Sukses

Cerita Ignasius Jonan Saat Ditunjuk Jadi Menteri Perhubungan

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah melantik seluruh jajaran menteri dalam Kabinet Kerja yang akan membantu masa pemerintahannya dalam lima tahun kedepan. Dari 34 menteri yang dilantik, Ignasius Jonan menjadi Menteri Perhubungan dan sebagai salah satu nama yang berasal dari kalangan profesional setelah sebelumnya menjabat sebagai Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero).

‎Jonan mengungkapkan dirinya tidak pernah berpikir bakal menjadi menteri mengingat dirinya masih konsentrasi dalam membawa kemajuan untuk dunia perkeretaapian di Indonesia.

"‎Saya malam dipanggil Pak Presiden dan diajak ngobrol macam-macam termasuk salah satunya mengenai transportasi, itu saja," kata Jonan di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, Selasa (28/10/2014).

‎Dalam perbincangan tersebut, Jonan mengakui bahwa Presiden Joko Widodo memiliki misi yang bagus terutama dalam memajukan dunia transportasi di Indonesia.

Dalam akhir pembicaraannya, dikatakan Jonan dirinya hanya ditawari oleh Jokowi apakah dirinya bersedia membantunya selama menjadi presiden. "Ya saat itu saya langsung jawab bersedia," tegas dia.

Jonan merasakan sebuah kebanggan tersendiri bisa membantu Presiden melalui regulator yang dalam hal ini adalah Kementerian Perhubungan.

Dia mengaku memang secara tugas menjadi Menetri Perhubungan lebih berat, sedangkan jika dilihat dari sisi gaji, lebih sedikit dibanding menjadi orang nomor satu di KAI.

"Saya kira kalau tanggung jawab jauh lebih besar sebagai menteri, kalau tanya enak mana, tidak relevan, kalau diamanahkan ya harus dijalani sebaik-baiknya," ceritanya.

Sebagai seorang kepala keluarga dia mengaku sudah mendapat restu dari istri dan anak-anaknya. "Keluarga saya mendukung, mereka cuma ingin saya lebih baik dari sebelumnya saja. Kalau masalah jarang pulang atau tidak, ya nanti saya atur waktu buat keluarga," paparnya.

Dalam tiga hari masa kerjanya, Jonan mengaku masih beradaptasi dengan lingkungan kerja dengan mengunjungi seluk-beluk kantor Kementerian Perhubungan dan beberapa pegawai di kantornya.

"Saya tidak keberatan dipanggil Pak Menteri, tapi geli saja," tutup Ignasius Jonan sambil mengumbar senyum. (Yas/Gdn)