Liputan6.com, Jakarta - Laporan tahunan Oxfam tentang ketidaksetaraan mencatat bahwa orang kaya lebih mudah untuk menduduki jabatan publik dibanding orang biasa.
Dikutip dari CNN, berdasarkan studi Oxfam yang diirilis, sekitar 74 dari dari 2.027 miliarder dunia memegang posisi eksekutif dan legislatif pemerintahan pada tahun 2023, hal tersebut membuat mereka memiliki peluang sebesar 3,6% untuk memegang jabatan pemerintahan atau publik. Sebaliknya, warga biasa hanya memiliki peluang 0.0009% untuk menduduki jabatan.
Rebecca Riddell, pemimpin kebijakan senior untuk keadilan ekonomi di Oxfam America mengatakan laporan tahun ini benar-benar menjelaskan hubungan antara ketidaksetaraan politik dan ketidaksetaraan ekonomi.
Advertisement
“Fakta bahwa miliarder 4.000 kali lebih mungkin memegang jabatan daripada Anda atau saya menggarisbawahi betapa besarnya kekuasaan yang dimiliki para miliarder," kata dia.
Laporan Oxfam yang dikumpulkan berdasarkan sumber Forbes dan sumber lain tersebut dirilis bertepatan dengan pertemuan tahunan Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss. Pertemuan tersebut hanya dihadiri oleh beberapa elite global dan pemimpin dunia saja. Laporan tersebut juga dirilis tepat saat peringatan satu tahun kepemimpinan Presiden AS sekaligus Miliarder, Donald Trump.
Kabinet yang dipimpin oleh Trump didominasi oleh miliarder dan jutawan sehingga menjadi tim terkaya dalam sejarah Amerika modern. Pemerintahan Trump memberlakukan kebijakan domestik yang menyeluruh seperti pemotongan pajak besar bagi orang kaya dan pemotongan besar terhadap program jaring pengaman sosial yang artinya peran negara dalam melindungi warga yang lemah secara ekonomi dikurangi.
Selain itu, Trump juga mencabut perlindungan serikat pekerja dari sebagian besar tenaga kerja federal, serta membongkar langkah-langkah perlindungan konsumen dan peraturan perusahaan.
“Pemerintahan yang dipimpin oleh para miliarder telah mendorong agenda pro-miliarder yang telah membawa AS ke ambang ekstrem dalam hal ketidaksetaraan. Bagaimanapun oligarki adalah isu global," jelas Riddell.
Orang Terkaya di Argentina dan Afrika
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1138203/original/018561400_1455171463-BEST_Januari_square_baru.jpg)
Laporan tersebut juga menunjukkan bahwa hubungan antara orang-orang terkaya di Argentina dan Afrika memiliki hubungan dekat dan khusus dengan presiden Argentina dan pemimpin Nigeria sehingga dapat memudahkan mereka untuk mendapatkan keringanan pajak bagi bisnis mereka.
2025 Tahun yang menguntungkan
Oxfam melaporkan tahun 2025 dianggap sebagai tahun yang menguntungkan bagi apra miliarder dunia. Kekayaan mereka berkembang pesat tiga kali lebih cepat dibandingkan rata-rata lima tahun terakhir, mencapai rekor $18,3 triliun.
Kekayaan kolektif mereka meroket sebesar 2,5 triliun dolar AS, yang hampir setara dengan kekayaan yang dimiliki oleh 4,1 miliar orang di separuh terbawah tangga kekayaan. Dua pertiga dari pertumbuhan itu sudah cukup untuk mengakhiri kemiskinan global selama satu tahun, kata Riddell.
Amerika Serikat menjadi rumah bagi 932 miliarder. Total kekayaan bersih para miliarder mencapai hampir 8 triliun dolar AS, lebih banyak daripada negara lain mana pun.
“Amerika Serikat mungkin juga akan segera memiliki triliuner pertama di dunia. Jika Elon Musk memiliki tahun yang menguntungkan seperti tahun lalu pada tahun 2026, kekayaannya akan mencapai lebih dari $1 triliun sebelum forum Davos berikutnya,” kata Riddell.
Advertisement
Angka Kemiskinan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5212645/original/019346100_1746627928-20250507-Potret_Kemiskinan-AFP_11.jpg)
Di sisi lain, penurunan angka kemiskinan secara global mengalami stagnasi. Menurut Oxfam, tingkat kemiskinan secara umum sama seperti tahun 2019. Hampir setengan populasi dunia atau 3,8 miliar orang di dunia hidup dalam kemiskinan pada tahun 2022.
Untuk mengatasi permasalahan tersebut, Oxfam berupaya untuk meningkatkan hak-hak pekerja, kenaikan upah pekerja, pembubaran monopoli, dan penguatan layanan publik universal serta jaring pengaman sosial demi mengurangi ketidaksetaraan yang terjadi. Selain itu, Oxfam juga berupaya untuk membatasi kekuasaan kaum superkaya dengan menaikkan pajak dan memberlakukan reformasi pendanaan kampanye dan membangun kekuatan politik rakyat melalui hak pilih dan pemerintahan partisipatif.
“Mengurangi ketidaksetaraan, membatasi kekuasaan orang-orang terkaya, dan meningkatkan kekuasaan rakyat biasa adalah kunci utama untuk mengurangi ketidaksetaraan sekaligus mendorong demokrasi,” kata Riddell.
Reporter: Syifa Sausan
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8414164/original/000004000_1782298740-Cek_fakta_-_rumor_ukraina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7676875/original/060602200_1780471869-Tugas__23_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8406223/original/090481000_1782289085-cek_fakta_-_insentif_guru_asn.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256117/original/079954000_1781147945-Tugas__29_.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3596914/original/020445500_1633708544-Ilustrasi_Miliarder_atau_Orang_Terkaya.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/7029/original/065415200_1744906934-1000023100.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8415599/original/012053300_1782300444-turki.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263847/original/059626700_1782021744-000_B7RA6W8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263738/original/072928200_1781986742-Crysencio_Summerville.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259148/original/073901100_1781485988-diallo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261495/original/061029900_1781712600-Ivory_Coast_s_Elye_Wahi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259250/original/045793700_1781492796-curacao.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7942892/original/090201900_1780778139-AP26157707967919.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8359730/original/054220900_1782235074-063_2282965616.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5369225/original/064000000_1759459826-adidas-trionda-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8393441/original/064092700_1782273896-IMG-20260624-WA0015.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8393442/original/070756800_1782273896-IMG-20260624-WA0014.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8331592/original/085679400_1782201838-mesir.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8408666/original/027545800_1782291949-WhatsApp_Image_2026-06-23_at_18.58.49.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261039/original/083278000_1781675668-Ketua_Komite_Percepatan_Transformasi_Digital_Pemerintah__KPTDP___Luhut_Binsar_Pandjaitan-17_Juni_2026d.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3267160/original/026445700_1602658743-20201014-IHSG-Dibuka-di-Zona-Merah-angga-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7812129/original/049676700_1780629323-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-05T101248.112.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263870/original/059767400_1782025319-Diskon_tiket_transportasi_selama_libur_sekolah_2026-21_Juni_2026b.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8308642/original/032614300_1782174739-WhatsApp_Image_2026-06-22_at_19.58.42.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7082758/original/094496300_1779863371-ayam_HL.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4668821/original/000742500_1701320491-yuri-krupenin-S2FVm0tOv1w-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5708017/original/026143600_1778591877-Untitled.jpg)