Sukses

Bank Banten Bakal Fokus pada Kredit UMKM

Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah Provinsi Banten menjanjikan PT Bank Pembangunan Daerah Banten dapat mulai beroperasi pada awal 2016 mendatang. Hal ini setelah DPRD Banten menyetujui penyertaan modal pendirian Bank Banten sebesar Rp 250 miliar.

"Pada Perubahan APBD tahun 2015, tambahan anggaran untuk pengoperasioan Bank Banten sebesar Rp 250 miliar. Jadi total dana yang ada sudah mencapai Rp 550 miliar, jadi masih kurang Rp 400 miliar lagi. Total kebutuhan Rp 950 miliar, dan saya rasa dengan ada di (APBD) murni (tahun anggaran 2016) ini, semuanya dapat berjalan dengan lancar," kata Gubernur Banten, Rano Karno, Senin (21/09/2015).

Meski akan beroperasi pada 2016 mendatang dan direncanakan akan diluncurkan pada HUT Banten ke 15 pada 4 Oktober mendatang. Rano enggan menyebutkan apakah akan mengakuisisi atau membangun bank baru.

"Nanti sajalah, pokoknya dapat berjalan sesuai dengan rencana. Apalagi sesuai dengan Perda (Peraturan Daerah) RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) tahun 2012-2017, maka idealnya tahun 2016 Bank Banten sudah berdiri," tegasnya.

Sedangkan Dirut PT Banten Global Development (BGD), Ricky Tapinongkol, selaku Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Banten yang diberi kewenangan membangun Bank Banten pun enggan menyebutkan bank mana yang akan di akuisisi oleh pihaknya.

"Masih confidential (rahasia), belum bisa di umumkan. Jadi dari 14 bank, kemudian (di evaluasi) 4, kemudian tinggal 1. Kami akan akuisisi, sehingga BPD Banten nantinya langsung beroperasi. Insya Allah kalau semuanya lancar dalam kurun waktu dua atau tiga minggu sudah dapat ditentukan bank mana yang kita anggap sehat dan memiliki sarana dan prasrana canggih untuk diakusisi," kata Dirut PT. BGD, Ricky Tapinongkol, Senin (21/09/2015).

Ricky memastikan bahwa bank yang akan di akuisi harus bank yang sehat, sedang beroperasi, dan fokus terhadap penyaluran kredit UMKM. "memang bank yang kita seleksi semuanya hinga saat ini beroperasi," tegasnya. (Yandhi/Gdn)

Loading