Head to Head Antarlini Persib Vs Sriwijaya FC

Baik Persib dan Sriwijaya sama-sama menggunakan jasa pemain bintang.

Diterbitkan 30 April 2016, 06:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Vladimir Vujovic vs Achmad Jufriyanto

Vladimir Vujovic merupakan idola baru bobotoh di lini pertahanan. Permainan keras dan tanpa kompromi terhadap lawan membuat publik Bandung sangat mencintai pemain yang memiliki postur tubuh tinggi menjulang.

Dengan kelebihan fisiknya itu, Vujovic kerap kali memenangi duel udara jika berhadapan dengan penyerang lawan. Meski begitu, Vujovic tak lantas lemah terhadap bola bawah. Bek berusia 33 tahun juga dilengkapi dengan tekel dan juga kecepatan yang baik.

Tak hanya itu, pemain kelahiran Montenegro ini juga memiliki kelebihan lain, yakni rajin mencetak gol. Hal itu bisa terjadi lantaran Vujovic akan selalu berada di depan gawang lawan untuk memanfaatkan postur tubuhnya, ketika Persib mendapatkan tendangan pojok atau tendangan bebas.

Beralih ke Sriwijaya, lini pertahanan Laskar Wong Kito juga memiliki pemain yang hebat dalam diri Achmad Jufriyanto. Mantan duet bek tengah Vujovic di Persib ini masuk dalam daftar pemain belakang terbaik di Indonesia saat ini.
 
Jupe, sapaan akrabnya, juga memiliki postur tubuh yang tinggi untuk melakukan duel di udara. Kelebihan lain yang dimiliki Jupe adalah tendangan bebas yang keras dan akurat yang sering kali berhasil mencetak gol dari lini tengah Sriwijaya.

Robertinho Pugliara vs Firman Utina

Pada gelaran TSC 2016, Persib Bandung berhasil mendapatkan tambahan amunisi penting di lini tengah setelah berhasil mendatangkan Robertinho Pugliara dari PS Polri.

Kehadiran Robertinho dipastikan menjadi sentral bagi Persib, sebab pascaditinggal Makan Konate, Maung Bandung tampak kesulitan mencari pemain yang bisa mengalirkan bola dari lini tengah ke depan. Terlihat pada beberapa gelaran turnamen, pelatih Persib, Dejan Antonic seringkali membongkar pasang pemain di lini tengah.

Duet Kim Jeffrey Kurniawan dan Taufiq yang sempat dicoba juga kurang maksimal. Terlihat pada final Torabika Bhayangkara Cup 2016, duet ini sulit mengimbangi gelandang Arema Cronus yang diisi oleh, Hendro Siswanto, Raphael Maitimo dan Srdan Lopicic.

Oleh sebab itu, kedatangan Robertinho dipastikan bakal menjadi warna baru di lini tengah Persib. Meski sempat menolak dikatakan menjadi pengganti Konate, tapi peran Robertinho di lini tengah Persib dipastikan bakal mengisi kekosongan yang ditinggalkan oleh Konate.
 
Sementara itu, di skuat Sriwijaya FC, Firman Utina akan menghadapi mantan klubnya. Utina yang memutuskan hijrah ke Palembang dipastikan akan menjadi kekuatan utama Widodo Cahyono Putro dari lini tengah.

Kemampuan membaca permainan serta kepandaian mengirimkan umpan akan menjadi ancaman berbahaya bagi Persib. Sebab, bola-bola matang dari Firman bisa membuat duet penyerang asal Brasil, Alberto 'Beto' Goncalvez dan Hilton Moreira memiliki peluang untuk mencetak gol. 

Juan Carlos Belencoso vs Beto Goncalvez

Juan Carlos Belencoso memang belum menunjukkan kemampuan terbaiknya bersama Persib Bandung jika dilihat dari ajang Torabika Bhayangkara Cup 2016.  Tercatat penyerang asal Spanyol itu baru mengemas satu gol untuk Persib di turnamen besar.

Meski begitu, performa Belencoso kian membaik tiap harinya. Pada turnamen segitiga di Ciamis, Belencoso berhasil mencetak satu gol untuk membawa Maung Bandung menang 3-1 atas Surabaya United.

Pemain berusia 33 tahun itu tipikal penyerang yang tak hanya berdiam diri di kotak penalti lawan. Dia kerap berlari ke belakang untuk menjemput bola dan mengalirkan ke rekannya yang berada di posisi lebih menguntungkan.

Gaya permainan seperti ini yang bisa membuat pertahanan Sriwijaya nantinya kerepotan. Sebab, dua bek tengah kemungkinan akan ikut tertarik permainan Belencoso ke tengah lapangan, dan menyisakan celah bagi pemain Persib lain untuk menusuk langsung ke gawang.

Berbeda dengan Belencoso yang masih mencari ritme ketajaman, penyerang Sriwijaya, Beto Goncalvez justru sedang berada dalam performa terbaik. Penyerang asal Brasil ini bahkan sudah membuktikan diri di Sriwijaya dengan menyabet gelar top scorer Torabika Bhayangkara Cup 2016, bersama penyerang Persib, Samsul Arif dengan tiga gol.

Beto bisa dibilang merupakan penyerang yang lengkap. Mantan pemain Persipura Jayapura ini memiliki kecepatan, akurasi tendangan dan juga kemampuan berduel satu lawan satu dengan lawan. Kelebihan ini yang kemungkinan bakal menjadi pusat perhatian Dejan Antonic untuk dimatikan jika ingin meraih poin penuh atas Sriwijaya FC.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Windi Wicaksono, Adyaksa VidiTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan