Sukses

PGN Alirkan Gas Bumi untuk 800 Keluarga di Tangerang

Liputan6.com, Jakarta - Subholding Gas Pertamina PT PGN Tbk mengalirkan gas bumi ke 800 sambungan rumah tangga (SR) di Kabupaten Tangerang, Banten. Langkah PGN ini wujud dari komitmen dalam memberikan layanan energi yang kompetitif dan ramah lingkungan.

Sekretaris Perusahaan PGN Rachmat Hutama mengatakan, pasokan gas perdana (gas in) ke 800 rumah tangga merupakan program pembangunan jargas tahun 2021di Cluster Catalina Kabupaten Tangerang. Penyaluran gas bumi dilakukan secara bertahap, sebagian telah disalurkan perdana sekitar 400 SR.

"PGN telah melayani sekitar 35 ribu SR di Tangerang. Khusus wilayah Catalina sebanyak 800 SR dan bertahap akan dilakukan gas in, dimulai Sabtu, 13 Agustus 2022," kata Rachmat di Jakarta, Selasa (16/2022).

Rachmat mengungkapkan, dari penyaluran gas bumi masyarakat aka mendapatkan manfaat, salah satunya tidak perlu repot untuk ganti tabung dan tidak perlu khawartir kehabisan gas di tengah jalan saat sedang memasak.

Rachmat melanjutkan, yang lebih penting dari pasokan gas bumi tersebut adalah membantu UMKM sebab harga gas yang ditawarkan kompetitif sehingga lebih menguntungkan, selain itu ada skema pasca bayar atas penggunaan gas bumi tersebut.

"Semoga pembangunan jargas ini bisa mendapatkan dukungan dari pemerintah kabupaten Tangerang beserta aparat yang ada, dan juga mendapatkan dukungan dari masyarakat Kabupaten Tangerang,” tuturnya.

Pembangunan jargas di wilayah tersebut pun mendapatkan sambutan sangat baik dari Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang maupun masyarakat.

“Alhamdulillah hari ini kita akan melakukan peresmian dan penyaluran gas yang tentunya akan didapatkan oleh segenap warga masyarakat perumahan Catalina. Ini salah satu yang pertama (gas in),” ujar Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Mengurangi Emisi

Zaki menyatakan bahwa dari pemerintah daerah akan terus mendukung progam-program baik dari pemerintah pusat maupun BUMN, dalam rangka memberikan layanan yang maksimal kepada masyarakat, terutama layanan dasar kepada masyarakat. Salah satu hal yang penting adalah dari pengaliran gas ini, masyarakat mendapatkan pelayanan energi yang murah, bersih, dan aman. Tentunya akan jauh lebih menunjang masyarakat.

“Ini juga sangat penting, karena program ini akan mendukung Kabupaten Tangerang dalam mengurangi emisi dan penggunaan gas yang berasal dari fosil lainnya,” tutur Zaki.

Pemerintah Kabupaten Tangerang juga akan terus mendorong agar wilayah lain, terutama yang sudah mendekati dengan jalur pipa gas bisa mendapatkan fasilitas yang sama. Mudah-mudahan dengan penggunaan gas ini juga akan mendukung program Tangerang Bersih.

“Seperti UMKM, rumah tangga, ini akan lebih mudah lagi. Tidak perlu lagi khawatir kehabisan gas, karena ini akan secara konstan. Seperti listrik, kita akan mendapatkan pasokan. Tapi tentu saja bayarnya harus tertib nantinya,” imbuh Zaki.

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

3 dari 4 halaman

650 Ribu Keluarga RI Nikmati Gas Bumi

Sebelumnya, Subholding Gas Pertamina telah menyalurkan gas bumi ke 650 ribu rumah tangga selama semester I 2022, jumlah pengguna energi tersebut pun akan terus bertambah melalui program Gaskita.

Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PT PGN Tbk, Fadjar Harianto Widodo mengatakan, sampai dengan semester I 2022, subholding gas telah menyalurkan gas bumi sebanyak 95 juta meter kibik (m³) ke 650 ribu Sambungan Rumah Tangga.

"Penyaluran gas bumi tersebut setara dengan penghematan sekitar Rp. 1,78 triliun per tahun, atas benefit pengurangan import energi dan pengurangan subsidi, " kata Fadjar, di Jakarta, Sabtu (13/8/2022).

Menurut Fadjar, jumlah pengguna gas bumi pada sektor rumah tangga akan bertambah melalui program gas kita. Sampai dengan Juni 2022, GasKita PGN telah mengalir di 67 Kota per Kabupaten se-Indonesia.

Selanjutnya, komitmen tersebut dilanjutkan dengan rencana mengembangkan jargas GasKita melalui skema investasi internal dengan target sebanyak 400.000 sambungan rumah di tahun 2022.

"Gaskita adalah produk gas bumi yang disalurkan menggunakan jaringan gas bumi dan langsung terhubung ke dapur atau lokasi usaha pelanggan, " tuturnya.

Fadjar menyebutkan, banyak manfaat yang didapatkan, seperti kepraktisan karena tidak perlu ada penggantian tabung, suplai gas yang handal, dan juga sangat aman karena tim teknis selalu siap 24 jam untuk menyelesaikan kendala teknis.

“Benefit utama bagi negara tentang program pengembangan jargas adalah pengurangan subsidi energi dan penghematan devisa," tutur dia.

 

4 dari 4 halaman

Apresiasi

Untuk mengapresiasi masyarakat yang menggunakan gas bumi Subholding Gas Pertamina, PT PGN Tbk, menyelenggarakan undian Program Bedah Dapur Gaskita Periode 1 periode Juli 2022 dan telah dimenangkan oleh satu orang pemenang, dengan hadiah paket renovasi dapur senilai Rp 40 juta.

Renovasi dapur nantinya akan bergaya Japan Natural yang simple dan fungsional, sehingga tetap estetik walau menggunakan instalasi pipa.

Fadjar pun mengajak masyarakat untuk menggunakan jargas GasKita, sehingga memiliki kesempatan untuk mendapatkan hadiah Bedah Dapur GasKita di periode undian selanjutnya.

Program bedah dapur Gaskita diselenggarakan tiga kali dengan periode I Juli 2022, periode II Agustus 2022, dan periode III September 2022. Untuk mengikuti undian Bedah Dapur Gaskita ini, syaratnya cukup mudah. Peserta undian Bedah Dapur Gaskita wajib mendaftar berlangganan GasKita melalui pgas.id pada periode 1 Juli – 30 September 2022.

Kemudian memasukkan nomor registrasi berlangganan gas, nomor telepon, dan kota lokasi pemasangan Gaskita di www.pgn.id/bedahdapurgaskita.

“Semoga pengundian Bedah Dapur GasKita dapat menambah benefit yang baik bagi pendaftar Gaskita dan meningkatkan minat masyarakat untuk menggunakan jaringan gas,” pungkas Fadjar.

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS