Strategi Pertamina International Shipping Hadapi Ketidakpastian Geopolitik

Begini strategi PT Pertamina International Shipping (PIS) memperkuat lini bisnis

Diperbarui 24 Mei 2025, 20:40 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - PT Pertamina International Shipping (PIS) terus memperkuat bisnisnya melalui ekspansi pasar dan diversifikasi kargo. Kedua langkah tersebut menjadi kunci bagi perusahaan dalam menghadapi situasi geopolitik yang sangat dinamis dalam beberapa waktu terakhir.

Sejumlah kondisi geopolitik masih menjadi sorotan bagi aktivitas perdagangan global. Mulai dari kebijakan tarif, perang antara Rusia dan Ukraina, ketegangan India dan Pakistan, hingga konflik kawasan di sejumlah negara di Timur Tengah yang tak kunjung mereda

Sebagai antisipasi menghadapi kondisi itu, Direktur Perencanaan Bisnis PIS Eka Suhendra mengatakan, pihaknya terus memperkuat lini bisnis dengan strategi terukur. 

"Ekspansi pasar dan diversifikasi kargo masih menjadi landasan strategi PIS dalam menghadapi dinamika geopolitik yang begitu fluktuatif. Langkah ini kami ambil untuk mencegah ketergantungan perusahaan terhadap suatu pasar dan produk kargo tertentu," kata Eka, Sabtu (24/5/2025).

Menurut dia, PIS terus memperluas rute pelayaran di domestik dan luar negeri. Hingga saay ini, rute pelayaran internasional PIS sudah mencapai 65 negara. 

"Selain itu, PIS juga telah memiliki tiga kantor perwakilan di Singapura, Dubai, dan London," imbuh Eka.

Tegaskan Posisi sebagai Pemain Global

Dengan terus memperluas pasar dan layanan, PIS sebagai subholding dan bagian dari Pertamina Group, menegaskan posisinya sebagai pemain global di sektor logistik energi dan maritim.

"Keberhasilan langkah ini terbukti meningkatkan kontribusi pendapatan dari pasar non-captive hingga 64 persen sepanjang tahun 2024 dibandingkan tahun sebelumnya," terang Eka.

Eka menuturkan, PIS dalam setiap langkah strategisnya tak hanya berorientasi pada pertumbuhan bisnis. Lantaran, sebagai bagian dari BUMN logistik dan energi, PIS menjalankan peran penting dalam menjaga ketahanan energi nasional, melalui rantai logistik laut yang andal dan berkelanjutan.

 

 

Perluas Jangkauan dan Diversifikasi Layanan

Dengan memperluas jangkauan dan diversifikasi layanan, PIS turut memperkuat posisi Indonesia sebagai poros maritim dunia serta mendukung terciptanya konektivitas laut yang efisien dan kompetitif, baik untuk kepentingan nasional maupun regional.

Di samping perluasan pasar, PIS juga terus menggencarkan diversifikasi produk. Meskipun tetap fokus terhadap bisnis inti dalam pengangkutan energi, PIS senantiasa menatap sektor lain yang memiliki potensi besar untuk digarap seperti halnya dry bulk.

"PIS aktif mengkaji berbagai produk di luar sektor energi sebagai diversifikasi produk angkutan kami. Penetrasi di pasar dry bulk adalah contoh konkret kami dalam mengembangkan bisnis PIS ke tahap lebih jauh. Langkah ini juga cara kami dalam mengantisipasi gejolak geopolitik yang begitu dinamis beberapa waktu terakhir ini," pungkas Eka.

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6