Eksplorasi 8 Kreasi Nasi Goreng yang Padukan Cita Rasa Indonesia, Thailand, dan Tiongkok

Tatler Dining Festival 2026 menghadirkan Nasi Goreng Table, perayaan kuliner yang mengeksplorasi kreativitas gastronomi melalui interpretasi nasi goreng.

oleh Alfareza RamadhaniDiterbitkan 30 Oktober 2026, 19:00 WIB
Plaza Indonesia berkolaborasi dengan Tatler Indonesia menghadirkan Tatler Dining Festival 2026 x Plaza Indonesia, sebuah perayaan kuliner dan lifestyle yang mengeksplorasi kreativitas gastronomi melalui interpretasi kontemporer nasi goreng, Jakarta, Selasa, 27 Oktober 2026. (Liputan6.com/Alfareza Ramadhani)

Liputan6.com, Jakarta - Nasi goreng menjadi salah satu hidangan yang lekat dengan budaya kuliner Indonesia. Kehadirannya mudah ditemukan, mulai dari meja makan keluarga hingga restoran berbintang.

Berawal dari kebiasaan mengolah nasi sisa dengan bumbu dan bahan yang tersedia, sajian ini berkembang menjadi menu dengan beragam karakter rasa. Kecap manis dan racikan rempah menjadi ciri khas nasi goreng Indonesia, meski kreativitas dalam pemilihan bahan dan teknik memasak terus menghadirkan variasi baru.

Di dunia restoran, nasi goreng bahkan kerap menjadi tolok ukur kreativitas chef dalam meracik bumbu, memadukan bahan, dan menjaga keseimbangan rasa. Eksplorasi tersebut menjadi bagian dari Nasi Goreng Table, salah satu program dalam rangkaian Tatler Dining Festival 2026.

Program ini menyuguhkan delapan kreasi nasi goreng yang lahir dari empat kolaborasi restoran dengan karakter dan pendekatan kuliner berbeda.

"Kami percaya bahwa hidangan yang familiar dapat terus dieksplorasi melalui kreativitas dan karakter kuliner yang beragam," kata Zamri Mamat, Chief Marketing Officer Plaza Indonesia, saat jumpa pers di Jakarta, Selasa, 27 Oktober 2026.

Program ini turut mengeksplorasi pengaruh kuliner Thailand dan Tiongkok dalam kreasi nasi goreng. Kedua tradisi tersebut menghadirkan kekayaan cita rasa melalui penggunaan rempah, pilihan bahan, serta teknik pengolahan yang khas dan menggugah selera.

Hasilnya, nasi goreng tampil dengan interpretasi berbeda yang menawarkan pengalaman bersantap lebih beragam bagi para pencinta kuliner.

Nasi Goreng Kuah ala Kwetiau Siram dan Racikan Udang XO

Plaza Indonesia berkolaborasi dengan Tatler Indonesia menghadirkan Tatler Dining Festival 2026 x Plaza Indonesia, sebuah perayaan kuliner dan lifestyle yang mengeksplorasi kreativitas gastronomi melalui interpretasi kontemporer nasi goreng, Jakarta, Selasa, 27 Oktober 2026. (Liputan6.com/Alfareza Ramadhani)

Kolaborasi Baan Maisie dan Chef Freddie dari SILK BISTRO menghadirkan dua kreasi nasi goreng dengan sentuhan kuliner Thailand dan Tiongkok. Salah satunya, Thai Gravy Fried Rice with Soft Shell Crab, memadukan nasi goreng, kuah kental, dan kepiting bercangkang lunak.

Tampilannya menyerupai kwetiau siram, tapi menggunakan nasi sebagai bahan utama. Freddie mengungkap, sajian ini terinspirasi dari kueh teow ladna, hidangan mi siram khas Thailand. "Biasanya kita memakannya dengan kueh teow siram. Tapi hari ini, kita memakannya dengan nasi goreng," kata dia.

Kreasi kedua, Golden Prawn XO Khao Pad, menawarkan perpaduan udang dan saus XO dengan karakter gurih, serta sentuhan manis."Rasa gurih atau asinnya berasal dari kecap ikan dan saus tiram, sedangkan rasa manisnya berasal dari gula asli," ujar Freddie.

Lidah Kecombrang hingga Tiger Prawn

Plaza Indonesia berkolaborasi dengan Tatler Indonesia menghadirkan Tatler Dining Festival 2026 x Plaza Indonesia, sebuah perayaan kuliner dan lifestyle yang mengeksplorasi kreativitas gastronomi melalui interpretasi kontemporer nasi goreng, Jakarta, Selasa, 27 Oktober 2026. (Liputan6.com/Alfareza Ramadhani)

Kolaborasi Noesaka dan Chef Vallian Gunawan dari Kindling menghadirkan dua kreasi nasi goreng, yakni Nasi Goreng Lidah Kecombrang dan Tiger Prawn XO. Sajian pertama memadukan lidah sapi dengan kecombrang yang memberikan aroma khas, sementara rasa ikan teri semakin terasa setelah beberapa suapan.

Keunikannya terletak pada penggunaan dua jenis beras sekaligus. "Nasi basmati dan jasmine ini di-mix jadi satu, menghasilkan dua rasa yang berbeda," jelas Eko, Chef Noesaka. Kreasi kedua menggunakan udang windu dengan sentuhan saus XO dan tekstur nasi yang lebih kering.

Sementara itu, kolaborasi Kam's Roast dan Chef Ray Janson menghadirkan Chicken Lapcheong with Tomato Egg Fried Rice yang menonjolkan rasa tomat, serta Smoked Duck Fried Rice dengan aroma asap. Sajian terakhir memadukan nasi bertekstur ringan dengan daging bebek bercita rasa asin, meski porsinya relatif sedikit.

Cakalang Fufu dan Sambal Roa Hadirkan Cita Rasa Manado

Plaza Indonesia berkolaborasi dengan Tatler Indonesia menghadirkan Tatler Dining Festival 2026 x Plaza Indonesia, sebuah perayaan kuliner dan lifestyle yang mengeksplorasi kreativitas gastronomi melalui interpretasi kontemporer nasi goreng, Jakarta, Selasa, 27 Oktober 2026. (Liputan6.com/Alfareza Ramadhani)

Kolaborasi Teras by Plataran dan Chef Jovan dari Mata Karanjang menghadirkan dua kreasi nasi goreng yang mengangkat kekayaan kuliner Sulawesi Utara, yakni nasi goreng cakalang fufu dan nasi goreng sambal roa dengan ayam.

Keduanya menggunakan ikan asap sebagai bahan utama, tetapi menawarkan karakter rasa dan tekstur berbeda sesuai proses pengolahannya. Chef Ivan dari Teras by Plataran menjelaskan bahwa cakalang fufu memiliki tekstur lebih lembap karena proses pengasapannya tidak sampai kering.

Sebaliknya, ikan roa diasap hingga kering, kemudian dihaluskan untuk diolah menjadi sambal atau campuran nasi goreng. Hidangan ini dilengkapi ayam yang diolah menyerupai sate.

Seluruh kreasi Nasi Goreng Table tersedia secara eksklusif di restoran yang berpartisipasi selama November 2026. Program ini juga menjadi bagian dari upaya menghadirkan pengalaman kuliner dan gaya hidup bagi pengunjung melalui Tatler Dining Festival 2026.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya