BI Jamin Pasokan Uang Tunai di NTT Aman

BI memastikan ketersediaan uang tunai di NTT aman pascagempa bumi, sekaligus menyalurkan lebih dari 32 ton bantuan logistik bagi warga terdampak.

Diterbitkan 31 Agustus 2026, 17:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Bank Indonesia (BI) menyatakan komitmennya untuk menjaga ketersediaan uang tunai di daerah terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT) pascagempa bumi, Senin (31/8/2026).

“Kami sudah berkoordinasi dengan rekan-rekan di BI NTT. Artinya, BI tetap berkomitmen untuk selalu menjaga ketersediaan uang tunai di mana pun, termasuk di NTT. Oleh sebab itu, kami menyampaikan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir mengenai kebutuhan uang tunai di NTT,” ujar Kepala Departemen Komunikasi sekaligus Juru Bicara BI, Ramdan Denny Prakoso, saat diwawancarai media.

Di sisi lain, BI baru saja menggelar seremoni pelepasan bantuan 'Bank Indonesia Peduli Nusa Tenggara Timur'. Pengiriman ini merupakan tahap ketiga sejak bantuan pertama disalurkan pada 25 Agustus 2026.

Sebanyak 32.576,23 kg bantuan terkumpul dan disalurkan sebagai bentuk kepedulian BI kepada korban bencana. Bantuan tersebut terbagi ke dalam 8 kategori utama, yaitu:

  • 18.730 kg sembako
  • 11.096 kg perlengkapan tidur dan shelter
  • 805,23 kg obat-obatan
  • 750 kg hygiene kit
  • 500 kg peralatan dapur
  • 327 kg peralatan kesehatan
  • 208 kg family kit
  • 160 kg perlengkapan bayi

"Kami tentunya bekerja sama dengan instansi terkait, seperti BNPB, Pemerintah Provinsi NTT di Jakarta, TNI Angkatan Udara, serta Kantor Perwakilan BI di NTT untuk berkoordinasi menyalurkan bantuan sekaligus memantau kebutuhan bantuan selanjutnya," kata Denny.

Mewakili Deputi Gubernur BI Ricky Perdana Gozali yang berhalangan hadir, Denny turut menyampaikan rasa duka dan keprihatinan yang mendalam.

“Kami ingin menyampaikan satu pesan sederhana kepada masyarakat yang terdampak: Bapak-Ibu tidak sendiri. Ada banyak tangan yang ingin membantu, banyak hati yang turut merasakan, dan banyak doa yang terus dipanjatkan untuk NTT,” tuturnya.

Penyaluran bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat terdampak serta memberikan kekuatan dalam menghadapi masa-masa sulit.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6