Liputan6.com, Jakarta - Hujan abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau mulai melanda pesisir Kabupaten Serang, Banten, pada Sabtu (5/9/2026) malam. Pada Minggu pagi, sebaran abu dilaporkan mencapai sejumlah wilayah, termasuk Depok dan Bintaro.
Dokter Tirta mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai dampak abu vulkanik terhadap kesehatan, khususnya saluran pernapasan. Saat beraktivitas di luar ruangan, masyarakat disarankan menggunakan masker meski abu terlihat tipis. Paparan abu yang terhirup berulang dapat memicu alergi, gangguan saluran pernapasan, hingga bronkitis.
Advertisement
Untuk membersihkan abu di rumah dan halaman, hindari menyapu karena dapat membuat abu kembali beterbangan. Gunakan air untuk membersihkannya, sementara wajah yang terkena abu sebaiknya segera dicuci dengan facial wash tanpa menggosok terlalu keras. Aktivitas olahraga di luar ruangan juga disarankan sementara dialihkan ke dalam ruangan guna mengurangi paparan.