Zenit Vs Benfica: Kental Aroma Portugal

Pelatih kedua kubu dan tiga pemain Zenit pernah bermain di Portugal dan kebetulan memperkuat Benfica.

Diterbitkan 09 Maret 2016, 10:50 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Petersburgh - Aroma Portugal terasa kental di duel Zenit vs Benfica. Pelatih kedua kubu dan tiga pemain Zenit pernah bermain di Portugal dan kebetulan memperkuat Benfica.

Pelatih Zenit Saint Petersburgh, Andre Villas-Boas mengaku cedera pemain masih menjadi kendala tim asuhannya ketika menjamu Benfica di leg 2 babak 16 besar Liga Champions, Kamis dinihari WIB nanti di Petrovsky Stadium.

Pada pertandingan ini, Zenit membawa kekalahan dengan skor 0-1 di pertemuan pertama. Meski berada dalam kondisi terpojok, Villas-Boas percaya tim mampu memberikan perlawanan optimal untuk membalikkan kedudukan. Faktor tuan rumah bagi pelatih asal Portugal ikut memuluskan jalan Zenith ke perempat final. 

s="baca-juga">

Baca Juga

  • Kisah Urinal Keramat dan Kemenangan Chelsea di Stamford Bridge
  • Ducati Sesumbar Asapi Yamaha di MotoGP Qatar
  • Cetak Gol, Rodriguez Bayar Kepercayaan Zidane

Guna mengantisipasi cedera pemain, Villas-Boas bakal merotasi pasukannya. Salah satunya, memainkan bek Ezequiel Garay untuk menambal posisi yang ditinggalkan bek yang ditinggalkan Domenico Criscito karena akumulasi kartu. Hukuman serupa juga berlaku bagi Javi Garcia.

Namun begitu, Villas-Boas percaya timnya mampu membuat sejarah baru di Liga Champions 2015/16."Kami membuat perubahan di dalam line-up. Sangat penting untuk melihat hasil yang terjadi dengan strategi itu. Ini menjadi momen bersejarah bagi kami, bila berhasil mencapai babak 4 besar," ujar Villas-Boas yang pernah menangani Chelsea ini. 

rc="http://cdn0-a.production.liputan6.static6.com/medias/1144290/big/070143400_1455669536-_20160217AFP_Benfica_vs_Zenit_008.jpg" alt="Pelatih Benfica, Rui Vitoria dan Andre Villas-Boas" width="673" height="373">

Pemain bintang Zenith, Hulk bisa dimainkan Villas-Boas sejak menit pertama. Pelatih 38 tahun ini menaruh harapan, bomber asal Brasil ini mampu memenuhi harapan tim.

Hulk tergolong striker yang berpengalaman membobol gawang Benfica. Ketika masih memperkuat FC Porto selama 4 tahun, dia mencetak 6 gol dari 12 penampilan melawan Benfica dalam rentang waktu 2008 hingga 2012.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

"Hulk selalu ingin bermain dan memenangkan pertandingan. Dia selalu siap untuk bisa menuliskan sejarah baru di Zenith dan melanjutkannya. Kami percaya, besok (hari ini) kami mampu meminimalisir kesalahan dan membawa tim ke perempat final." Aroma Portugal kental terasa dalam pertandingan ini. Sebab, kedua pelatih sama-sama berasal dari Portugal. Rui Vitoria dan Andre Villas Boas. Soal ini, Vitoria menganggap Villas-Boas bukan musuh. Bahkan, dia mendoakan yang terbaik bagi kompatriotnya itu "Kami bukan rival. Dia pelatih besar dan salah satu yang terbaik di dunia yang melakukan pekerjaan cukup baik di mana dia bertugas, termasuk di Zenith. Saya selalu berharap dia mendapat hasil terbaik, termasuk di pertandingan ini, mungkin saja," tutur Vitoria.

Halaman
Show All
Rejdo Prahananda, Edu KrisnadefaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan