Kisah 11 Tahun Steven Gerrard jadi Kapten Liverpool

Manajer Liverpool saat itu, Gerard Houllier, memutuskan mencopot ban kapten dari Sami Hyypia dan diberikan ke Steven Gerrard.

Diterbitkan 16 Oktober 2014, 13:44 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - 15 Oktober 2003 menjadi tanggal bersejarah bagi Steven Gerrard. Saat itu, Gerrard untuk pertama kalinya ditunjuk untuk menjadi kapten Liverpool. Jabatan kapten Liverpool sebelumnya dijabat Sami Hyypia. Namun, Manajer Liverpool saat itu, Gerard Houllier, memutuskan untuk menyerahkan ban kapten kepada Gerrard. Keputusan itu dibuat sebelum Liverpool menjalani laga putaran pertama leg kedua Piala UEFA melawan Olimpija Ljubljana. "Saya telah memutuskan untuk memindahkan ban kapten ke Gerrard," kata Houllier. "Stevie akan memimpin tim malam ini (melawan Ljubljana) dan di masa depan."Impian Gerrard yang saat itu baru berusia 23 tahun untuk menjadi kapten Liverpool pun langsung terwujud. Kini dia mengenang masa-masa saat pertama kali dipercaya untuk memimpin Liverpool."11 Tahun lalu saya menjadi kapten tim masa kecil saya. Itu adalah satu hari paling membanggakan dalam karir saya. Suatu kehormatan bisa menjadi kapten klub hebat ini," kata Gerrard di akun instagramnya."Saya adalah kapten tim sekolah saya, dan saya biasa pergi ke Anfield untuk menonton pertandingan," kata Gerrard pada 2003 seperti dilansir SkySports."Saya biasa menonton (John) Barnes dengan ban kapten dan bermimpi suatu saat saya yang akan menjadi kapten tim yang saya cintai ini," ucapnya.

Alasan pilih Gerrard

Gerard Houllier mengaku sudah mempertimbangkan dalam-dalam keputusannya mencopot ban kapten yang disandang Hyypia dan kemudian diberikan ke Gerrard. "Saya sudah berpikir panjang dan keras tentang hal ini. Ini bukanlah sesuatu yang harus dilihat sebagai tindakan melawan Sami (Hyypia). Ia telah menjadi kapten yang baik bagi kita. Ia telah mengangkat enam trofi sebagai kapten. Tapi saya telah mempertimbangkan sejumlah isu. ""Pertama, saya pikir Stevie memiliki kualitas kepemimpinan tertentu yang saya lihat pada sangat awal kariernya. Ketika ia masih muda, yang ia butuhkan adalah waktu untuk dewasa. Sekarang dia 23 tahun dan dia sudah siap. Telah ada kedewasaan dalam permainan dan kepribadiannya.""Hal kedua adalah saya pikir keputusan ini akan membantu permainan Sami juga," jelasnya. "Saya pikir dia siap untuk mengambil tanggung jawab terlalu banyak saat itu. "Jelas saya berbicara dengan Sami dan jawabannya adalah sepert biasanya berkelas. Ia menghormati keputusan tersebut. Tidak ada kepahitan atau dendam dan saya tahu Sami akan memahami keputusan yang telah saya ambil untuk tim."  

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Dengan langkah tegap, Steven Gerrard melangkah dengan optimis masuk ke Stadion Anfield sebagai kapten baru The Reds. Dengan rambut yang dicukur pendek, Gerrard masuk ke lapangan dengan dada membusung. Saat itu The Kop bersorak menyambut kapten baru mereka. Menghadapi Olimpija Ljubljana, Liverpool tampil percaya diri. The Reds membuka keunggulan saat pertandingan berjalan 29 menit melalui gol yang dicetak Anthony Le Tallec.Tujuh menit kemudian, Emile Heskey menggandakan keunggulan Liverpool menjadi 2-0. Dan Harry Kewell menutup kemenangan Si Merah menjadi 3-0 saat babak kedua baru berjalan dua menit.Gerrard sebenarnya mampu mencetak gol dalam laga tersebut. Namun, gol Gerrard yang dicetak di depan tribun Anfield Road, dianulir wasit. Sang pengadil menganggap Gerrard sudah terjebak offside sebelum mencetak gol.Meski tak mencetak gol, The Kop langsung menjadikan Gerrard sebagai idola baru. Sekitar 45 ribu Liverpudlian memberikan standing ovation saat Gerrard ditarik keluar oleh Houllier."Ini malam yang indah dari sepak bola dan kinerja kami benar-benar brilian. Umpan-umpan kami brilian, pergerakan kita luar biasa pada waktu itu. Itu sajian bagi para penggemar dan saya pikir mereka menikmatinya," kata Houllier."Stevie Gerrard fantastis. Ia berpengaruh, dan interceptions, penempatan posisi, umpan dan tekelnya benar-benar brilian," puji pelatih asal Prancis itu.

Halaman
Show All
Liputan6.com, Arry AnggadhaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan
  • Steven Gerrard adalah eks pemain sepak bola yang pernah membela beberapa klub. Kini, ia menjadi seorang pelatih di Aston Villa
    Steven Gerrard adalah eks pemain sepak bola yang pernah membela beberapa klub. Kini, ia menjadi seorang pelatih di Aston Villa
    Steven Gerrard
  • Liverpool FC merupakan klub tersukses asal Inggris di eropa. Raihan 5 trofi dari 7 final menjadi bukti betapa berbahayanya Liverpool di rana
    Liverpool FC merupakan klub tersukses asal Inggris di eropa. Raihan 5 trofi dari 7 final menjadi bukti betapa berbahayanya Liverpool di rana
    Liverpool