Pendiri TRON Jadi Astronaut Komersial Termuda Tiongkok, Terbang Bersama Blue Origin

Justin Sun, pendiri TRON, sukses menuntaskan misi luar angkasa bersama Blue Origin dan menjadi tokoh kripto pertama yang tampil di sampul Forbes usai terbang ke luar atmosfer.

Diterbitkan 05 Agustus 2025, 21:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Pendiri TRON, Justin Sun, kembali mencetak sejarah—kali ini bukan di dunia blockchain, melainkan di luar angkasa. Ia sukses menyelesaikan penerbangan luar angkasa komersial bersama Blue Origin pada Sabtu (3/8/2025), menjadikannya astronaut komersial termuda kelahiran Tiongkok sekaligus tokoh kripto pertama yang tampil di sampul Forbes karena pencapaiannya dalam eksplorasi antariksa.

Sun berpartisipasi dalam misi berawak ke-14 dari program New Shepard, proyek penerbangan luar angkasa milik Jeff Bezos. Setelah kembali ke Bumi, ia menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada tim Blue Origin serta kedua orang tuanya.

“Untuk misi ini, kami menunggu empat tahun, tetapi akhirnya kami berhasil. Saya sangat menghargai Mr. Bezos dan timnya karena membuat ini menjadi mungkin. Terima kasih juga kepada ayah dan ibu yang telah membawa saya ke bumi,” ujar Sun.

Melihat Bumi dari luar atmosfer membuatnya tersadar akan pentingnya menjaga planet ini.

“Ketika saya melihat dari luar angkasa, Bumi begitu kecil dan itu adalah rumah kita. Kita perlu melakukan apa pun yang kita bisa untuk melindunginya,” tambahnya.

 

Bawa 1.000 Harapan

Sun telah mendapatkan kursi penerbangan New Shepard sejak 2021 melalui lelang dengan nilai fantastis: USD 28 juta atau sekitar Rp 458 miliar (estimasi kurs Rp 16.400 per USD). Dana tersebut sepenuhnya disumbangkan ke Club for the Future, yayasan Blue Origin yang mendukung pendidikan STEAM (Sains, Teknologi, Teknik, Seni, dan Matematika) melalui 19 organisasi nirlaba.

Dalam misinya, Sun juga membawa 1.000 harapan dari komunitas TRON sebagai simbol dukungan dan semangat dari dunia Web3. Kehadirannya di luar angkasa dinilai sebagai tonggak penting dalam memperluas eksistensi teknologi blockchain hingga ke luar orbit.

Keberhasilan ini dipandang sebagai bentuk kolaborasi antara kepemimpinan dalam dunia kripto dengan eksplorasi teknologi tingkat tinggi. Justin Sun menunjukkan bahwa industri blockchain tidak hanya bergerak di dunia digital, tapi juga berpotensi memberi kontribusi besar dalam bidang sains dan penemuan masa depan.

Sekilas tentang TRON DAO

TRON DAO adalah organisasi otonom terdesentralisasi (DAO) yang dikelola komunitas global. Organisasi ini didirikan oleh Justin Sun pada 2017 dengan misi mempercepat desentralisasi internet melalui teknologi blockchain dan aplikasi terdesentralisasi (dApps).

Hingga Agustus 2025, TRON telah mencatatkan lebih dari 323 juta akun pengguna dan memfasilitasi lebih dari 11 miliar transaksi. Blockchain TRON kini juga menjadi jaringan dengan pasokan stablecoin USDT terbesar di dunia.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6