6 Pemain Asing Terbaik yang Pernah Dimiliki Persib

Persib Bandung mulai menggunakan legiun asing pada 2003.

Diterbitkan 31 Maret 2016, 14:50 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Legiun asing sudah mewarnai sepak bola Indonesia sejak era Galatama. Penggunaan pemain asing semakin populer di tim-tim lokal ketika Liga Indonesia mulai bergulir pada 1994/95.

Baca Juga

  • Tiga Bintang Sriwijaya Kunjungi Toko Kiper Persib
  • Depak Bali United, Persib ke Final Torabika Bhayangkara Cup
  • Pernah Jatuh karena Rossi, Marquez Siap Tempur di Argentina

Meski sudah diperbolehkan menggunakan pemain asing, Persib Bandung adalah satu-satunya tim yang masih mengandalkan talenta lokal. Setidaknya, klub berjuluk Maung Bandung itu memilih untuk tidak menggunakan pemain asing selama sembilan tahun sejak Liga Indonesia digulirkan.

Pada tahun 2003, manajemen Persib menunjuk pelatih berkebangsaan Polandia, Marek Janota untuk melatih tim kebanggaan warga Jawa Barat tersebut. Dengan masuknya Marek Janota, Maung Bandung akhirnya menggunakan jasa legiun asing.

Empat legiun asing dari Polandia langsung direkrut Marek Janota. Mereka adalah Mariusz Mucharsky, Piotr Orlinski, Maciej Dolega, dan Pavel Bocian. Sayangnya, keempat legiun asing itu tidak sesuai dengan harapan. Piotr Orlinski misalnya, dia selalu mengeluh dengan iklim di Indonesia yang terlalu panas bila dibandingkan dengan negaranya.

Meski empat legiun asing itu tak sesuai harapan, setidaknya ada enam pemain asing yang sukses bersama Persib. Siapa saja mereka? Simak ulasannya di halaman berikut!

Sinthaweechai 'Kosin' Hathairattanakool

Sinthaweechai 'Kosin' Hathairattanakool

Sinthaweechai Hathairattanakool atau yang akrab disapa Kosin ini adalah kiper andalan Timnas Thailand. Dia memperkuat Persib pada 2005 hingga 2006. Sebagai kiper, Kosin memiliki kemampuan membaca arah bola.

Pria yang kini berusia 34 tahun itu membuat rasa nyaman di lini pertahanan Maung Bandung. Kosin tercatat memperkuat Persib dalam 33 penampilan.

Tahun 2007, Kosin kembali ke Thailand, dia bergabung dengan Chonburi dan berhasil memenangkan gelar liga dengan klub berjuluk The Sharks tersebut. Dua tahun di Thailand, Kosin kembali lagi ke Persib dengan status pemain pinjaman.

Meski hanya pemain pinjaman, kehadiran Kosin membuat Bobotoh (sebutan fans Persib) merasa bahagia. Di tahun 2009, Kosin hanya bermain sebanyak 14 laga bersama Bandung.

Redouanne Barkaoui

Redouanne Barkaoui

Redouanne Barkaoui datang ke Persib pada 2010. Di musim pertamanya bersama Maung Bandung, Barkaoui memang hanya mencetak lima gol, tapi dia menjadi salah satu legiun asing paling sukses merebut hati para Bobotoh.

Sebagai pemain Maroko, selalu melakukan selebrasi unik usai mencetak gol. Dia selalu menari Jaipong, tarian khas asal Jawa Barat di pinggir lapangan. Aksinya itu selalu membuat Bobotoh bahagia.

Pada musim keduanya bersama Maung Bandung, Barkoui berhasil mencetak 10 gol di Liga Indonesia. Tahun 2011, dia memutuskan untuk meninggalkan Persib setelah tergoda dengan tawaran klub asal Malaysia, Pahang FC.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Hilton MoreiraStriker asal Brasil Hilton Moreira bergabung dengan Persib pada 2007 setelah diajak Jaya Hartono, sebelumnya melatih Deltras Sidoarjo. Selain mengajak Hilton, Jaya Hartono juga membawa Waluyo, Hariono, dan Airlangga Sucipto.Hilton adalah striker asing paling fleksibel yang pernah dimiliki Maung Bandung. Dia bisa bermain sebagai striker, pemain sayap, atau gelandang serang. Selama tiga musim bersama Persib, Hilton berhasil mencetak 28 gol dari 67 penampilan.Dengan jumlah gol yang dicetaknya untuk Persib, Hilton merupakan pemain asing tersubur yang pernah ada di Maung Bandung. Jika dirata-rata, jumlah gol Hilton adalah 0,42 per pertandingan.

Halaman
Show All
Cakrayuri Nuralam, Jonathan Pandapotan PurbaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan