Sukses

Pilih Perry Warjiyo Jadi Calon Tunggal Gubernur BI, Ini Kata Jokowi

Liputan6.com, Cikarang - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memastikan telah mengajukan nama calon Gubernur Bank Indonesia (BI) kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Nama calon tunggal yang diajukan oleh Jokowi yaitu Perry Warjiyo yang saat ini menjabat sebagai Deputi Gubernur BI.

"Sudah kami kirimkan ke DPR coba tanyakan ke DPR. Hanya satu nama Pak Perry Warjiyo," ujar dia di Cikarang, Jawa Barat, Selasa (27/2/2018).

Jokowi menyatakan, dirinya memiliki sejumlah alasan memilih Perry untuk menggantikan Agus Martowardojo yang akan habis masa jabatannya sebagai Gubernur BI pada Mei mendatang. Salah satunya lantaran Perry dinilai memiliki banyak pengalaman bekerja di bank sentral tersebut.

"Kita tahu dari sisi pengalaman, rekam jejak, semua dilihat, prestasi, penguasaan lapangannya, saya kira beliau adalah deputi paling senior," kata dia.

Dengan pengalaman yang dimiliki, kata Jokowi, dirinya yakin jika Perry bisa membuat kebijakan yang tepat di bidang moneter. Oleh sebab itu, Jokowi mengaku tidak ragu mempercayakan kepemimpinan BI kepada pria kelahiran Sukoharjo tersebut.

"Sudah mengertilah mengenai moneter, inflasi, mengenai kebijakan-kebijakan di BI, bank sentral kita. Saya kira penguasaan Pak Perry Warjiyo tidak perlu diragukan," ujar dia.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

 

1 dari 2 halaman

Jokowi Pilih Perry Warjiyo Jadi Calon Tunggal Gubernur BI

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mengajukan satu nama atau calon tunggal Gubernur Bank Indonesia (BI) kepada DPR. Nama itu adalah Perry Warjiyo yang saat ini menjabat sebagai Deputi Gubernur BI.

Hal ini dibenarkan Ketua Tim Ahli Wakil Presiden (Wapres), Sofjan Wanandi. Dia mengatakan, nama Perry Warjiyo diajukan ke DPR pada Jumat 23 Februari 2018. "Betul (Perry Warjiyo calon tunggal Gubernur BI). Sudah diajukan kemarin (Jumat)," kata Sofjan saat dihubungi Liputan6.com, Jakarta, Minggu (25/2/2018).

Sofjan mengaku Presiden Jokowi akhirnya memutuskan untuk mengajukan nama tunggal sebagai calon Gubernur BI supaya mempermudah proses uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) di DPR.

"(Memilih calon tunggal) supaya tidak ribut-ribut di DPR, supaya lebih mudahlah daripada berdebat," dia menerangkan.

Sementara untuk pelaksanaan fit and proper test, Jokowi menyerahkan waktunya kepada DPR.

"Fit and proper tergantung DPR. Sekarang kan lagi reses, setelah itu mungkin. Pak Agus (Gubernur BI) kan masa jabatannya masih tiga bulan lagi. Masih ada waktulah," jelas Sofjan.

Dihubungi terpisah, Anggota Komisi XI DPR dari Fraksi PDI Perjuangan, Hendrawan Supratikno pun mengungkapkan hal yang sama.

"Betul (Perry Warjiyo jadi calon tunggal Gubernur BI)," kata dia.

Hendrawan memastikan, fit and proper test calon Gubernur BI akan berlangsung pada pertengahan Maret ini.

"Masa sidang berikutnya. Jadi sekitar pertengahan Maret," ujarnya.

Sebelumnya, Jokowi sudah mengantongi empat nama calon Gubernur BI, yakni Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN), Bambang Brodjonegoro; mantan Menteri Keuangan, Chatib Basri, dan Gubernur BI, Agus Martowardojo; dan Deputi Gubernur BI, Perry Warjiyo. Sementara Agus Martowardojo akan mengakhiri masa jabatan sebagai Gubernur BI pada Mei 2018.

Artikel Selanjutnya
Jokowi Ajak Bos IMF Beli Oleh-Oleh buat Suami ke Tanah Abang
Artikel Selanjutnya
Jokowi Mulai Godok Calon Wakil di Pilpres 2019, Siapa Masuk Bursa?