghadirkan bintang-bintang muda. Bicara hal itu, tak lengkap rasanya jika tidak menyebut Kleinsheisler. Ia adalah gelandang serang Bremen yang mengukir sejarah hebat bersama Hongaria di Piala Eropa 2016.

Total, ia hanya dimainkan di dua laga. Namun, ia mampu memaksimalkan kesempatan untuk unjuk gigi. Salah satu kontribusinya adalah menciptakan satu assist saat Hongaria menang 2-0 atas Austria. Kinerjanya jelas akan membuat banyak klub mengantre untuk mendapatkannya. Namun, yang jadi masalah kontraknya di Bremen baru berakhir di musim panas 2019.

5-6

5. Jonas Hector (Jerman): FC Koln

Pemain Jerman, Jonas Hector (kanan), dilanggar pemain Slovakia, Juraj Kucka, pada laga 16 besar Piala Eropa 2016 di Stade Pierre Mauroy, Lille, Minggu (26/6/2016) malam WIB. (Reuters/Pascal Rossignol)

Jerman seakan tak pernah kehabisan bakat-bakat baru. Itu mengapa mereka selalu dihuni pemain-pemain top. Di Piala Eropa 2016, pelatih Joachim Low memunculkan nama Hector, bek kiri  FC Koln berusia 26 tahun.

Di Piala Eropa 2016, namanya selalu menghiasi daftar starter Jerman. Ia pun berperan penting di balik sukses Der Panzer melaju ke semifinal. Meski kontraknya baru berakhir di musim panas 2018, hal itu diyakini tak menghalangi klub-klub peminat Hector.

6. Bartosz Kapustka (Polandia): Cracovia

Walau masih berusia 19 tahun, Bartosz Kapustka sudah beberapa kali membela Timnas Polandia. Pemain yang masih bermain di Liga Polandia ini sudah diincar beberapa klub besar selepas Piala Eropa 2016. (AFP/Janek Skarzynski)

Kaputska memang baru berusia 19 tahun. Namun, ia sudah menjadi gelandang tengah hebat buat Polandia di Piala Eropa 2016. Total, ia dimainkan pelatih Adam Nawalka di empat laga Piala Eropa 2016 dan memiliki peran penting di balik sukses Polandia melaju ke perempat final buat kali pertama.

Saat ini ia bermain untuk klub tak terkenal seperti Cracovia. Namun, berkat penampilannya dalam turnamen di Prancis itu, nama Kapustka mulai dipertimbangkan banyak klub Eropa.  

7-8



7. Joe Allen (Wales): Liverpool

 Joe Allen menjadi bagian penting dalam sukses Wales di Piala Eropa 2016. (AFP/Nicolas Tucat)

Nama Allen tentu sudah sering terdengar. Itu karena ia berpartisipasi dalam kompetisi sekaliber Liga Premier Inggris. Namun, sejak meninggalkan Swansea City demi bergabung Liverpool di musim panas 2012, karier Allen meredup.

Kini, ia seperti terlahir kembali lewat aksi ciamiknya bersama Wales di Piala Eropa 2016. Kehadirannya dengan Gareth Bale dan Aaron Ramsey membentuk trisula maut Wales. Berkat kontribusinya pula Wales melaju ke semifinal meski baru melakoni debut di Piala Eropa.

8. Robbie Brady (Republik Irlandia): Norwich City

Gelandang tim nasional Republik Irlandia, Robbie Brady. (AFP/Martin Bureau)

Republik Irlandia tampaknya sudah bisa lepas dari bayang-bayang Robbie Keane. Kini, mereka memiliki bintang baru yang bernama Brady. Gelandang Norwich City berusia 24 tahun itu tampil mengesankan di Piala Eropa 2016.

Dari empat penampilan, Brady membukukan dua gol. Hebatnya, dua golnya tercipta ke gawang tim sekaliber Italia dan Prancis. Dengan terdegradasinya Norwich di akhir musim 2015/2016, akan ada banyak klub yang merayu Brady untuk hengkang. Kabarnya, ia dalam pantuan Southampton dan Leicester City.

9-10



9. Adam Nagy (Hongaria): Ferencvaros

Bintang muda Hongaria di Piala Eropa 2016, Adam Nagy. (ESPN)

Sukses Hongaria tampil mengejutkan di Piala Eropa 2016 tak hanya berkat kontribusi Laszlo Kleinheisler. Peran Nagy juga tak boleh dilupakan. Seperti Kleinheisler, usia Nagy juga terbilang sangat muda, yakni 21 tahun.

Meski tak menciptakan gol, kemampuannya dalam memerankan seorang gelandang benar-benar layak diancungi jempol. Saat ini, pilar Ferencvraos itu sudah masuk dalam radar tim juara Liga Premier Inggris 2015/2016, yakni Leicester. Begitu pula dengan Olympique Marseille dan Benfica.

10. Emanuele Giaccherini (Italia): Sunderland

Emmanuele Giaccherini saat berduel dengan Eden Hazard. (AFP/Emmanuel Dunand)

Sekali lagi, Giaccherini membuktikan bahwa kariernya belum habis. Sebelumnya, banyak yang meyakini Giaccherini tak lagi memiliki masa depan setelah meninggalkan Juventus. Faktanya, gelandang bertubuh mungil itu masih bisa menjadi pemain penting Italia di Piala Eropa 2016.

Total kontribusi pemain berusia 31 tahun itu adalah satu gol dan satu assist. Jika ia masih tak kunjung mendapatkan tempat bersama Sunderland, besar kemungkinan ia akan memutuskan hijrah ke klub lain.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Ahmad Fawwaz Usman, ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan