Sukses

Kenalkan Lucy Guo, Miliarder Wanita Terkaya di Bawah 40 Tahun dari Dunia Teknologi

Liputan6.com, Jakarta Siapa sangka perusahaan Scale AI milik Alexandr Wang yang kini menjabat sebagai CEO ternyata didirikan oleh sosok orang yang kini masuk dalam deretan miliarder wanita terkaya kedua di dunia. Lucy Guo namanya. Siapakah dia?.

Alexandr Wang menjadi miliarder mandiri termuda di dunia menginjak usianya yang baru 25 tahun. Kekayaan bersihnya sebesar USD 1 miliar sebagian besar berasal dari Scale AI, perusahaan rintisan yang didirikan pada tahun 2016. Platform teknologi itu saat ini sudah USD 7,3 miliar.

Akan tetapi, Wang bukan satu-satunya yang berperan dalam pendirian Scale AI. Salah satu pendirinya, Lucy Guo, juga turut memberikan kontribusi besar.

Melansir laman South China Morning Post, Rabu (22/6/2022), Forbes baru-baru ini telah menobatkan Guo sebagai salah satu wanita terkaya di bawah 40 tahun, peringkat kedua setelah Kylie Jenner dengan perkiraan kekayaan bersih USD 440 juta.

Adapun wanita lainnya yang masuk dalam daftar, di antaranya Taylor Swift, Rihanna, Maria Sharapova dan Huda Kattan.

Lantas, bagaimana sosok asli dari Guo sebagai salah satu perempuan yang aktif dalam dunia teknologi? Mengingat biasanya dunia teknologi didominasi oleh laki-laki.

Berikut ini beberapa fakta mengenai Lucy Guo yang menjadi pendiri Scale AI.

 

2 dari 3 halaman

Orang tua tidak mendukung berkarier di dunia teknologi

Menurut profil New York Post, Guo belajar cara membuat kode ketika dia di kelas dua. Sementara beberapa orang tua mungkin mendorong anak-anak mereka untuk mengejar apa yang mereka suka, namun hal itu tidak terjadi pada Guo yang kedua orang tuanya merupakan salah satu insinyur listrik.

Ibunya secara khusus melarang Guo memasuki dunia teknologi karena sulit bagi perempuan untuk sukses di bidang tersebut.

Akan tetapi, hal itu tidak menghentikan semangat dan tekad Guo untuk tetap melanjutkan impiannya demi kesuksesan di bidang teknologi.

Guo akhirnya belajar ilmu komputer di Carnegie Mellon, tetapi keluar untuk mengejar Thiel Fellowship yang didirikan oleh salah satu pendiri PayPal Peter Thiel.

Sesuai situs persekutuan, itu “memberikan USD 100.000 kepada kaum muda yang ingin membangun hal-hal baru daripada duduk di ruang kelas”.

Sebelum ikut mendirikan Scale AI, dia bekerja di situs Q&A Quora dan menjadi desainer wanita pertama Snapchat.

Buat bisnis lain selain Scale AI

Guo meninggalkan Scale AI pada tahun 2018, tahun di mana dia dan Wang berhasil masuk dalam daftar Forbes '30 under 30. Dia masih memegang enam persen saham di perusahaan itu.

Pada 2019, menurut Forbes, ia kemudian ikut mendirikan perusahaan ventura tahap awal Backend Capital.

Pada bulan April tahun ini, ia berhasil meluncurkan Momen start-up teknologi. Sesuai situs webnya, Moment didukung oleh Antifund, dana modal ventura yang didirikan oleh Geoffrey Woo dan Jake Paul.

Orang yang biseksual

Guo berbagi pengalamannya membuka diri kepada orang tuanya. Dalam video TikTok, dia berkata, "Saya harus keluar ke orang tua saya lebih awal dari yang diharapkan karena saya harus membuat dana perwalian untuk mereka, ASAP."

Dia kemudian menunjukkan tangkapan layarnya yang memberi tahu ayahnya bahwa dia menyukai pria dan wanita. Kemudian balasan ayahnya menunjukkan ketidaksetujuan atas keputusannya Guo tersebut.

 

 

3 dari 3 halaman

Sering berolahraga

Strauss Zelnick mungkin disebut-sebut sebagai “America’s fittest CEO”, tetapi tampaknya Guo mungkin melebihinya. Sebab, Guo pernah merekam video HIIT berdurasi tiga jam di YouTube untuk menunjukkan daya tahannya.

Selain rutinitas HIIT ini, dia menulis dalam deskripsi video bahwa dia juga berlari 16-32 km (10-20 mil) per hari dan melakukan HIIT atau latihan kekuatan lagi sebelum makan malam. Jadi, dia berolahraga dengan total 5,5 jam dalam sehari.

 

Bertentangga dengan David Beckham

Guo memiliki unit mewah di Museum Seribu di Miami, Florida yang dilaporkan bernilai USD 6,7 juta.

Menurut profil New York Post, Guo ternyata bertetangga dengan David Beckham. Akan tetapi, ketika dia naik lift dengan bintang sepak bola itu, dia tidak mengenalinya. Dia hanya mengetahuinya saat temannya berkata, "Ya Tuhan, itu adalah David Beckham."

 

Reporter: Aprilia Wahyu Melati