Sukses

Pertamina Luncurkan Pertamax Turbo Berstandar Euro 4

Liputan6.com, Jakarta PT Pertamina (Persero) memperkenalkan Bahan Bakar Minyak (BBM) dengan standar kualitas Euro 4. Produk baru tersebut yakni Pertamax Turbo dengan kadar RON 98.
 
Vice President Corporate Communication PT Pertamina, Adiatma Sardjito mengatakan, Pertamina meluncurkan produk dan layanan terbaru yakni Pertamax Turbo dengan spesifikasi yang lebih baik.
 
Hal ini menjadi komitmen perusahaan berkontribusi untuk masa depan Indonesia, dengan memproduksi produk BBM berstandar internasional Euro 4.
 
 
"Kami secara bertahap akan terus berusaha mencapai standar BBM kualitas Euro 4 sebagaimana yang telah diterapkan di negara Eropa," kata Adiatma, di Jakarta, Rabu (20/12/2017).
 
Menurut Adiatma, saat ini Pertamina siap memasarkan Pertamax Turbo hasil produksi kilang Refinery Unit (RU) VI Balongan, dengan kualitas lebih baik yang memenuhi standar emisi gas buang kendaraan Euro 4. 
 
“Pertamax Turbo memiliki kualitas tinggi dengan kandungan sulfur lebih rendah mencapai maksimal 50 parts per million (ppm). Kandungan sulfur yang semakin rendah, maka dampak negatif dari polusi yang dihasilkan juga akan semakin rendah,” papar Adiatma. 
 
Hal ini telah dibuktikan melalui uji emisi yang dilakukan LAPI ITB,  mengindikasikan Pertamax Turbo dengan spesifikasi terbaru ini dapat mengurangi kadar Carbon Monoxide (CO), Hydrocarbons (HC) dan Nitrogen Oxides (NOx). 
 
Upaya Pertamina dalam memenuhi standar tersebut serta meningkatkan kualitas udara di Indonesia dengan mengurangi emisi gas buang demi kesehatan masyarakat Indonesia diusung dengan kampanye Road to Euro IV.
 
"Sebagai penyedia bahan bakar di Indonesia yang mempunyai kepedulian tinggi terhadap lingkungan dan kualitas hidup manusia," tutur Adiatma.
 
Saat ini, Pertamax Turbo dengan spesifikasi terbaru dapat ditemukan secara bertahap pada SPBU di Jabodetabek, Banten, dan Jawa Barat. Selanjutnya produk ini akan dijual ke seluruh wilayah Indonesia secara bertahap. 
 
2 dari 2 halaman

Pertamina Jamin Harga BBM di Semua Penyalur Sama

 Pertamina (Persero) terus mendukung program BBM satu harga yang juga menjadi perhatian Presiden Jokowi, dengan merealisasikan 42 Lembaga Penyalur BBM Satu Harga sampai dengan Minggu kedua Desember Tahun 2017 dari target 54 Lembaga Penyalur.

Unit Manager Communication & CSR PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region VIII, Eko Kristiawan menyampaikan stok BBM di SPBU Pertamina, khususnya yang masuk menjadi lokasi program BBM satu harga, selalu menjadi perhatian untuk selalu terpenuhi.

"Dengan adanya penambahan, masyarakat di sekitar lokasi yang membeli BBM di lembaga penyalur tersebut dapat memperoleh BBM satu harga sesuai Perpres yang ditetapkan pemerintah," jelas dia.

Menurut dia, salah satu pekerjaan rumah yang harus dicarikan solusi adalah keberadaan pengecer atau pihak penjual di luar lembaga penyalur resmi Pertamina.

Namun, harga dari pengecer tidak bisa dikontrol dan cenderung mencari keuntungan berlipat. Dalam hal ini, peranan pemerintah daerah sangat vital dalam hal mengatur, mengawasi, dan mencegah pengecer agar tidak melakukan pembelian dalam jumlah yang banyak.

Jika pengecer membeli dalam jumlah banyak, akan mengakibatkan stok lembaga penyalur menjadi tipis dan justru membuka peluang para pengecer menjual BBM dengan harga tinggi.