Pos Indonesia Sudah Salurkan Rp1,8 Miliar untuk Para Pensiunan

Hingga kini, total anggaran untuk program sosial pensiunan PT Pos Indonesia telah melebihi Rp1,8 miliar.

Diterbitkan 10 Juli 2025, 17:15 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Di balik geliat roda bisnis baik di dalam atau di luar gedung Kantor Pusat Pos Indonesia di Bandung, ada satu program dari pemerintah - secara umum, dan khususnya bagi Pos Indonesia khususnya yaitu dunia pendidikan, yang terus bertransformasi dan dikembangkan.

PT Pos Indonesia (Persero) atau PosIND kembali menunjukkan perhatiannya terhadap keluarga besar mereka — khususnya para pensiunan — melalui program bantuan beasiswa pendidikan yang menyasar anak-anak dari kalangan pensiunan.

Penyerahan simbolis dilakukan oleh Direktur Human Capital Management, Asih Kurniasari Komar, kepada Plt. Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Pensiunan Pos Indonesia (PPPOS) Amrizal.

Total bantuan yang disalurkan tahun ini mencapai Rp150 juta, dan akan didistribusikan melalui jaringan cabang PPPOS di berbagai daerah. Bantuan ini diberikan untuk jenjang SD, SMP, SMA/SMK, hingga Perguruan Tinggi.

Pendidikan sebagai Bentuk Kepedulian Sosial

"Program ini merupakan wujud kepedulian perusahaan dalam mendukung keluarga pensiunan Pos untuk dapat mencetak generasi cerdas yang kelak menjadi kebanggaan keluarga," ujar Asih dikutip Kamis (10/7/2025).

Beasiswa ini bukanlah inisiatif baru. Sejak tahun 2021, Pos Indonesia telah menjalankan sejumlah program sosial untuk pensiunan, mulai dari bantuan kursi roda, bedah rumah, bantuan bencana, hingga pelatihan keterampilan calon pensiunan maupun pensiunan.

Hingga kini, total anggaran untuk program sosial pensiunan telah melebihi Rp1,8 miliar, mencerminkan komitmen perusahaan dalam mewujudkan nilai-nilai sustainability dan keberlanjutan.

 

 

Implementasi TJSL

Program ini pun menjadi bagian dari implementasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pos Indonesia dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB-4) tentang Pendidikan Berkualitas.

Dukungan Nyata dari ULB

Sebagai wujud lebih lanjut dari kepedulian terhadap pendidikan, Pos Indonesia melalui Yayasan Pendidikan Bhakti Pos Indonesia (YPBPI) juga mendirikan Universitas Logistik dan Bisnis Internasional (ULBI), sebuah transformasi dari sekolah tinggi menjadi universitas yang kini menjadi pusat pengembangan talenta masa depan di bidang logistik dan bisnis.

ULBI tidak hanya menjadi kawah candradimuka bagi para calon profesional di dunia logistik dan bisnis digital, tetapi juga menjadi rumah pendidikan yang terbuka bagi keluarga besar PosIND — termasuk anak-anak para pensiunan. Tak sedikit di antara mereka kini menikmati bangku kuliah di ULBI berkat program beasiswa khusus.

 

Kesempatan Pendidikan

Endy Pattia Rahmadi Abdurrahman, Plt Direktur Utama Pos Indonesia, menegaskan ULBI ini bergerak dari dulu, dari sekolah tinggi yang dikembangkan menjadi universitas. Selain sebagai kawah pencetak tenaga muda profesional, ULBI juga adalah bentuk kontribusi kami kepada masyarakat luas.

"Dan tentu, ini juga bagian dari komitmen kami memberi kesempatan pendidikan bagi karyawan maupun keluarga besar Pos, termasuk anak-anak para pensiunan. Programnya sangat terjangkau dan tidak membebani," ungkap dia.

Endy menambahkan bahwa dunia logistik kini telah berkembang jauh dari sekadar “urusan pos.” Logistik adalah tulang punggung ekonomi digital, dan dari situ pendidikan logistik menjadi sangat relevan bagi generasi masa depan.Keunggulan dan Diferensiasi ULBIULBI bukan sekadar kampus.

Ini adalah institusi pendidikan yang berdiri di atas pengalaman operasional raksasa logistik nasional — Pos Indonesia. Beragam program studi unggulan seperti Digital Business, Logistics Management, hingga Data Science dirancang untuk menjawab tantangan industri 4.0 dan society 5.0.

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6