5 Pemain Paling Setia kepada Klub

Dari Iker Casillas hingga Paolo Maldini.

Diterbitkan 06 Februari 2016, 10:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Era sepak bola modern yang mulai berkembang sejak tahun 1980-an, memang identik dengan uang. Iming-iming gaji tinggi, nama besar klub kerap membuat banyak pemain rela berganti kostum.

Maka itu, pada dedake 1980-an hingga 1990-an, bahkan 2000-an, begitu banyak rekor transfer tercipta. Klub-klub kaya seperti berlomba-lomba mengumpulkan bintang-bintang terbaik dengan kekuatan finansialnya.

Baca Juga

  • Dejan Kembali Boyong Eks PBR ke Persib Bandung
  • Daud Yordan Tidak Puas Menang Gara-gara Ditanduk Kato
  • Sepak Bola Tiongkok Tawarkan Uang yang Tak Bisa Ditolak

Namun, tidak semua pemain melulu berorientasi kepada uang. Bagi sebagian dari mereka, loyalitas, kesetiaan, integritas jauh lebih penting, di atas segalanya.

Apalagi bagi pemain yang memiliki akar kuat terhadap klubnya. Membawa klub tercinta, yang dibelanya sejak kanak-kanak atau remaja, menjadi yang terbaik, akan sangat berarti nilainya, melebihi uang.

Bahkan, tidak sedikit pemain yang rela menghabiskan seluruh kariernya hanya untuk sebuah klub. Berikut lima pemain yang paling setia kepada klub, terhitung sejak era 1980-an:

Iker Casillas

Iker Casillas, Real Madrid, 26 Tahun

Iker Casillas bisa jadi contoh loyalitas yang disia-siakan. Bayangkan, setelah 26 tahun pengabdiannya, Real Madrid seperti membuangnya.

Padahal, selama 26 tahun membela Madrid,tak kurang dari 18 trofi dia labuhkan.Kini, kiper berusia 34 tahun ini harus petualangan barunya di Liga Portugal bersama FC Porto.Iker Casillas (AFP/Dani Pozo)

Casillas memang benar-benar "anak Madrid". Dia lahir dan tumbuh di "Kota Mode" Spanyol itu. Casillas bergabung dengan Real Madrid pada 1989 di usia 9 tahun, sebagai cantera.

Tak heran, saatMadrid memutuskan tak memperpanjang kontraknya pada akhir musim 2014/15, suporter pun menangis.

Hebatnya, selama membela Madrid, dia pun berkibar bersama timnas Spanyol. Dia turut membawa "Tim Matador" jadi juara Piala Dunia 2010 dan Piala Eropa 2008 serta 2012. Bahkan, sampai saat ini, dia masih jadi pilihan utama di bawah mistar Spanyol.

Steven Gerrard

4. Steven Gerrard, Liverpool, 26 Tahun

Steven Gerrard kini tengah menikmati akhir kariernya bersama LA Galaxy di Liga AS. Namun, sebelum itu, nama Gerrard sempat 26 tahun menjadi idola publik Liverpool.

Untuk suporter Liverpool, Gerrard, 35 tahun, memang sudah jadi legenda. Satu-satunya kekurangan Gerrard adalah kegagalannya membawa The Reds jadi juara Liga Primer.Steven Gerrard (Reuters / Carl Recine)

Padahal, dia sempat mengangkat Liverpool ke tangga prestasi tertinggi di Eropa, saat menjuarai Liga Champions 2004/05. Dia juga berhasil membawa Liverpool dua kali menjuarai Piala FA.

Gerrard sendiri bergabung dengan Liverpool saat masih kanak-kanak, tahun 1989. Hingga saat ini, orang pun masih banyak yang berpendapat, Liverpool belum bisa menemukan penggantinya.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

3. Francesco Totti, AS Roma, 26 TahunFrancesco Totti adalah contoh sosok "one man club". Bagaimana tidak, sejak bergabung dengan AS Roma, pada tahun 1992, hingga kini, dia masih begitu nyaman membela klub asal ibu kota Italia."Il Capitano", julukan Totti memang sudah jadi legenda di Roma. .Hingga kini, Totti telah tampil di lebih dari 750 laga Roma dengan torehan lebih dari 790 gol. Jumlah itu bisa bertambah karena hingga saat ini dia masih aktif bermain. Totti bergabung dengan Roma saat masih berusia 13 tahun. Dia melakukan debut pada usia 19 tahun. Dia mulai jadi kapten sejak pada tahun 1998, di usia 22 tahun. Itu rekor sebagai kapten klub Seri A termuda.Prestasi terbesar Totti adalah saat membawa Roma meraih scudetto musim 2000/01. Sementara di level tim nasional, Totti ikut membawa Italia jadi juara di Piala Dunia 2006.

Halaman
Show All
Edu Krisnadefa, Marco TampubolonTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan