`God Save King Luis Suarez`

Suarez hanya dapat menangis di bangku cadangan saat melihat Uruguay dikalahkan Kosta Rika.

Diterbitkan 20 Juni 2014, 13:52 WIB
Share
Copy Link
Batalkan



Wasit asal Portugal, Olegario Benquerenca, langsung menunjuk titik penalti sebagai hukuman atas handball yang dilakukan Suarez. Dia juga langsung mengusir Suarez keluar lapangan.

Namun, sayangnya Ghana gagal memanfaatkan hukuman penalti itu. Asamoah Gyan yang dipercaya mengeksekusi penalti gagal memasukkan bola ke gawang. Tendangannya hanya menerpa tiang.

Pertandingan pun berakhir dengan kedudukan 1-1 hingga babak tambahan selesai. Laga pun harus dilanjutkan dengan adu penalti. Saat adu penalti, Ghana kembali sial. Dua pemain mereka gagal mengeksekusi penalti.

Uruguay pun akhirnya memenangi pertandingan dengan skor 4-2. Suarez cs pun saat itu berhak mendapatkan tiket semifinal Piala Dunia Afrika Selatan.

Tak hanya itu, di ajang Liga Premier Inggris pun Suarez sudah beberapa kali menerima hukuman. Hukuman pertama diterima saat dia terlibat kasus rasisme dengan bek Manchester United Patrick Evra. Suarez pun harus absen dalam delapan laga Liverpool.

Tak sampai di situ, Suarez juga sempat dihukum tak boleh membela Liverpool sebanyak sepuluh kali. Gara-garanya, dia menggigit lengan bek Chelsea Ivanovic. Suarez pun harus absen di enam laga pertama Liverpool di musim 2013/2014.



Meski absen di enam laga pertama, Suarez justru mampu menjadi top skor Liga Premier Inggris. Dia mencetak 31 gol dan 10 assist untuk Liverpool. Suarez pun terpilih sebagai pemain terbaik Liga Inggris musim lalu.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Arry AnggadhaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan