Sukses

Stabil di Awal Pekan, Cek Rincian Harga Emas Pegadaian per 15 Februari 2021

Liputan6.com, Jakarta - PT Pegadaian (Persero) yang merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menawarkan jasa jual dan beli emas. Layanan ini melengkapi jasa gadai yang telah ditawarkan sebelumnya.

Ada beberapa jenis emas yang dijual oleh perusahaan yang didirikan sejak 1901 di Sukabumi Jawa Barat ini. Jenis emas yang terdaftar adalah emas Antam, emas Retro, emas Batik, dan emas UBS. Semua jenis emas itu hanya tersedia di outlet Pegadaian.

Setiap harinya harga emas yang dijual terus berubah. Namun pada Senin, 15 Februari 2021, harga semua jenis emas terpantau masih stabil.

Berikut ini daftar lengkap dan terbaru harga emas PT Pegadaian (Persero) pada 15 Februari 2021:

Harga Emas Antam

- 2,0 gram = Rp1.911.000

- 3,0 gram = Rp2.840.000

- 5,0 gram = Rp4.697.000

- 10,0 gram = Rp9.335.000

- 25,0 gram = Rp23.206.000

- 50,0 gram = Rp46.328.000

- 100,0 gram = Rp92.575.000

- 500,0 gram = Rp462.098.000

- 1000,0 gram = Rp924.154.000

 

Harga Emas Antam Retro

- 0,5 gram = Rp451.000

- 1,0 gram = Rp902.000

- 2,0 gram = Rp1.804.000

- 3,0 gram = Rp2.706.000

- 5,0 gram = Rp4.510.000

- 10,0 gram = Rp9.020.000

- 25,0 gram = Rp22.550.000

- 50,0 gram = Rp45.100.000

- 100,0 gram = Rp90.200.000

 

Harga Emas Antam Batik

- 0,5 gram = Rp620.000

- 1,0 gram = Rp1.143.000

 

Harga Emas UBS

- 0,5 gram = Rp499.000

- 1,0 gram = Rp934.000

- 2,0 gram = Rp1.854.000

- 5,0 gram = Rp4.580.000

- 10,0 gram = Rp9.111.000

- 25,0 gram = Rp22.732.000

- 50,0 gram = Rp45.369.000

- 100,0 gram = Rp90.701.000

- 250,0 gram = Rp226.684.000

- 500,0 gram = Rp452.834.000

- 1000,0 gram = Rp904.689.000

 

Reporter: Aprilia Wahyu Melati

2 dari 4 halaman

Bersaing dengan Bitcoin, Harga Emas Diperkirakan Tertekan Sepanjang Pekan

Analis di Wall Street memperkirakan harga emas akan melanjutkan pelemahan setelah gagal menembus level resisten di USD 1.850 per ounce. Sedangkan investor ritel memperkirakan harga emas akan bullish setelah jatuh ke level terendah dalam tiga bulan.

Banyak analis di Wall Street memperkirakan harga emas akan tetap di bawah tekanan dalam waktu dekat karena investor fokus pada lonjakan momentum di pasar saham.

Pada saat yang sama, analis mengatakan bahwa banyak investor mengalihkan investasinya ke bitcoin, yang diperdagangkan pada rekor tertinggi sebagai lindung nilai baru yang berpotensi melawan inflasi.

"Dengan kepercayaan investor yang tinggi saat ini, tidak banyak permintaan untuk tempat berlindung yang defensif," kata kepala analis SIA Wealth Management, Colin Cieszynski.

"Selain itu, pelaku pasar akan mencari alternatif untuk dolar AS dan lebih fokus pada Bitcoin dan cryptocurrency lain dibanding logam mulia." tambah dia.

Pekan ini, 14 analis berpartisipasi dalam survei Kitco. Sebanyak 10 analis atau 71 persen memperkirakan harga emas turun minggu ini. Sementara itu, analis yang bullish dan netral mendapat suara sama yaitu masing-masing 14 persen.

Sedangkan investor ritel yang ikut dalam survei online mencapai 1.257 suara. Di antara mereka, 644 suara atau 51 persen mengatakan harga emas akan bullish.

Sedangkan 350 investor lainnya atau 28 persen mengatakan harga emas akan bearish. Sementara 263 pemilih atau 2i persen netral.

3 dari 4 halaman

Harga Emas Menuju Pencapaian Mingguan Terbaik dalam 3 Pekan

Harga emas dunia bergerak stabil dipicu investor yang menunggu katalis baru. Meskipun harga emas berada di jalur pencapaian mingguan terbaik dalam tiga minggu, dibantu oleh melemahnya dolar.

Melansir laman Nasdaq, Jumat (12/2/2021), harga emas di pasar spot stabil di posisi USD 1.825,21 per ounce. Harga naik 0,7 persen dalam sepekan. Adapun harga emas berjangka AS tergelincir 0,1 persen menjadi USD 1.825,40.

Adapun nilai tukar Dolar menuju penurunan minggu pertama dalam tiga pekan, karena adanya sinyal pasar pekerjaan AS melemah yang bisa merusak ekspektasi investor tentang kecepatan pemulihan pandemi Covid-19.

Tercatat, klaim pengangguran AS turun sedikit pada minggu lalu karena pasar tenaga kerja terus menurun.

Namun penurunan kasus COVID-19 baru telah meningkatkan optimisme yang berhati-hati bahwa momentum dapat meningkat pada musim semi.

Di sisi lain, Presiden Joe Biden berencana meminta Kongres bulan ini untuk berinvestasi besar-besaran dalam infrastruktur setelah paket bantuan COVID-19 senilai USD 1,9 triliun direstui Kongres dalam beberapa hari ke depan tanpa dukungan Partai Republik yang signifikan.

Biden dan mitranya dari China Presiden Xi Jinping saling berkomunikasi via telepon pertamanya pada hari Kamis. Dalam pembicaraan tampak ada perselisihan dalam banyak masalah, bahkan ketika Xi memperingatkan konfrontasi akan menjadi "bencana" bagi kedua negara.

"peluncuran vaksin yang lebih lambat dari perkiraan dan munculnya varian virus korona dapat membuat kekebalan kawanan terhadap COVID-19 menjadi sulit, tetapi itu seharusnya tidak menghentikan ekonomi dari rebound," menurut seorang bankir sentral AS.

Adapun harga platinum di pasar spot turun 1,3 persen menjadi USD 1.218,67 per ounce, tetapi ditetapkan untuk mencatat minggu terbaiknya sejak awal Desember, dengan kenaikan sebesar 8,5 persen.3 dari 3 halaman

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: