Sukses

Hutama Karya Harus Percepat Pembangunan Tol Trans Sumatera

Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) telah menunjuk Bintang Perbowo untuk menduduki jabatan Direktur Utama PT Hutama Karya (Persero). Sebelumnya, Bintang adalah Direktur Utama PT Wijaya Karya (Persero) Tbk.

Menteri BUMN Rini Soemarno memilih Bintang bukan tanpa alasan. Pengalamannya di sektor kontruksi dan sifat kepemimpinan Bintang sangat dibutuhkan untuk menangani Hutama Karya.

Tentu saja, ada pekerjaan rumah yang dititipkan Kementerian BUMN kepada Bintang di Hutama Karya.

"Percepat pembangunan jalan Tol Sumatera karena konsesinya memang buat Hutama Karya. Atur financing, sehingga tetap sehat," kata Deputi Bidang Usaha Konstruksi dan Sarana Prasarana Perhubungan (KSPP) Ahmad Bambang kepada Liputan6.com, Kamis (26/4/2018).

Ahmad Bambang memandang selama ini pembangunan proyek jalan tol Trans Sumatera berjalan cukup moderat. Hal ini juga menjadi alasan mengapa I Gusti Ngurah Putra yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Utama Hutama Karya kini ditempatkan sebegai Direktur Utama PT Waskita Karya (Persero) Tbk.

"Betul, pembangunan Trans Sumatera masih kurang karena belum sinkron antara Hutama Karya sebagai pemegang konsesi dengan Waskita Karya selaku kontraktor utama. Makanya, Dirut Hutama Karya yang lama dipindah ke Waskita biar sekalian mempercepat," cerita Ahmad Bambang.

 

1 dari 2 halaman

Kaji Ulang

Menteri BUMN Rini Soemarno mengangkat Bintang Perbowo sebagai Direktur Utama Hutama Karya. Usai mendapat Surat Keputusan Menteri Rini, Bintang akan langsung bertemu dengan manajemen Hutama Karya dan juga komisaris untuk memetakan rencana dalam mengelola Hutama Karya.

"Pertama, apa sih proyek strategis nasional yang akan diselesaikan HK tahun ini. Kita akan review mana yang menjadi prioritas utama, mana yang tidak," ucap Bintang di Kementerian BUMN pada Rabu kemarin.

Tak hanya itu, yang juga menjadi perhatian Bintang dan tak kalah penting adalah mengenai kedisiplinan dalam menjalankan ketentuan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3). Hal ini mengingat belakangan banyak sorotan masyarakat mengenai proyek-proyek yang dikerjakan BUMN.

Bintang mengaku, baru mendapatkan kabar jika Kementerian BUMN untuk penyerahan SK pada pagi ini. "Saya baru dikabari Kementerian BUMN untuk menerima tugas baru tadi pagi," dia menjelaskan.

Seperti diketahui, Hutama Karya saat ini memiliki tugas salah satunya menyelesaikan proyek Jalan Tol Trans Sumatera. 

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Artikel Selanjutnya
Pemerintah Bangun 7 Ruas Tol Baru, Begini Perkembangannya
Artikel Selanjutnya
Tol Rembang-Pasuruan Dibuka Gratis Selama Mudik Lebaran 2018