Profil Jerman: Tim Spesialis Piala Dunia

Di Piala Dunia 2014 Brasil, Jerman bergabung di Grup G bersama Portugal, Amerika Serikat, dan Ghana.

Diterbitkan 30 Mei 2014, 06:28 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Nama besar Jerman di ajang Piala Dunia sampai sekarang masih terjaga. Tim berjuluk "Der Panzer" ini selalu melenggang mulus ke kompetisi sepakbola paling akbar di dunia.

Jerman selalu serius menyiapkan diri menghadapi Piala Dunia, termasuk penyelanggaran tahun ini di Brasil. Itu terlihat dari hasil yang mereka peroleh selama babak kualifikasi.

Di babak kualifikasi Jerman tergabung di Grup C bersama Swedia, Austria, Republik Irlandia, Kazakhstan dan Kepluauan Faroe. Dari sepuluh pertandingan, Jerman meraih sembilan kemenangan dan satu hasil imbang. Itu masih ditambah rekor memasukkan-kemasukan 36-10 gol.

Satu-satunya hasil imbang itu diraih ketika menghadapi Swedia, pada 17 Oktober 2012. Hasil imbang itu, sempat membuat pelatih Joachim Loew kecewa, mengingat Jerman sudah unggul 3-0.

Di Piala Dunia 2014 Brasil, Jerman bergabung di Grup G bersama Portugal, Amerika Serikat, dan Ghana. Secara teknis permainan, Portugal boleh jadi akan menjadi lawan berat, sementara AS dan Ghana masih berada satu tingkat di bawah mereka.

Kiprah di Piala Dunia

Membahas soal Piala Dunia, memang sepertinya tak lengkap jika tidak menyinggung kehadiran timnas Jerman. Bagaimana tidak, dari semua pergelaran Piala Dunia, Jerman hampir selalu lolos dari putaran grup.

Bukan itu saja, Jerman juga berhasil menorehkan prestasi terbaik sebagai peraih juara Piala Dunia 3 kali, yakni pada tahun 1954, 1974, dan 1990. Catatan lainnya tim berjuluk "Der Panzer" ini, sudah 4 kali masuk semifinal, dan 4 kali  menjadi runner-up.

Jerman menjadi runner-up empat kali saat berlaga di Piala Dunia 1966, 1982, 1986 dan 2002. Tidak ada tim lain seperti Jerman yang telah memainkan pertandingan sebanyak 99 kali dan mencetak gol sekitar 222 gol di putaran Piala Dunia.

Secara keseluruhan Jerman sudah tampil sebanyak 18 kali di ajang Piala Dunia. Sepanjang sejarah Piala Dunia, Jerman hanya dua kali tidak tampil di putaran final, yakni pada 1930 ( tidak ikut) dan 1950 (sanksi).
 
Sepanjang sejarah Piala Dunia, Jerman hanya dua kali tidak tampil di putaran final yakni pada 1930 (tidak ikut) dan 1950 (sanksi).

Pemain Bintang

Di babak kualifikasi Jerman termasuk tim paling produktif, namun catatan kemasukan gol=nya sangat sedikit. Jika melihat data tersebut, ini menunjukkan tangguhnya lini pertahanan Der Panzer, termasuk penjaga gawangnya.

Sejauh ini Jerman mempercayakan gawangnya kepada Manuel Neuer. Kiper Bayern Muenchen ini sudah tampil sepuluh kali di babak kualifikasi, dan baru kebobolan sepuluh kali.
 
Karena itu Neuer dianggap pemain penting dalam sistem permainan skuad asuhan Joachim Loew. Pemain kelahiran 17 Maret 1986 ini, sudah memperkuat timnas Jerman sejak 2009.

Pada putaran final Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan, Neuer mendapat kepercayaan tampil penuh. Saat itu, Jerman melaju hingga perempat final, dengan rekor memasukkan-kemasukan 13-3 gol.

Setelah ikut membawa Muenchen menjuarai Liga Champions dan Bundesliga 2012-2013, Neuer tak kesulitan beradaptasi dengan sistem yang diterapkan Josep Guardiola.

Neuer hingga Februari lalu, sudah bermain 20 kali di Bundesliga 2013-2014 dan membukukan 12 kali clean sheet, sehingga Bayern menjadi tim dengan rekor memasukkan-kemasukan terbaik, yaitu 53-9 gol.

Pelatih

Dalam pemilihan pelatih, Jerman selalu mengandalkan kekuatan lokal. Mereka seolah mengharamkan campur tangan asing dalam membangun tim sepakbola yang solid. Hingga kini Deutscher Fussball Bund (DFB) tetap mempertahankan tradisi, yaitu tetap memilih pelatih asli Jerman.

Seperti halnya penunjukkan Joachim Loew. Awalnya Loew hanyalah seorang asisten pelatih dengan Jurgen Klinsmann sebagai pelatihnya. Ketika Klinsmann gagal di 2006, Loew mulai menjabat posisi tertinggi sebagai pelatih Jerman.

Karier kepelatihan Loew cukup panjang. Sebelum melatih timnas, Loew sempat mengarsiteki beberapa klub sejak 1996. Ia pernah melatih VFB Stuttgart 1996-1998, Fenerbache 1998-1999, Karlsruher SC 1999-2000, Adanaspor 2000-2001, Wacker Innsbruck, 2001-2002 dan Austria Wien 2002-2004.

Prestasinya bersama klub pernah membawa VFB Stuttgart menjadi juara DFB Pokal 1997, Runner-up DFB Liga Pokal, runner-up UEFA Cup Winners Cup 1997/1998 dan memenangi Austria Wien juara Super Cup 2003.

Pengalaman Loew semakin matang setelah menjadi asisten Klinsmann selama dua tahun di Timnas Jerman.

Loew sudah delapan tahun menangani timnas Jerman dengan berbagai prestasi yang cukup bagus seperti finalis Piala Eropa 2008, semi finalis Piala Eropa 2012 dan Piala Dunia 2010. Kini Loew bertekad akan membawa juara dunia ke Jerman.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

 

Halaman
Show All
Achmad Yani Yustiawan, Arry AnggadhaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan