Sukses

593 Ribu Kendaraan Diprediksi Padati Jalan Tol Saat Tahun Baru Imlek 2021

Liputan6.com, Jakarta Puncak arus lalu lintas keluar Jabotabek di jalan tol kelolaan Jasa Marga dalam rangka libur Tahun Baru Imlek 2021 diprediksi terjadi pada Jumat, 12 Februari 2021 ini. Sedangkan, prediksi puncak arus lalin kembali menuju Jabotabek terjadi pada hari Minggu, 14 Februari 2021.

Pada hari ini, diprediksi 593 ribu kendaraan bakal melintasi jalanan untuk pergi ke luar Jabodetabek di jalan tol.

"Diprediksi jumlah kendaraan yang keluar dari wilayah Jabotabek pada periode libur Tahun Baru Imlek mencapai 593 ribu kendaraan, jumlah ini 5,6 persen lebih tinggi dibandingkan dengan arus lalin normal pada 2020," ujar Operation and Maintenance Management Group Head Jasa Marga Atika Dara Prahita, dalam keterangan resminya.

Adapun pada puncak arus lalin keluar Jabotabek, diprediksi sebanyak 167 ribu kendaraan akan melintasi 4 Gerbang Tol (GT) utama, yakni GT Cikupa (arah Barat), GT Ciawi (arah Selatan) serta GT Cikampek Utama dan GT Kalihurip Utama (arah Timur).

Sementara itu, Atika menambahkan, diprediksi jumlah kendaraan kembali menuju Jabotabek setelah libur Tahun Baru Imlek mencapai 560 ribu kendaraan. Angka ini lebih tinggi 4,2 persen dibandingkan dengan lalin normal 2020.

"Pada puncak arus lalin kembali ke Jabotabek diprediksi sebanyak 179 ribu kendaraan akan melintasi 4 GT utama," katanya.

 

2 dari 3 halaman

Antisipasi Jasa Marga

Untuk mengantisipasi kepadatan yang berpotensi terjadi saat periode libur Tahun Baru Imlek, Jasa Marga telah menyiapkan langkah antisipasi untuk layanan transaksi, layanan lalu lintas, layanan konstruksi dan layanan tempat istirahat/rest area.

Antisipasi tersebut ialah antisipasi kepadatan lalu lintas di gerbang tol utama, menyiapkan mobile reader, keberfungsian peralatan tol dan kelengkapan operasional di setiap Gerbang Tol serta penyiagaan sarana prasarana dan penempatan personel untuk rekayasa lalu lintas pada titik-titik rawan kepadatan.

Kemudian menyiagakan personil dan sarana untuk antisipasi keadaan darurat apabila terjadi genangan air.

Khusus pada layanan di tempat istirahat, Heru menjelaskan, Jasa Marga mengoptimalkan layanan di berbagai fasilitas yang tersedia dengan penerapan physical distancing melalui pembatasan pengunjung dan kapasitas parkir maksimum 50 persen, sebagai pencegahan penyebaran Covid-19.

"Kami mohon komitmen pengguna jalan untuk dapat disiplin protokol kesehatan dimanapun berada. Bawa bekal dari rumah dan pastikan BBM terisi penuh sebelum melakukan perjalanan. Jika harus mampir ke rest area untuk istirahat, kami imbau untuk tetap menggunakan masker, mencuci tangan dan jaga jarak, memilih untuk take away makanan dibandingkan makan di tempat, membawa peralatan ibadah pribadi dan kami imbau untuk berada di rest area maksimal 30 menit,” ujar Corporate Communication and Community Development Jasa Marga Dwimawan Heru.

Jasa Marga mengimbau pengguna jalan yang hendak bepergian untuk memastikan kondisi kendaraan dan pengendara dalam keadaan prima, jaga jarak aman kendaraan serta pastikan kecukupan saldo uang elektronik.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Ini