Profil Kartini Muljadi: Miliarder Pendiri Tempo Scan yang Sangat Mencintai Batik

Kartini Muljadi dikenal sebagai salah satu perempuan paling berpengaruh di Indonesia. Ia adalah pendiri Tempo Scan Pacific, perusahaan besar di bidang farmasi dan barang konsumsi.

Diterbitkan 21 Oktober 2025, 12:15 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Kabar duka datang dari dunia bisnis dan hukum Indonesia. Kartini Muljadi, pendiri Tempo Scan Group dan pakar hukum senior, meninggal dunia pada Senin (20/10/2025) pukul 17.03 WIB di Jakarta dalam usia 95 tahun.

Informasi meninggalnya Kartini disampaikan melalui unggahan Shalvynne Chang, istri dari cucu almarhum, Richard Muljadi, di Instagram.

Our beloved great-grandmother, grandmother, and mother — a loving presence at the heart of our big family — who departed peacefully in Jakarta on October 20, 2025, at 17.03 WIB,” demikian bunyi pengumuman tersebut, dikutip Liputan6.com, Selasa (21/10/2025).

Kartini Muljadi dikenal sebagai salah satu perempuan paling berpengaruh di Indonesia. Ia adalah pendiri Tempo Scan Pacific, perusahaan besar di bidang farmasi dan barang konsumsi, produsen merek-merek populer seperti Bodrex, Hemaviton, Marina, dan My Baby.

Selain sukses di dunia bisnis, Kartini juga dikenal sebagai pengacara dan mantan hakim. Ia mendirikan firma hukum Kartini Muljadi & Rekan, salah satu firma hukum korporasi dan komersial ternama di Tanah Air.

 

Warisan Kartini di Dunia Hukum, Batik, hingga Farmasi

Lahir tahun 1930, Kartini meraih sarjana hukum dari Universitas Indonesia pada 1958 dan sempat menjabat sebagai hakim di Pengadilan Negeri Jakarta. Setelah suaminya, Djojo Muljadi, meninggal dunia, ia mengundurkan diri dari kehakiman dan menekuni bidang kenotariatan serta hukum korporasi.

Tahun 1990, ia mendirikan firma hukum Kartini Muljadi & Rekan (KMR), yang menangani banyak perusahaan nasional dan multinasional. Saat krisis ekonomi 1998, Kartini turut berperan penting sebagai penasihat hukum di Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) untuk membantu penyelamatan sektor perbankan.

Tak hanya di bidang hukum dan bisnis, Kartini juga dikenal sebagai pencinta dan kolektor batik. Pada usia 87 tahun, ia meluncurkan buku Batik Indonesia: Sepilihan Koleksi Batik Kartini Muljadi, sebagai bentuk dedikasinya melestarikan warisan budaya Nusantara.

Namanya juga tercatat dalam daftar 50 orang terkaya Indonesia versi Forbes, dengan kekayaan mencapai USD 695 juta pada 2021.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6