Jokowi: Subsidi BBM Harus Hilang 4 Tahun Lagi

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo memilih menghilangkan subsidi pada Bahan Bakar Minyak (BBM) secara bertahap.

Diterbitkan 30 April 2014, 12:41 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta  Joko Widodo memilih menghilangkan subsidi pada Bahan Bakar Minyak (BBM) secara bertahap ketimbang subsidi tetap.

Pria kurus yang akrab disapa Jokowi mengungkapkan, pencabutan subsidi BBM yang ideal dilakukan bertahap dalan kurun waktu empat tahun.

"Saya kira empat tahun lah, subsidi BBM tadi empat tahun tapi berjenjang. Kurang kurang lalu hilang,"  kata Jokowi saat menghadiri  Musyawarah Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) 2014, di Hotel  Bidakara, Jakarta, Rabu (30/4/2014).

Setelah subsidi BBM dihilangkan,  lanjut Jokowi, subsidi tersebut harus dialihkan ke program penyaluran subsidi tepat sasaran, sehingga subsidi dapat dinikmati oleh yang berhak menerima.

"Tapi dengan catatan subsidi itu bisa diberikan kepada yang menerima. Misalnya subsidi untuk petani, subsidi untuk nelayan yang dibutuhkan oleh mereka," tuturnya.

Menurutnya, penghilangan subsidi pada BBM akan berdampak pada guncangan sosial, namun penghapusan subsidi merupakan sebuah keharusan.

"Guncangan ekonomi sosial, tetapi harus," pungkasnya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6