Harga BBM di India Naik, Pertama dalam 4 Tahun

Sebelum harga BBM, pemerintah sebelumnya telah menaikkan harga gas minyak cair (LPG).

Diterbitkan 15 Mei 2026, 14:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Perusahaan minyak milik negara India akhirnya menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bensin dan solar untuk pertama kalinya dalam empat tahun sebesar 3 rupee (USD 0,03) per liter, atau lebih dari 3%.

Kenaikan harga BBM dilakukan karena gangguan pasokan energi akibat perang Iran meningkatkan tekanan pada perekonomian India.

Melansir laman France24, Jumat (15/5/2026), perusahaan minyak India mengaku terus merugi karena lonjakan harga minyak mentah global, sehingga harus melakukan kenaikan harga BBM.

India, importir dan konsumen minyak terbesar ketiga di dunia, menjadi salah satu negara dengan ekonomi besar terakhir yang menaikkan harga bahan bakar imbas gangguan pengiriman melalui Selat Hormuz akibat perang Iran, Israel dan Amerika Serikat.

India, pembeli minyak terbesar ketiga di dunia, biasanya mendapatkan sekitar setengah dari minyak mentahnya melalui jalur air vital tersebut.

Besaran kenaikan harga BBM bervariasi di seluruh negeri tergantung pada pajak lokal. Di New Delhi misalnya, harga bensin naik menjadi 97,77 rupee (USD 1,02) per liter dari 94,77 rupee. Sementara harga solar naik menjadi 90,67 rupee dari 87,67 rupee, menurut data dari Indian Oil Corporation. 

Pemerintah sebelumnya telah menaikkan harga gas minyak cair (LPG), bahan bakar masak utama bagi jutaan rumah tangga.

Langkah terbaru ini diambil seiring dengan peningkatan langkah-langkah penghematan oleh pemerintah untuk menekan konsumsi bahan bakar dan menghemat devisa.

India sejatinya telah meningkatkan impor minyak mentah Rusia untuk menutupi kekurangan pasokan dari Timur Tengah.

 

Diminta Stop Beli Emas

Sebelumnya, Perdana Menteri (PM) India, Narendra Modi, mengajak 1,4 miliar warganya untuk melakukan beberapa hal sebagai upaya menghemat devisa negara yang membengkak akibat kenaikan harga minyak.

Mulai dari tidak membeli emas selama setahun, bekerja dari rumah (work from home/WFH), tidak bepergian,  memanfaatkan sistem berbagi kendaraan (car-pooling) atau memakai transportasi umum saat bepergian antara rumah dan tempat kerja.

Selain itu, dia mendorong pemakaian kendaraan listrik, meminta petani untuk mengurangi separuh penggunaan pupuk kimia. Di tingkat keluarga pun diminta mengurangi konsumsi minyak goreng.

Dia menggambarkan langkah tersebut sebagai tindakan yang sehat dan patriotik. "Dalam situasi saat ini, kita harus sangat menekankan penghematan devisa," kata Modi melansir laman abc.net.au, Senin ( 11/5/2026).

Modi mengingatkan jika India termasuk negara yang tidak menaikkan harga bahan bakar diesel dan bensin, di tengah lonjakan harga minyak global.

Perang Iran, Israel dan Amerika Serikat (AS) terus menyebabkan biaya energi melonjak dari sekitar USD 70 per barel menjadi sekitar USD 126 per barel. 

Kenaikan tersebut dipicu meningkatnya ketegangan di kawasan Asia Barat serta gangguan distribusi di sekitar Selat Hormuz.

India hingga kini memang masih sangat bergantung pada impor untuk memenuhi sekitar 85 persen kebutuhan minyak mentahnya. Negara tersebut juga tercatat sebagai salah satu importir emas terbesar di dunia.

 

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

  • Bensin adalah minyak bumi yang mudah menguap dan mudah terbakar (dipakai sebagai bahan bakar mobil dan sebagainya).
    Bensin adalah minyak bumi yang mudah menguap dan mudah terbakar (dipakai sebagai bahan bakar mobil dan sebagainya).
    Bensin
  • India ialah sebuah negara di Asia yang memiliki jumlah penduduk terbanyak kedua di dunia
    India ialah sebuah negara di Asia yang memiliki jumlah penduduk terbanyak kedua di dunia
    India
  • liputan6
    Informasi terkini mengenai harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dari berbagai penyedia seperti Pertamina, Shell, BP, dan Vivo, serta panduan terkait pendaftaran QR Code BBM subsidi dan jenis-jenis BBM yang tersedia.
    Harga BBM
  • Solar
  • perang Iran dan Israel