Liputan6.com, Jakarta - Harga perak PT Aneka Tambang Tbk (Antam) menguat pada perdagangan Senin, (16/3/2026). Kenaikan harga perak Antam ini berlawanan dengan harga emas Antam. Namun, sejalan dengan harga perak dunia.
Mengutip logammulia.com, harga perak Antam naik Rp 350. Kini, harga perak Antam ditetapkan menjadi Rp 51.200. Pada perdagangan sebelumnya, harga perak Antam dibanderolR p 50.850.
Antam menawarkan perak batangan 250 gram, 500 gram dan perak butiran murni 99,95%. Adapun harga perak batangan 250 gram dipatok Rp 13.325.000 dan harga perak batangan 500 gram ditetapkan Rp 25.725.000.
Advertisement
Mengutip Yahoo Finance, harga emas di pasar spot naik 0,1% menjadi USD 5.022 per ounce pada pukul 08.55 di Singapura. Harga perak bertambah 0,8% menjadi USD 81,23. Platinum dan paladium sama-sama menguat.
Adapun harga emas dunia berfluktuasi. Hal ini seiring konflik di Timur Tengah memasuki minggu ketiga dan investor mempertimbangkan pelemahan dolar Amerika Serikat (AS) di tengah ancaman berkelanjutan terhadap pasokan minyak global.
Emas batangan diperdagangkan di sekitar USD 5.000 per ounce, turun hingga 1% sebelum mengurangi kerugian. Logam mulia ini stabil setelah turun untuk minggu kedua berturut-turut, di bawah tekanan dari kenaikan harga energi dan kekhawatiran inflasi yang muncul dari perang AS-Israel dengan Iran. Minyak mentah menghapus kenaikan awal pada Senin dan indeks dolar AS melemah, membantu mendukung komoditas yang dihargai dalam mata uang AS.
Ketidakpastian tentang berapa lama perang akan berlangsung membuat sulit untuk menilai dampaknya terhadap pasar dan ekonomi yang lebih luas. Seorang ajudan Presiden AS Donald Trump mengatakan konflik tersebut dapat berlangsung empat hingga enam minggu, sementara kedua belah pihak telah memberikan sinyal yang beragam.
Trump mengatakan Iran ingin membuat kesepakatan tetapi Washington menginginkan persyaratan yang lebih baik, sementara Teheran mengatakan belum meminta pembicaraan atau gencatan senjata.
Â
AS Serang Pusat Ekspor Iran
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5414819/original/052620000_1763352087-ilustrasi_perak.jpg)
Selama akhir pekan, AS menyerang pusat ekspor minyak utama Iran dan Teheran terus melakukan serangan terhadap infrastruktur energi di berbagai negara di sekitar Teluk Persia. Lalu lintas tetap hampir terhenti di Selat Hormuz, jalur pelayaran strategis yang biasanya dilalui seperlima minyak dan gas alam cair dunia.
Seiring berlanjutnya perang, prospek penurunan suku bunga semakin menipis. Data pengeluaran konsumen AS terbaru, yang dirilis Jumat, menunjukkan pengeluaran hampir tidak meningkat pada bulan Januari karena pertumbuhan ekonomi yang lebih lemah dari perkiraan, bahkan sebelum perang dimulai. Sementara itu, sentimen konsumen AS menurun ke level terendah tiga bulan karena kekhawatiran meningkat dalam beberapa minggu terakhir tentang dampak konflik terhadap harga bensin.
Pelaku pasar saat ini melihat hampir tidak ada peluang penurunan suku bunga pada pertemuan Fed minggu ini. Biaya pinjaman yang lebih tinggi biasanya membebani logam mulia, yang tidak membayar bunga.
“Pergerakan jangka pendek emas bersifat "mekanis" karena logam tersebut merespons dolar dan prospek penurunan suku bunga, kata Analis yang berbasis di Melbourne di Capital.com, Kyle Rodda. Namun, perang tersebut mungkin akan mendukung harga emas batangan dalam jangka panjang, karena konflik tersebut "mengikis kepercayaan terhadap AS di antara musuh dan semakin banyak sekutu.
Â
Advertisement
Investor Beralih ke Emas
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4723188/original/034031500_1705921925-fotor-ai-20240122181144.jpg)
Meskipun momentum kenaikan telah terhenti sejak perang dimulai, logam mulia ini masih naik sekitar 16% sejauh tahun ini. Rodda menuturkan, kekhawatiran tentang stagflasi, kombinasi pertumbuhan yang lebih lambat dan inflasi yang tinggi, juga dapat mendorong investor untuk beralih ke emas sebagai penyimpan nilai yang lebih baik dalam jangka panjang. Tetapi efek positif apa pun mungkin terbatas jika bank sentral menaikkan suku bunga secara agresif untuk mengendalikan inflasi.
Â
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296017/original/033910000_1784000101-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-14T103335.623.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316388/original/075760100_1785924799-cek_fakta_-_cpns_kementerian_imigrasi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5569782/original/065699500_1777454729-Tugas__2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3167349/original/049156100_1593592165-20200701-Iuran-BPJS-Kesehatan-Resmi-Naik--ANGGA-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5372841/original/076901200_1759800689-perak.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3532284/original/011004900_1628161432-20210805-Harga-emas-alami-penurunan-ANGGA-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5382999/original/069219700_1760612391-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4881568/original/087545300_1719967244-fotor-ai-2024070373816.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3188322/original/019489300_1595493636-20200723-Usai-Cetak-Rekor_-Harga-Emas-Antam-Kembali-Turun-IQBAL-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4881567/original/061423100_1719967228-fotor-ai-2024070373734.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4943101/original/059705000_1726137610-20240912-Harga_Emas-ANg_4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3352153/original/096135700_1610959711-20210118-Emas-Antam-7.jpg)