Sukses

Menko Luhut: Kualitas Bandara Kediri Harus Baik, Awasi Pembangunannya

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan bersama Menteri ATR/Kepala BPN Sofyan Djalil meninjau pembangunan Bandara Dhoho Kediri, Jawa Timur. Bandara Kediri ini masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN).

Menko Luhut menjelaskan, karena masuk dalam PSN, semua pihak yang terlibat harus mengawasi dengan benar pembagunan Bandara Kediri. Ia pun menekankan bahwa Bandara Dhoho ini harus memiliki kualitas yang baik.

Tidak hanya itu, dirinya juga mengingatkan kepada seluruh stakeholder terkait untuk terus dapat menjaga soliditas dan semangat dalam melaksanakan pembangunan Konektifitas antara Bandara Kediri dengan jalan Tol Kediri Tulungagung.

Pembangunan Bandara Dhoho Kediri akan berdampak pada perekonomian di Jawa Timur Bagian Selatan.

“Jadi saya pikir ini akan punya dampak di Selatan Jawa Timur dari mulai Trenggalek, Pacitan, sampai ke Banyuwangi. Saya kira tidak perlu ke Surabaya lagi,” ungkap Luhut dikutip dari keterangan tertulis, Rabu (1/12/2021).

Untuk itu, pemerintah akan terus berkomitmen dalam mendorong percepatan pembangunan Bandara Kediri dengan memberikan dukungan kepada PT Gudang Garam dalam penyelesaian masalah pembangunan bandara seperti pembahasan lahan, sehingga pembangunan dapat selesai target yang direncanakan yaitu pada Juni 2023.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 2 halaman

Pembebasan Lahan

Pada kesempatan yang sama Menteri ATR/Kepala BPN Sofyan A. Djalil mengatakan dirinya turut hadir di sana untuk membantu dalam rangka pembebasan lahan.

“Oleh sebab itu, kepada teman-teman BPN, tadi Pak Menko sudah perintahkan Pak Deputinya untuk membangun all out, oleh karena itu, kita harus lebih proaktif, mari kita siapkan diri kita untuk menyelesaikan pengadaan tanah ini cepat mungkin,” tegas Menteri Sofyan.

Selain itu Menteri Sofyan juga mengapresiasi PT Gudang Garam yang sudah menggelontorkan dananya untuk pembangunan Bandara ini.

“Saya pikir apa yang dilakukan Gudang Garam ini luar biasa, ini bagian Selatan Jawa Timur masih banyak sekali kelemahan infrastruktu. Gudang Garam saya pikir ini dalah bagian dari payback, membayar kembali kepada daerah dimana Gudang Garam telah dibesarkan oleh daerah ini,” katanya.