Si Cantik Holisah: Wasit Berhijab Pertama di Indonesia

Nur Holisah sudah mengambil lisensi C2.

Diterbitkan 12 November 2015, 06:09 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Suatu langkah unik ditempuh seorang wanita bernama Nur Holisah. Bagaimana tidak, ia memilih untuk menjadi seorang wasit sepak bola di Indonesia. Bahkan perawakannya yang menggunakan jilbab, membuatnya menjadi satu-satunya wasit berjilbab di Indonesia.

"Saya sebenarnya ingin cari pengalaman baru, memilih karier atau pekerjaan yang memang masih jarang dilakukan wanita pada umumnya," ucap Nur Holisah saat berbincang dengan Liputan6.com di Stadion BEA Cukai, Rawamangun, Rabu (11/11/2015).

Mahasiswi Universitas Negeri Jakarta (UNJ) ini mulai menekuni dunia perwasitan pada 2013 lalu. Bahkan kini ia sudah memiliki lisensi C2 (tingkat Propinsi).

Nur Holisah

Sebelumnya Nur adalah atlet atletik di Bekasi. Rencananya untuk hijrah dari atlet menjadi wasit pun mendapat pertanyaan dari keluarga.

"Saya tetap berharap sih untuk memiliki lisensi C1 agar bisa memimpin laga ISL. Kalau memang bisa ya akan saya teruskan ambil lisensi FIFA nanti," tambah Nur.

"Keluarga bertanya-tanya, kenapa sebagai wanita malah menjadi wasit? Tapi saya tetap teguh pada pendirian dan mengambil pendidikan wasit. Akhirnya keluarga pun merestui."

Demi mengejar cita-citanya, wanita asal Bekasi ini mengaku menggunakan uang pribadinya untuk mengambil kursus kepelatihan C3. Kala itu ia mengeluarkan uang hingga Rp 2 juta.

Nur Holisah

Sayang cita-cita Nur untuk saat ini 'macet' akibat konflik antara Kemenpora dan PSSI. Nur yang sudah lulus lisensi C2 belum dapat meneruskan ke lisensi C1 karena PSSI sedang dibekukan Kemenpora.

"Sebelum PSSI dibekukan, total cuma 11 wasit wanita di Indonesia, tapi itu sebagian besar C2, belum C1," jelasnya.

Dinamika pekerjaan

Selama menjadi wasit, Nur sudah banyak memimpin pertandingan. Dari tingkat anak-anak hingga dewasa.

Nur mengaku tidak ciut nyali jika ada pemain atau tim yang melakukan protes berlebihan. Ia tetap berpegang teguh pada prinsip wasit adalah pemimpin pertandingan.

"Bahkan jika di lapangan, saat pertandingan, seorang raja pun masih kalah tinggi dengan wasit posisinya," ucap wanita berjilbab tersebut.

Nur Holisah

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Sebuah hal unik pernah menimpa Nur saat memimpin sebuah pertandingan. Salah seorang pemain sempat mencuri-curi kesempatan untuk mendekatinya. "Waktu itu saya jadi hakim garis, lucu kejadiannya. Jadi bolanya sebenarnya tidak mengarah ke saya, tapi dia malah lari dan menabrak saya hingga terjatuh," kata Nur sambil tertawa. " Ya kejadian itu dijadikan pelajaran saja, karena sikap pemain berbeda-beda. Jadi ke depannya supaya bisa dijadikan pelajaran untuk menjaga diri." "Kalau soal jodoh di lapangan, saya belum pikirkan. Yang jelas sekarang saya sedang single," ungkapnya sambil tertawa.

Halaman
Show All
Antonius Hermanto, Jonathan Pandapotan PurbaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan