Sukses

Top 3: Penampakan Proyek Pertamina di Tengah Gurun Pasir Aljazair

Liputan6.com, Jakarta - Pertamina Internasional EP (PIEP) melalui anak usaha Pertamina Algeria EP telah menyelesaikan pengeboran pengembangan fase 4 di lapangan Menzel Ledjmet Nord (MLN) Blok 405A, Aljazair.

Proyek fase 4 ini dilaksanakan dengan tujuan memaksimalkan potensi lapangan MLN Aljazair, dimana saat ini proyek tersebut telah menyelesaikan workover sebanyak 15 sumur. Selain itu, perseroan juga menuntaskan 12 sumur dari pengeboran sumur terakhir yakni MLC-9P yang telah selesai 17 Maret 2020. Sumur tersebut diproyeksikan mencapai puncak produksi di 2021.

Artikel mengenai proyek Pertamina di Aljazair ini menjadi salah satu artikel yang banyak dibaca. Selain itu masih ada beberapa artikel lain yang layak untuk disimak.

Lengkapnya, berikut ini tiga artikel terpopuler di kanal bisnis Liputan6.com pada Minggu 30 Agustus 2020:

1. Di Tengah Gurun Pasir, Intip Penampakan Proyek Pertamina di Aljazair

Pertamina Internasional EP (PIEP) melalui anak usaha Pertamina Algeria EP telah menyelesaikan pengeboran pengembangan fase 4 di lapangan Menzel Ledjmet Nord (MLN) Blok 405A, Aljazair.

Proyek fase 4 ini dilaksanakan dengan tujuan memaksimalkan potensi lapangan MLN Aljazair, dimana saat ini proyek tersebut telah menyelesaikan workover sebanyak 15 sumur. Selain itu, perseroan juga menuntaskan 12 sumur dari pengeboran sumur terakhir yakni MLC-9P yang telah selesai 17 Maret 2020. Sumur tersebut diproyeksikan mencapai puncak produksi di 2021.

Dengan selesainya sumur ke-12 (MLC-9P) ini, seluruh lingkup pengeboran pengembangan dan workover MLN fase 4 telah selesai dilaksanakan. Itu ditandai dengan Ceremonial Drilling Accomplishment oleh jajaran menejemen PIEP.

Direktur Utama Pertamina Internasional Explorasi Produksi John Anis mengatakan, penyelesaian ini menunjukkan komitmen Pertamina terhadap lingkungan di sekitar wilayah kerja.

"Jika dibandingkan dengan kegiatan industri migas di Aljazair lainnya, pada umumnya sampai saat ini masih menggunakan diesel sebagai bahan dasar fluida pemboran, yang tentunya secara environment akan berdampak negatif terhadap lingkungan," ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (29/8/2020).

Baca artikel selengkapnya di sini

2 dari 3 halaman

2. Punya Aduan Soal Subsidi Gaji? Simak Caranya

Program subsidi gaji Rp 2,4 juta bagi pekerja formal dengan gaji di bawah Rp 5 juta per bulan masih menimbulkan sejumlah pertanyaan di kalangan tenaga kerja. Banyak di antaranya yang merasa tercatat sebagai peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan, namun tidak terdaftar pada calon penerima.

Menanggapi hal tersebut, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mempersilakan para calon penerima untuk mengadukan kegelisahannya secara langsung kepada pihak BPJS Ketenagakerjaan.

"Biar enak daripada ngadunya ke tempat lain, daripada salah alamat langsung mendatangi Kantor BPJS (Ketenagakerjaan), kantor BPJS terdekat atau langsung kontak ke pusat. Tapi BPJS alamat yang tepat," ujar Karo Humas Kemnaker Soes Hindharno dalam pesan suaranya kepada wartawan, Sabtu (29/8/2020).

Selain itu, Soes mengatakan, calon penerima subsidi gaji juga dapat menanyakan soal status kepesertaannya kepada Kementerian Ketenagakerjaan. Pertanyaan pun bisa dilontarkan secara online melalui kanal resmi milik instansi.

Baca artikel selengkapnya di sini

3 dari 3 halaman

3. BPJT: Kami Tak Pernah Merencanakan Jalan Tol untuk Sepeda

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) kini tengah menindaklanjuti usulan Pemerintah Provonsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk menyediakan lintasan khusus bagi sepeda balap atau road bike di Jalan Tol Dalam Kota ruas Cawang-Tanjung Priok.

Permohonan ini diajukan dalam sebuah surat tertanggal 11 Agustus 2020 kepada Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono. Surat tersebut diberikan atas dasar adanya peningkatan volume pengemudi sepeda setiap pekannya.

Berdasarkan isi surat yang dikirimkan tersebut, Pemprov DKI meminta agar ruas Tol Cawang-Tanjung Priok dapat digunakan untuk jalur sepeda. Tujuannya untuk mengakomodasi pengguna sepeda yang ramai berseliweran setiap hari Minggu pukul 06.00-09.00 WIB.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR Danang Parikesit menyampaikan, selama ini pihaknya tidak pernah terfikirkan dan memiliki rencana penggunaan jalan tol untuk pesepeda.

"Kami tidak pernah merencanakan tol untuk sepeda," kata Danang kepada Liputan6.com, Sabtu (29/8/2020).

Baca artikel selengkapnya di sini