Sukses

5 Hal Penting yang Perlu Dilakukan Pengusaha saat Bisnis Sedang Lesu

Liputan6.com, Jakarta Seseorang yang baru merintis usaha tentu akan menghadapi beragam rintangan yang harus tetap dilewati dengan baik. Terkadang perasaan ingin menyerah mungkin muncul. Namun, jangan cepat ambil keputusan tersebut demi tidak menyesal di kemudian hari.

Sebagai pemilik usaha kecil, Anda mungkin bertanya-tanya bagaimana cara agar dapat terus bertahan dari semua yang terjadi. Jika demikian, Anda tidak sendirian. Memiliki bisnis pribadi merupakan salah satu pekerjaan terberat dan memiliki tekanan untuk berkembang sangat sulit.

Biro Statistik Tenaga Kerja melaporkan hanya 25 persen dari usaha kecil akan melampaui operasi selama lebih dari sepuluh tahun. Sayangnya, statistik ini tidak berubah selama lebih dari 20 tahun.

Jadi, jika Anda tidak ingin menjadi bagian dari 75 persen kegagalan itu, ada lima hal yang setidaknya dapat Anda lakukan hari ini demi dapat meningkatkan peluang untuk sukses berbisnis meski usahanya masih merintis.

Melansir Forbes, Senin (4/6/2022), berikut ini lima hal yang perlu dilakukan pengusaha ketika berjuang mempertahankan bisnis bagi yang memiliki usaha kecil-kecilan atau masih merintis.

1. Jangan panik

Memang wajar jika Anda merasa kewalahan ketika bisnis sedang dalam menurun, tetapi cobalah untuk tetap tenang dan fokus mencari solusi. Ketakutan akan kegagalan mungkin akan datang jika Anda membiarkannya. Jadi, percayalah instingmu.

Selain itu, perubahan positif pun diperlukan. Percaya pada diri sendiri bahwa Anda bisa membalikkan keadaan tersebut.

 

2 dari 3 halaman

2. Cari Tahu Kesalahan dan Belajar

Apa tujuan awal Anda untuk bisnis ini dan bagaimana Anda berencana untuk mencapainya? Kendala apa yang Anda hadapi dan apakah Anda melakukan pivot sesuai dengan itu?

Duduk dan nilai kembali tujuan bisnis dan pribadi Anda. Dapatkan gambaran yang jelas tentang apa yang Anda inginkan, menilai di mana Anda berada saat ini, dan kemudian membuat rencana baru untuk bergerak maju.

Merekayasa balik tujuan jangka panjang menjadi tujuan pendek yang dapat ditindaklanjuti itu akan membawa Anda ke tempat yang Anda inginkan. Ingatlah untuk selalu mengingat impian dan tujuan Anda saat membuat keputusan bisnis agar tetap pada jalurnya.

3. Evaluasi Pengeluaran

Jika bisnis sedang berjuang secara finansial, Anda masih bisa menyelamatkannya. Mengelola pengeluaran bisnis sangat penting untuk kesuksesan.

Cek kembali pengeluran dan untuk apa saja uang tersebut. Jika Anda tidak menggunakan sistem akuntansi untuk melacak pengeluaran, buka laporan bank dan tinjau setiap pengeluaran selama beberapa bulan terakhir. Dengan begitu, Anda mungkin menemukan pengeluaran yang sekiranya tidak penting dan bisa dipangkas.

 

3 dari 3 halaman

4. Minta Saran dan Masukan Ahlinya

Kamu tidak sendiri. Banyak pengusaha lain akan dengan senang hati berbagi pengalaman dan menawarkan saran. Jika Anda tidak memiliki rekan, temukan setidaknya satu orang yang sekiranya bisa.

Namun, ada beberapa cara untuk terhubung dengan pemilik bisnis lain yang berpikiran sama. Jadi, bergabunglah dengan grup jaringan yang ada di daerah Anda. Dengan begitu, Anda bisa mencari grup online yang sesuai dengan niche dan menemukan pusat pengembangan bisnis kecil atau kantor serupa di dekat Anda untuk saling mendukung satu sama lain. Bahkan jika Anda bisa, temukan mentor yang bisa membimbing Anda melewati keterpurukan itu.

5. Jangan Menyerah!

Sebagian besar bisnis mengalami kesulitan di beberapa titik, tetapi melalui ketekunan dan perencanaan yang cerdas, Anda dapat mengembalikan semuanya ke jalurnya. Ingatlah bahwa Anda bertanggung jawab atas kemenangan diri sendiri. Jika Anda tidak menyukai jalan yang dijalani, Anda memiliki kemampuan untuk mengubahnya.

 

Reporter: Aprilia Wahyu Melati

Sumber: Merdeka.com