Sukses

Belum Ikut Kartu Prakerja? Masih Bisa Daftar di Gelombang 10

Liputan6.com, Jakarta - Pendaftaran Kartu Prakerja gelombang 9 akan ditutup pada hari ini, Senin (21/9/2020), pukul 12.00 WIB. Sebelumnya, pendaftaran gelombang 9 ini telah dibuka sejak Kamis 17 September 2020, lalu.

“Sobat Prakerja, Mimin mau mengumumkan bahwa Gelombang 9 akan ditutup siang ini, tanggal 21 September 2020 pukul 12.00 WIB,” dikutip dari laman instagram @prakerja.go.id, Senin (21/9/2020).

Melalui laman tersebut, Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja mengingatkan bagi yang telah memiliki akun Prakerja, bisa segera bergabung dalam gelombang 9 ini.

Seperti pada gelombang-gelombang sebelumnya, peserta yang lolos akan mendapat SMS pemberitahuan ke nomor yang terdaftar pada akun Prakerja. Rencananya, program ini akan berlanjut pada gelombang 10.

“Bagi Sobat yang belum sempat bergabung ke Gelombang 9, jangan khawatir! Sobat masih bisa bergabung ke Gelombang berikutnya kok,” tulis akun tersebut.

2 dari 4 halaman

Buruan Daftar, Kartu Prakerja Gelombang 9 Ditutup Siang Ini

Program Kartu Prakerja akan segera ditutup siang ini, Senin (21/9/2020) pukul 12.00 WIB. Hal itu disampaikan melalui akun Instagram resmi Kartu PraKerja @prakerja.go.id.

Dalam postingan tersebut, peserta yang sudah memiliki akun Prakerja diarahkan untuk mengklik "Gabung" pada Gelombang 9.

"Sobat Prakerja, Mimin mau mengumumkan bahwa Gelombang 9 akan ditutup siang ini, tanggal 21 September 2020 pukul 12.00 WIB. Bagi Sobat Prakerja yang sudah memiliki akun Prakerja, pastikan Sobat sudah klik Gabung pada Gelombang 9, ya," demikian dikutip Liputan6.com.

Seperti pendaftaran sebelumnya, untuk peserta yang lolos akan mendapat pesan/SMS pemberitahuan ke nomor handphone yang terdaftar pada akun Kartu Prakerja.

"Pastikan Sobat tetap menggunakan nomor HP tersebut, ya," ujar admin @prakerja.go.id.

Adapun hingga Minggu (20/9/2020) kemarin, pendaftar Kartu Prakerja telah mencapai lebih dari 5 juta orang. Kuotanya sendiri tetap sama, yakni 800 ribu orang.

Jumlah peserta Program Kartu Prakerja telah mencapai 4,6 juta peserta, terhitung sejak gelombang pertama pada April 2020 lalu sampai dengan gelombang 8 yang baru saja ditutup pada Senin, 14 September 2020 lalu. Jumlah ini nyaris memenuhi target pemerintah yakni 5,6 juta peserta. 

3 dari 4 halaman

Ingat, Segera Ikuti Pelatihan Usai Terima Kartu Prakerja bila Tak Ingin Status Dihapus

Pemerintah mencabut status kepesertaan 180 ribu pendaftar Program Kartu Prakerja. Itu karena mereka belum memanfaatkannya untuk mengikuti pelatihan.

Head of Communications Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja Louisa Tuhatu mengatakan, pencabutan kepesertaan Kartu Prakerja telah di atur dalam Permenko 3 Tahun 2020 dan Permenko 11 Tahun 2020, apabila dalam 30 hari pasca menerima Kartu Prakerja, peserta belum memanfaatkannya untuk membeli pelatihan.

Usai dicabut statusnya, 180 orang peserta ini tidak dapat mendaftar program Kartu Pra Kerja kembali.

"Setelah pencabutan ini, mereka tidak bisa mendaftar lagi di Kartu Prakerja," jelas Louisa kepada Liputan6.com, Minggu (20/9/2020).

Louisa turut menjelaskan alasan dicabutnya status kepesertaan itu berdasarkan early tracking. "Ada 3 alasan utama, yaitu sudah dapat pekerjaan, lupa password, dan tidak tahu apa yang harus dilakukan," kata Louisa.

Louisa menambahkan, sejak 20 Maret 2020, Manajemen Kartu Prakerja telah melakukan sosialisasi di berbagai kanal, membuat FAQ (Frequently Asked Questions), dan menyediakan berbagai saluran kepada masyarakat untuk bertanya perihal program ini.

Manajemen Pelaksana juga telah mengirimkan SMS reminder (pengingat) kepada semua penerima pada H-7 sebelum status kepesertaan kedaluarsa.

Hal ini dilakukan agar peserta yang sudah berhasil. mendaftar Kartu Pra Kerja dapat segera memanfaatkan benefit sebelum kadaluarsa.  

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: