Sukses

PPI Curug dan Angkasa Pura II Latih Puluhan Pemuda Keahlian Ground Handling

Liputan6.com, Jakarta - Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI Curug) dan PT Angkasa Pura Solusi Integra yang merupakan anak usaha dari PT Angkasa Pura II, melatih puluhan pemuda keahlian ground handling. Para pemuda tersebut adalah mereka yang tinggal di sekitar empat bandara yang dikelola oleh PT Angkasa Pura II (Persero). 

Pelatihan ground handling kebandarudaraan itu dijalankan selama sepekan yaitu mulai 6 Desember 2021  hingga 13 Desember 2021.

Senior General Manager of Community Development Center PT Angkasa Pura II Amirzal mengungkapkan, seluruh peserta pelatihan berasal dari empat wilayah berbeda, yaitu Bandara Kualanamu Medan, Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta, Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, dan Bandara Husein Sastranegara Bandung.

Puluhan pemuda ini harus mengikuti seleksi dahulu sebelum mendapatkan pelatihan.

"Kegiatan Pelatihan Cargo Handling ini dilaksanakan selama 7 hari dan diikuti oleh 25 orang peserta lulusan SLTA yang direkrut dari masyarakat sekitar bandar udara yang menjadi bagian tulang punggung keluarga di sekitar 4 wilayah bandara," ujarnya, dalam sambutannya di PPI Curug, Kabupaten Tangerang, Senin (13/12/2021).

Pelatihan ini diharapkan mampu membantu pemerintah dalam menekan angka pengangguran, penyaluran lulusan sekolah kejuruan dan menyiapkan kebutuhan tenaga kerja siap guna.

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 2 halaman

Sertifikat Resmi

Direktur PPI Santosa mengungkapkan, 25 siswa ini dilatih langsung oleh tenaga pengajar dari Politeknik Penerbangan Indonesia dan juga tenaga praktisi dari PT Angkasa Pura II.

"Mereka ini dilatih langsung oleh instruksi dari PPI dan juga praktisi dari PT Angkasa Pura II. Sehingga bisa memaksimalkan keahlian mereka ketika ada panggilan kerja dibidang kebandarudaraan,"kata Asri.

Lulusan pelatihan ini pun mendapatkan sertifikat resmi yang dikeluarkan oleh PT Angkasa Pura II. Sehingga, bilamana puluhan putera daerah ini kembali ke daerah asalnya, bisa digunakan untuk melamar pekerjaan dan menjadi nilai lebih sendiri.