Harga Emas Dunia Menguat Lagi Usai Moody's Pangkas Peringkat AS

Harga emas dunia yang dianggap sebagai aset yang aman di tengah ketidakpastian geopolitik dan ekonomi, telah mencapai beberapa rekor tertinggi tahun ini dan naik 23,1% sepanjang tahun ini.

Diterbitkan 20 Mei 2025, 07:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Harga emas dunia kembali bergerak naik pada perdagangan hari Senin, setelah mengalami tekanan yang sangat dalam pada pekan kemarin. kenaikan harga emas dunia didorong oleh pelemahan dolar Amerika Serikat (AS) dan naiknya permintaan aset safe haven setelah Moody's menurunkan peringkat kredit pemerintah AS.

Mengutip CNBC, Selasa (20/5/2025), harga emas di pasar spot naik 0,9% menjadi USD 3.229,51 per ons. Harga emas berjangka AS ditutup 1,5% lebih tinggi menjadi USD 3.233,5 per ons.

Moody's memangkas peringkat AS menjadi "Aa1" dari "Aaa" pada pengumumannya di Jumat lalu. Penurunan peringkat negara dengan ekonomi terbesar di dunia ini karena meningkatnya utang dan biaya bunga yang jauh lebih tinggi daripada negara-negara dengan peringkat yang sama.

"Secara keseluruhan, selama beberapa bulan ke depan saya pikir emas adalah investasi yang aman sekaligus bagus mengingat penurunan peringkat AS. Bagi saya, saat ini, pelaku pasar saat ini masih beli dan tahan," kata analis senior RJO Futures Bob Haberkorn.

Indeks dolar AS mencapai level terendah sejak 8 Mei sementara indeks saham utama Wall Street merosot. Mata uang AS yang lebih lemah membuat emas lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya.

 

Ancaman Trump

Pasar keuangan juga terguncang ketika Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengatakan pada hari Minggu bahwa Presiden Donald Trump akan mengenakan tarif pada tingkat yang diancamkannya pada 2 April jika mitra dagang tidak bernegosiasi dengan "itikad baik."

Emas, yang dianggap sebagai aset yang aman di tengah ketidakpastian geopolitik dan ekonomi, telah mencapai beberapa rekor tertinggi tahun ini dan naik 23,1% sepanjang tahun ini.

Goldman Sachs mempertahankan perkiraan harga emasnya sebesar USD 3.700 per oz pada akhir tahun dan USD 4.000 per oz pada pertengahan 2026 sebagian karena diversifikasi sektor swasta yang sangat sederhana ke emas.

Di tempat lain, Trump akan berbicara dengan Presiden Rusia Vladimir Putin tentang perdamaian di Ukraina karena para pemimpin Eropa menuntut agar Moskow menerima gencatan senjata segera untuk menghentikan perang yang telah berlangsung selama tiga tahun.

 

Logam Lainnya

Untuk harga perak di spot naik 0,3% menjadi USD 32,36 per ons, sementara paladium naik 1,1% menjadi USD 998,26 per ons.

World Platinum Investment Council menuliskan dalam catatannya bahwa permintaan perhiasan platinum di China bangkit kembali setelah penurunan selama satu dekade, yang berkontribusi terhadap defisit platinum global yang lebih dalam dari perkiraan tahun ini.

Platinum naik tipis 1,4% menjadi USD 974,50 per ons.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6