5 Penyerang Berbahaya Milik Klub Papan Atas Indonesia

Torabika Soccer Championship presented by IM3 Ooredoo telah menjalani pekan pertama.

Diterbitkan 05 Mei 2016, 12:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Gelaran kompetisi Torabika Soccer Championship presented by IM3 Ooredoo telah menjalani pekan pertama. Sebanyak 18 klub terbaik di Indonesia akan saling sikut demi meraih trofi bergengsi kompetisi garapan PT Gelora Trisula Semesta (GTS) tersebut.

Ketatnya peta persaingan 18 klub telah diperlihatkan pada pekan pertama. Terlihat klub-klub besar seperti Persib Bandung, Persipura Jayapura, Mitra Kukar hingga Persija Jakarta gagal meraup poin penuh di laga perdana.

Baca Juga

  • Leicester Juara Jadi Alasan Suzuki Tahan Vinales
  • 5 Pemain yang Wajib Dibuang Madrid Akhir Musim Ini
  • Lorenzo Bergabung, Ducati Bantah Bakal Cuci Gudang Tim Mekani



Tak hanya persaingan klub-klub yang bakal berlangsung ketat, perebutan gelar top scorer juga disinyalir akan berjalan dengan seru. Sebab, nyaris seluruh klub peserta menggunakan jasa penyerang kelas wahid pada penyelenggaraan kompetisi ini.

Untuk itu, Liputan6.com mencoba membahas peluang para kandidat yang kemungkinan bakal bersaing di papan atas top scorer Torabika Soccer Championship presented by IM3 Ooredoo:

1. Cristian Gonzales

Makin tua makin jadi, ungkapan tersebut memang cocok disematkan kepada Cristian Gonzales. Bagaimana tidak, di usianya yang sudah menginjak 39 tahun, El Loco tampak tak sedikit pun kehilangan ketajamannya.

Lihat saja dalam gelaran empat turnamen besar terakhir, Gonzales selalu berada di papan atas deretan penyerang yang haus gol. Tercatat sebanyak 17 gol berhasil disarangkan pemain naturalisasi asal Uruguay ini.

Pada gelaran Piala Presiden, Gonzales mampu mencetak empat gol. Sementara di turnamen Piala Jendral Sudirman dia mampu membuat enam gol. Sedangkan di Bali Island Cup torehan Gonzales mencapai lima gol, sayang ketajaman El Loco menurun di Piala Bhayangkara dengan hanya mencetak dua gol.

Meski begitu, Gonzales tetap berhasil menunjukkan tajinya dengan mencetak satu gol di laga pembuka saat Arema Cronus menang 2-0 atas Persiba Balikpapan.

Sayang, ketajaman Gonzales diprediksi akan terhambat lantaran sang pemain kemungkinan akan absen panjang karena cedera. Meski begitu, ketika kembali merumput, bisa saja Gonzales kembali menggila dengan mencetak rentetan gol saat dimainkan.

2. Samsul Arif

Samsul Arif pertama kali dikenal ketika dia bermain bersama Persibo Bojonegoro. Setelah itu namanya kian melambung usai memperkuat klub besar seperti Persela Lamongan hingga Arema Cronus.

Gaya bermain Samsul yang mengandalkan kecepatan membuat pelatih mana pun akan selalu mengandalkannya di lini depan. Tak hanya kecepatan, Samsul juga dilengkapi dengan kemampuan untuk melewati pemain lawan.

Pada gelaran Piala Jendral Sudirman, Samsul berhasil menunjukkan kualitasnya dengan mencetak empat gol dan menjadi pesaing ketat untuk Cristian Gonzales dan Patrick Cruz dalam perebutan gelar top scorer. Sayang, pada saat itu Samsul kalah dari Patrick yang mencetak tujuh gol pada turnamen ini.

Gagal di Piala Jendral Sudirman, Samsul tak patah arang dan tetap bermain dengan baik di turnamen Piala Bhayangkara. Samsul yang saat itu sudah berganti seragam menjadi Persib Bandung mampu tampil ciamik dengan mencetak empat gol.

Alhasil, dia sukes menyabet gelar top scorer bersama penyerang Sriwijaya FC, Alberto Beto Goncalvez dengan empat gol.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Beto kembali pulang ke Sriwijaya FC setelah mengalami musim yang gagal bersama Penang FA di Liga Malaysia. Mantan penyerang Persipura Jayapura itu tampak kesulitan mengeluarkan bentuk permainan terbaik di Negeri Jiran.Keputusannya untuk kembali ke Indonesia dan memperkuat Laskar Wong Kito menjadi titik balik karier sepak bolanya. Beto seakan terlahir dan ketajamannya yang sempat hilang perlahan kembali.Beto mengawali kembali kiprahnya di tanah air saat membela Sriwijaya FC di turnamen Piala Gubernur Kalimantan Timur.  Beto berhasil menciptakan empat gol di turnamen ini.Pada gelaran turnamen berikutnya, yakni Piala Bhayangkara, Beto kembali tampil trengginas. Penyerang berusia 35 tahun itu berhasil mencetak empat gol dan menyabet gelar top scorer bersama penyerang Persib Bandung, Samsul Arif.Ketajaman Beto juga tampak saat membela Sriwijaya FC menghadapi Persib Bandung di Stadion Si Jalak Harupat. Pada laga yang berakhir dengan skor imbang 1-1 itu, Beto mencetak satu gol melalui sundulan.

Halaman
Show All
Adyaksa VidiTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan