Liputan6.com, Jakarta PT Permodalan Nasional Madani (PNM) terus berkomitmen untuk tumbuh bersama nasabah melalui program Mekaarpreneur. Program inkubasi ini berlangsung selama tiga bulan dan berfokus pada peningkatan kapasitas pengusaha ultra mikro di bidang kriya dan kuliner.
Dari ratusan peserta, terpilih 10 nasabah terbaik kategori kriya dan kuliner dari Jawa Barat (Jabar), untuk mengikuti pelatihan intensif selama 3 bulan dan melaksanakan presentasi final di Rumah BUMN Bandung.
Acara tersebut menghadirkan panelis dari Ketua Divisi Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU), Wakil DivisiSekretariat Perusahaan, serta dihadiri langsung oleh Pimpinan Cabang PNM Bandung.
Advertisement
Selama masa inkubasi, para finalis mendapatkan peningkatan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan pasar. Mulai dari strategi pemasaran digital, desain kemasan, hingga komunikasi penjualan melalui media sosial.
Puncak kegiatan berupa demo day presentation yang menampilkan transformasi usaha para peserta, baik secara individu maupun kelompok.
Sekretaris Perusahaan PNM, Lalu Dodot Patria Ary berujar, program Mekaarpreneur menjadi bukti nyata langkah PNM dalam mendorong UMKM binaannya naik kelas, dengan keterampilan digital dan strategi bisnis berkelanjutan.
Pentingnya program tersebut sebagai bagian dari strategi penguatan pengusaha ultra mikro agar naik kelas.
“Bagi PNM, keberhasilan nasabah bukan hanya diukur dari omzet, tetapi dari bagaimana mereka mampu tumbuh, beradaptasi dengan pasar, dan menjadi lebih mandiri serta membagikan ilmunya kepada sesama. Kami optimistis, melalui Mekaarpreneur, semakin banyak nasabah yang dapat naik kelas dan memberi dampak positif bagi lingkungannya,” ujarnya, Kamis (21/8/2025).
UMKM Naik Kelas
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4851626/original/072275400_1717417222-80d1befb-41cb-4cc5-98fb-9dc09b0f5d70.jpeg)
Setelah persaingan yang ketat, Ely Herlina dari Cabang Bandung dengan produk Cokelat Mones mendapatkan juara 1, disusul Lelly Aziz dari Cabang Bandung dengan produk Batagor Han Han, serta Wawang dari Garut dengan produk olahan singkong.
Dengan keberhasilan para finalis Mekaarpreneur Jawa Barat 2025, PNM semakin optimistis bahwa pengusaha ultra mikro mampu bersaing dan berkembang di tengah tantangan pasar yang dinamis.
PNM berharap program tersebut dapat menjadi pintu bagi lebih banyak nasabah untuk naik kelas, memperluas pasar, dan menciptakan dampak positif yang berkelanjutan bagi keluarga serta lingkungannya.
"Melalui pendampingan yang konsisten, PNM berkomitmen untuk terus hadir mendukung UMKM agar menjadi tulang punggung ekonomi kerakyatan Indonesia yang tangguh dan maju," ungkapnya.
Advertisement
Danantara Nilai Orange Bonds PNM Berdampak Langsung bagi Keluarga Prasejahtera
Danantara Indonesia menilai Orange Bonds bakal memantapkan posisi PNM untuk mengembangkan kapasitas usaha perempuan prasejahtera yang menjadi nasabah Mekaar.
“Sebagai bagian dari Danantara Indonesia, PNM akan terus memperkuat kontribusinya dalam pembangunan nasional yang berkelanjutan,” tulis akun Instagram resmi Danantara Indonesia, @danantara.indonesia, pada Sabtu 5 Juli 2025.
Sebelumnya, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) mencatatkan sejarah baru sebagai lembaga keuangan pertama di Indonesia yang menerbitkan Orange Bonds, instrumen obligasi dan sukuk berwawasan sosial, dengan total nilai hingga Rp16 triliun.
“Inisiatif ini menjadi wujud nyata dari komitmen PNM dalam membangun sistem keuangan yang inklusif dan berkelanjutan,” ungkap Danantara.
Pengembangan Usaha
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4739053/original/051007600_1707471511-WhatsApp_Image_2024-02-09_at_16.00.57.jpeg)
Dengan fokus pada pemberdayaan perempuan prasejahtera pelaku usaha ultra mikro melalui program PNM Mekaar dan PNM Mekaar Syariah, menurut Danantara, PNM turut serta mendukung pelatihan dan pengembangan kapasitas usaha berbasis prinsip SDGs serta environmental, social, governance (ESG)
Orange Bonds adalah surat instrumen keuangan yang bertujuan untuk menciptakan sistem keuangan yang memberdayakan perempuan dan mendukung kesetaraan gender. Istilah orange pada Orange Bonds merujuk warna ikon logo butir ke-5 Sustainable Development Goals (SDGs) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tentang kesetaraan gender yang berwarna oranye.
Sementara itu Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) adalah program yang diluncurkan PNM untuk memberdayakan perempuan dari keluarga sejahtera dengan memberikan tiga bantuan modal yakni finansial, intelektual, dan sosial. Sampai dengan tahun 2025, nasabah aktif Mekaar mencapai 15,8 juta orang yang keseluruhannya adalah perempuan.
PNM mengabarkan perihal penerbitan Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) dalam bentuk PUB Obligasi senilai total Rp 6 triliun dan PUB Sukuk Mudharabah dengan total nilai Rp10 triliun. Menurut rencana, dana hasil penerbitan surat berharga itu akan digunakan sebagai modal kerja untuk program Mekaar dan Mekaar Syariah.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262299/original/014349800_1781777647-Tugas__37_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5226996/original/003118400_1747799527-Putin.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8528276/original/060137100_1782459682-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-26T143742.924.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/7029/original/065415200_1744906934-1000023100.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4571557/original/089907600_1694449736-WhatsApp_Image_2023-09-11_at_21.28.34.jpeg)


:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263769/original/046217200_1782009540-Jeremy_Doku.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264183/original/033782000_1782097869-063_2282689980-Timnas_Mesir_vs_Selandia_Baru.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8571890/original/029692900_1782526551-000_B8H338Y.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8571665/original/074668100_1782526250-063_2283504461.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8560764/original/057361200_1782508647-000_B8GJ8DG.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8362045/original/070572100_1782237587-AP26174619862047.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264303/original/054619900_1782106281-AP26172737361128.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260726/original/045162900_1781650279-Mohammad_Mohebi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260101/original/022902800_1781568480-063_2281783911.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8456333/original/005196400_1782354547-063_2282682114.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8530163/original/006345300_1782462263-IMG-20260626-WA0020.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5509268/original/035698400_1771672433-CEO_Danantara__Rosan_Roeslani-21_Februari_2026a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8333164/original/023758600_1782203500-Prabss.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8347937/original/018930100_1782221392-A7R00167.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4930398/original/019178100_1724833482-WhatsApp_Image_2024-06-25_at_17.35.11__1___1___1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4320232/original/060225700_1676031400-WhatsApp_Image_2023-02-08_at_12.49.46.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262490/original/073531100_1781819441-WhatsApp_Image_2026-06-18_at_11.11.12_PM__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5386433/original/064295900_1761008005-8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5485687/original/071253500_1769524080-1756f35c-ee91-4c96-861f-adbd26f34d5c.jpeg)