Liputan6.com, Jakarta - Harga emas yang dijual oleh PT Pegadaian (Persero) kompak naik pada perdagangan hari ini. Kenaikan harga emas Pegadaian ini untuk emas buatan UBS dan Galeri24.
Mengutip laman Sahabat Pegadaian, Selasa (10/2/2026), harga emas Pegadaian untuk jenis UBS kini berada di angka Rp 2.993.000 per gram dari sebelumnya Rp 2.972.000 per gram. Sedangkan harga emas Galeri24 kini di angka Rp 2.979.000 per gram dari sebelumnya Rp 2.958.000 per gram.
Harga jual emas UBS dan Galeri24 di Pegadaian sewaktu-waktu bisa berubah.
Advertisement
Untuk Galeri24 dijual dengan kuantitas 0,5 gram hingga 1.000 gram atau 1 kilogram. Sementara emas UBS dijual dengan kuantitas 0,5 gram hingga 500 gram.
Berikut daftar lengkap harga emas di Pegadaian, Selasa (10/2/2026):
Galeri24
- 0,5 gram: Rp 1.563.000
- 1 gram: Rp 2.979.000.
- 2 gram: Rp 5.886.000
- 5 gram: Rp 14.608.000
- 10 gram: Rp 29.137.000
- 25 gram: Rp 72.452.000
- 50 gram: Rp 144.789.000
- 100 gram: Rp 289.435.000
- 250 gram: Rp 721.809.000
- 500 gram: Rp 1.443.619.000
- 1.000 gram: Rp 2.887.231.000
UBS
- 0,5 gram: Rp 1.618.000
- 1 gram: Rp 2.993.000
- 2 gram: Rp 5.940.000
- 5 gram: Rp 14.678.000
- 10 gram: Rp 29.203.000
- 25 gram: Rp 72.864.000
- 50 gram: Rp 145.429.000
- 100 gram: Rp 290.742.000
- 250 gram: Rp 726.639.000
- 500 gram: Rp 1.451.573.000.
Harga Emas Tiba-tiba Naik 2%
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4721216/original/051913900_1705711229-fotor-ai-2024012073928.jpg)
Harga emas dunia melonjak pada perdagangan Senin, didorong oleh melemahnya dolar Amerika Serikat (AS) serta meningkatnya kehati-hatian investor menjelang rilis sejumlah data ekonomi penting dari Negeri Paman Sam.
Mengutip CNBC, Selasa (10/2/2026), harga emas spot tercatat naik 2,5% menjadi USD 5.103,10 per ons pada pukul 04.08 waktu setempat. Kenaikan ini memperpanjang reli emas yang telah menguat sekitar 4% sejak Jumat lalu.
Sementara itu, kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman April ditutup menguat 2% di level USD 5.079,40 per ons.
Penguatan harga emas terjadi seiring melemahnya dolar AS yang turun sekitar 0,8% ke level terendah dalam lebih dari sepekan. Pelemahan ini membuat emas yang diperdagangkan dalam denominasi dolar menjadi lebih murah bagi pembeli luar negeri.
“Penggerak utama harga emas hari ini adalah dolar AS,” ujar Bart Melek, Global Head of Commodity Strategy di TD Securities. Ia menambahkan, ekspektasi pasar terhadap data ekonomi AS yang lemah, khususnya di sektor tenaga kerja, semakin menguat.
Pelaku pasar kini mencermati sejumlah rilis data ekonomi AS sepanjang pekan ini, mulai dari nonfarm payrolls, data inflasi konsumen, hingga klaim awal pengangguran. Data-data tersebut dinilai akan memberikan petunjuk baru terkait arah kebijakan moneter Federal Reserve (The Fed).
Advertisement
Data Tenaga Kerja AS Jadi Penentu Arah Kebijakan The Fed
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4723188/original/034031500_1705921925-fotor-ai-20240122181144.jpg)
Pasar saat ini telah memperhitungkan setidaknya dua kali pemangkasan suku bunga masing-masing sebesar 25 basis poin pada tahun 2026.
Berdasarkan jajak pendapat, data nonfarm payrolls AS diperkirakan hanya bertambah sekitar 70.000 pekerjaan pada Januari, mencerminkan perlambatan pasar tenaga kerja.
Suku bunga yang lebih rendah umumnya menjadi sentimen positif bagi emas. Pasalnya, penurunan suku bunga akan mengurangi biaya peluang dalam memegang aset yang tidak memberikan imbal hasil seperti emas.
Di sisi lain, dukungan juga datang dari bank sentral China. Data People’s Bank of China (PBoC) menunjukkan bahwa China kembali menambah cadangan emasnya pada Januari, menandai bulan ke-15 berturut-turut aksi pembelian emas oleh bank sentral tersebut.
Pendiri sekaligus Direktur Eksekutif B2PRIME Group, Eugenia Mykuliak, menyebut permintaan emas yang konsisten dari bank sentral—dengan China sebagai aktor utama—telah menjadi faktor penopang penting bagi pasar.
“Permintaan bank sentral yang stabil, dengan China di pusatnya, kini menjadi kekuatan penstabil sekaligus indikator penting bagi pasar. Pembelian resmi yang berkelanjutan semakin menciptakan batas bawah struktural bagi harga emas,” ujarnya.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261063/original/026293200_1781677316-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-17T130056.370.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8682083/original/077005500_1782732215-dedi_mulyadi_-_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5495122/original/083308700_1770356146-Menteri_Keuangan__Menkeu__Purbaya_Yudhi_Sardewa-6_Februari_2026b.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5537107/original/075541100_1774410122-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-03-25T095300.861.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3246/original/023028100_1470665987-kecil.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3149802/original/071712000_1591853665-20200611-Harga-Emas-Antam-Naik-ANGGA-4.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259216/original/078310400_1781491972-AP26165670492100.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8525155/original/017274300_1782455154-AP26176798846634.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8693587/original/054340800_1782757524-063_2283889620.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8692722/original/034513200_1782755867-000_B8PJ7CN.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263380/original/090952300_1781922466-AP26171045705794-Brasil_vs_Haiti.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5415752/original/060786800_1763419826-000_84BP8PA.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263965/original/063636200_1782038065-000_B7RD77E.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8312896/original/014782800_1782180155-000_B7XU3U2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5381016/original/018832800_1760444417-AP25287418037906.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4728012/original/006431800_1706361596-000_34GE37C.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8666203/original/007626600_1782698654-000_B8H28ZD.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8633516/original/070380800_1782633001-photo-collage.png__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3172732/original/048313800_1594117392-20200707-Harga-Emas-Pegadaian-Naik-Rp-4.000-7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5219635/original/040174000_1747221146-20250514-Harga_Emas-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4013695/original/083702900_1651632388-000_329D9V2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4826292/original/095830100_1715176226-fotor-ai-20240508204955.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/976572/original/043059500_1441279137-harga-emas-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4837498/original/067081100_1716195906-Harga_emas_cetak_rekor_tertinggi-ANGGA_4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3975034/original/086610900_1648205536-20220325-Harga-emas-pegadaian-naik-ANGGA-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3532284/original/011004900_1628161432-20210805-Harga-emas-alami-penurunan-ANGGA-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4826293/original/061766900_1715176240-fotor-ai-20240508204951.jpg)