Sukses

Jack Ma: Perencanaan Panjang adalah Kunci Sebuah Kesuksesan

Liputan6.com, Jakarta - Lahir dari keluarga yang tidak mempunyai banyak uang serta banyak yang merendahkan, tidak membuat Jack Ma kecil hati untuk meraih kesuksesan. Meski telah mengumumkan bahwa ia akan meninggalkan Alibaba, kisahnya dalam membangun perusahaan raksasa e-Commerce itu selalu menarik untuk dipelajari. 

Mengutip CNBC, Minggu (15/9/2018) pendiri alibaba ini mengatakan kesuksesan ia merupakan kisah yang sangat terstruktur. Menurutnya, semua pencapaian kesuksesan tersebut ialah hasil rencana yang panjang.

"Saya banyak menghabiskan pikiran dan tenaga saya dalam rencana kesuksesan yang saya bangun dalam kurun waktu 10 tahun. Transisi inilah yang kemudian mengantarkan Alibaba pada perusahaan dengan tata kelola yang baik," tuturnya. 

Lebih lanjut, Jack Ma juga peduli pada masa depan perusahaannya itu. Ini dibuktikan dengan mundurnya ia sebagai CEO Alibaba. 

"Kami mendirikan Alibaba dengan misi menjadi perusahaan yang dapat China banggakan dan dapat bertahan selama 102 tahun lamanya. Namun kami menyadari perlu ada bakat-bakat baru yang hadir dan tak mungkin hanya bergantung pada satu foundernya saja," ujar Jack Ma

2 dari 3 halaman

Misi lain Jack Ma

Seperti diketahui sebelumnya beredar kabar bahwa mundurnya Jack Ma dari Alibaba disebabkan ia ingin lebih fokus pada dunia pendidikan dan juga filantropi.

Jack Ma juga ingin berfokus pada pembangunan pemuda dan wanita, mendorong mereka untuk menjadi pengusaha handal.

"Saya masih banyak mimpi yang ingin dicapai. Mereka yang mengetahui saya pasti tahu betul bahwa saya tidak bisa berpuas diri pada satu kesuksesan saja," ungkapnya.

"Saya juga ingin kembali pada dunia pendidikan, karena inilah yang saya cintai sejak dulu. Dunia itu besar dan saya sangat kecil, selagi bisa saya ingin mencoba banyak hal," tutupnya.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Napak Tilas Kisah Jack Ma, dari Guru Miskin hingga Jadi Miliarder Terpandang
Artikel Selanjutnya
Mengenal Daniel Zhang, Suksesor Jack Ma di Alibaba