Sukses

Kisah Istri Bill Gates yang Lepas Pekerjaan demi Urus Anak

Liputan6.com, New York - Tak hanya cantik, Melinda Gates, istri salah satu orang terkaya dunia, Bill Gates, juga ternyata seorang ibu yang sangat baik.

Itu terbukti saat Melinda Gates memutuskan untuk meninggalkan jabatan eksekutif di Microsoft demi menjadi ibu rumah tangga dan hanya fokus mengurus anak di rumah.

Melansir laman Business Insider, seperti ditulis Minggu (5/5/2019), dalam buku  terbarunya, "The Moment of Lift", Melinda mengatakan, Gates bahkan hingga terperangah mendengar keputusannya tersebut. Dia tak pernah menyangka sang istri dengan segala kecerdasannya berhenti bekerja demi mengurus anaknya.

Melinda merupakan seorang lulusan dari jurusan ilmu komputer dan bisnis. Ia mengawali kariernya dengan bergabung bersama Microsoft di akhir 1980-an saat Microsoft masih merupakan perusahaan kecil.

Kariernya terus menanjak hingga akhirnya dia mengawasi sebuah tim beranggotakan lebih dari 1.000 orang. Di masa itulah, dia bertemu dengan suami sekaligus CEO Microsoft saat ini, Bill Gates di salah satu acara makan malam kantor.

Microsoft merupakan salah satu faktor utama yang mengikat cinta Bill Gates dan Melinda. Namun, saat Melinda hamil anak pertama mereka, Jennifer, prioritasnya berubah drastis.

Melinda memutuskan untuk berhenti bekerja demi membesarkan sang anak. Baginya, seperti itulah seharusnya yang dilakukan seorang ibu.

 

2 dari 3 halaman

Bill Gates Terkejut

Rupanya, Gates tak memiliki asumsi serupa. Melinda bahkan mengatakan, sang suami terperangah dan terkejut bukan main saat dia mengatakan tak akan kembali lagi ke Microsoft.

"Apa maksudmu? Kamu tak akan bekerja lagi?" ungkap Melinda menirukan Gates yang terkejut.

Melinda mengatakan, dirinya dibesarkan di lingkungan kelas menengah di Dallas, Texas, yang sebagian besar wanita tidak bekerja. Ibunya memang memimpin sebuah bisnis properti kecil, tapi dia juga tetap di rumah mengurus anak.

"Saya memiliki panutan ibu bekerja di bisnis kecil, tapi saya tidak memiliki panutan ibu yang sepenuhnya bekerja di rumah," tuturnya.

Dia juga mengatakan, karena suaminya mengelola salah satu perusahaan paling besar di dunia, dia tahu Gates tak akan bisa meninggalkan pekerjaannya. Demi meyakinkan Gates, Melinda juga menerangkan, jika mereka ingin menanamkan nilai-nilai kehidupan pada sang anak, seseorang harus tinggal di rumah.

Akan tetapi,  itu bukan berarti Gates selamanya setuju Melinda hanya tinggal di rumah.

"Gates merupakan sosok yang luar biasa sangat mendukung. Bahkan setelah Jenn lahir, dia masih menanyakan pada saya tentang apa yang ingin saya lakukan, karena dia tahu saya sangat suka bekerja dan menggunakan bakat serta kemampuan yang saya miliki," papar Melinda.

Saat ketiga anak Gates mulai tumbuh besar, prioritasnya mulai bergeser. Namun, dia menegaskan, kalau kejadian ini berulang, dirinya tetap akan memilih berhenti bekerja demi keluarga.

 

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini