10 Profesi yang Meragukan Jika Dikerjakan Pria atau Wanita (II)

Saat pria mengerjakan pekerjaan wanita, banyak orang akan meragukannya. Begitu pula sebaliknya

Diterbitkan 05 Desember 2013, 21:49 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Beberapa pekerjaan yang tersedia saat ini tampaknya telah identik dengan wanita atau pria. Sebut saja pengasuh anak (baby sitter/nanny) yang didominasi para pekerja wanita.

Dalam sebuah penelitian yang dihimpun The Telegraph seperti dikutip Kamis, (5/12/2013), saat pria mengerjakan pekerjaan wanita, banyak orang akan meragukannya. Begitu pula sebaliknya, saat lelaki mengerjakan pekerjaan wanita seperti bidan, sejumlah orang akan cenderung meragukan kemampuannya.

Meski begitu, sosiolog asal Amerika Serikat (AS) Michael Kimmel mengatakan, saat ini kehidupan manusia telah berubah secara dramatis termasuk soal karir. Maka tak heran, jika pria mengisi profesi yang umumnya dikerjakan wanita dan sebaliknya.

Menurut Kimmel, banyak pria yang pada akhirnya tidak siap menerima profesi yang umum dilakukannya dikerjakan para wanita. Lengkapnya, berikut lima dari 10 profesi yang meragukan jika dikerjakan pria atau wanita:


6. Mekanik Wanita

Sebanyak 6% dari para pria mengaku tidak percaya pada wanita yang bekerja sebagai ahli mesin. Sementara 11% dari partisipan perempuan bahkan menyarankan para wanita untuk tidak menjadi mekanik.


7. Guru SD Pria

Sekitar 4% dari para pria mengatakan tak akan mempercayakan anaknya pada guru SD pria. Hal senada disampaikan 5% dari para [artisipan wanita. Guru Sd di sebagian negara memang di dominasi perempuan. Kebanyakan orang percaya bahwa guru wanita lebih baik daripada pria.


8. Ahli Bedah Wanita

Dua kali lipat dari pria, sebanyak 6% wanita mengaku tak percaya pada keahlian perempuan untuk membedah manusia. Empat dari 10 penduduk wanita di Inggris mengaku para pria dapat bekerja lebih baik sebagai ahli bedah dibandingkan perempuan.


9. Perawat Pria

Dari beberapa survei yang dilakukan di Inggris, sebanyak 42% merasa wanita lebih perhatian, lebih sabar (38%), dan lebih empati (29%) pada pasien dibandingkkan pria. Karakter antara pria dan wanita menunjukkan para lelaki sebaiknya menjadi tentara atau penjaga keamanan.


10. Supir bus wanita

Saat ini wanita yang mengambil profesi sebagai supir bus sudah sering ditemui. Terdapat 5% wanita yang mengaku tak percaya pada keahlian perempuan untuk menyetir. Secara keseluruhan survei tersebut menunjukkan bahwa dua pertiga partisipan wanita dan pria meragukan profesi di atas.(Sis/Shd)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6