Jepang Paling Sopan, Amerika Serikat Paling Royal, Ini Daftar Wisatawan Terbaik di Dunia

Daftar wisatawan terbaik itu didapat melalui survei oleh SafariBookings, pasar daring yang menyediakan layanan safari di Afrika.

oleh Nurri Indah KholillahDiterbitkan 02 September 2026, 10:00 WIB
Seorang wisatawan mengelus seekor rusa di Nara, Jepang, pada 9 Desember 2020. Rusa Nara, yang hidup berdekatan dengan manusia, menjadi salah satu simbol Kota Nara. Rusa Nara dilindungi sebagai monumen alam Jepang. (Xinhua/Du Xiaoyi)

Liputan6.com, Jakarta - Wisatawan Jepang dinilai sebagai turis paling sopan di dunia berdasarkan sebuah survei yang melibatkan ratusan operator tur. Penilaian ini menjadi bagian dari riset yang membandingkan kebiasaan wisatawan dari berbagai negara saat melakukan perjalanan.

Survei tersebut tidak hanya mengukur kesopanan, tapi juga melihat beragam karakter wisatawan. Beberapa kategori yang dinilai mencakup kebiasaan memberikan tip, jumlah pengeluaran selama liburan, keberanian mencoba pengalaman baru, serta antusiasme mencicipi kuliner.

Dalam kategori wisatawan paling sopan, Jepang menempati posisi pertama. Norwegia berada di urutan kedua, sedangkan Swiss menyusul di peringkat ketiga. Hasil tersebut menunjukkan bagaimana perilaku wisatawan ketika berinteraksi dengan pihak yang mereka temui selama perjalanan.

Melansir Euronews, Selasa, 1 September 2026, survei tersebut dilakukan oleh SafariBookings, pasar daring yang menyediakan layanan safari di Afrika. Sebanyak 192 operator tur diminta memberikan penilaian berdasarkan lima kategori mengenai perilaku wisatawan dari berbagai kebangsaan.

Para operator menilai pengalaman mereka saat berhadapan langsung dengan turis. Hasilnya memberikan gambaran mengenai etika sekaligus kebiasaan wisatawan ketika menikmati perjalanan di berbagai destinasi.

Menariknya, predikat sebagai wisatawan paling sopan tidak otomatis membuat suatu negara unggul dalam kategori lainnya. Wisatawan yang dikenal santun belum tentu menjadi kelompok yang paling banyak berbelanja ataupun paling berani mencoba aktivitas petualangan.

Perbedaan tersebut memperlihatkan bahwa setiap kebangsaan memiliki karakter perjalanan yang unik. Penilaian para operator tur pun memberikan perspektif menarik tentang perilaku wisatawan saat menjelajahi dunia.

Wisatawan Paling Sopan

Jepang memimpin daftar wisatawan paling sopan dengan 21,1 persen penyebutan dari operator tur yang mengikuti survei. (dok. Javier Quiroga/Unsplash)

Jepang menempati posisi teratas dengan 21,1 persen penyebutan dari operator tur yang berpartisipasi dalam survei. Norwegia berada di peringkat kedua dengan 10,6 persen, disusul Swiss sebesar 10,4 persen. Kanada dan Amerika Serikat melengkapi lima besar negara dengan wisatawan yang dinilai paling sopan.

Italia justru berada di posisi terbawah dalam kategori tersebut. Hanya 1,3 persen responden yang memasukkan wisatawan Italia sebagai turis paling sopan. Kendati demikian, wisatawan asal Eropa secara umum tetap mendapat penilaian positif dari sejumlah operator tur.

Imara Tours Zanzibar, misalnya, menilai banyak tamu Eropa menunjukkan ketertarikan besar terhadap satwa liar selama mengikuti safari. Mereka juga aktif bertanya tentang berbagai hewan yang ditemui serta upaya konservasi yang dilakukan untuk melindungi kehidupan liar di kawasan tersebut.

Negara Paling Dermawan

Selain wisatawan paling sopan, wisatawan Amerika Serikat berada di posisi teratas sebagai pemberi tip terbaik sekaligus turis dengan pengeluaran terbesar. (Xinhua/Wang Ying)

Wisatawan Amerika Serikat menempati posisi teratas dalam dua kategori sekaligus, yakni sebagai pemberi tip terbaik dan turis dengan pengeluaran terbesar. Dalam kategori pemberian tip, mereka memperoleh 29,5 persen penyebutan dari operator tur yang mengikuti survei.

Angka tersebut terpaut cukup jauh dari Jerman yang berada di posisi kedua dengan 13,1 persen, disusul Kanada sebesar 10 persen dan Swiss 8,6 persen. Predikat serupa kembali diraih wisatawan Amerika dalam kategori pengeluaran terbesar.

Mereka memperoleh 24 persen penyebutan, mengungguli Jerman dan Kanada yang masing-masing mencatat 12,8 persen. Hasil survei ini memperlihatkan karakter wisatawan Amerika yang dinilai cukup dermawan selama bepergian.

Mereka tidak hanya dikenal lebih sering memberikan tip kepada pihak yang melayani, tapi juga menjadi kelompok yang paling banyak mengeluarkan uang ketika menikmati perjalanan.

Jiwa Petualang dan Kuliner Sejati

Wamenpar Ni Luh Puspa menyambut kedatangan wisatawan mancanegara pertama dari Jepang di Bandara Soekarno Hatta, Banten, Tangerang, pada 1 Januari 2026. (dok. Biro Komunikasi Publik Kemenpar)

Dalam kategori wisatawan paling berjiwa petualang, negara-negara Eropa mendominasi daftar teratas. Jerman berada di peringkat pertama dengan 21,1 persen penyebutan dari operator tur, diikuti Prancis sebesar 17,8 persen dan Belanda 11 persen.

Inggris dan India sama-sama memperoleh 4,5 persen, sedangkan Spanyol mencatat 4,3 persen. Perolehan tersebut menunjukkan wisatawan dari negara-negara tersebut cukup dikenal karena gemar mencari pengalaman baru dan aktivitas menantang selama bepergian.

Berbeda dengan kategori petualangan, wisatawan yang paling antusias mengeksplorasi kuliner justru banyak berasal dari Asia. India menempati posisi pertama, disusul Jepang. Prancis berada di peringkat ketiga dengan 12,4 persen, sementara China menempati urutan keempat.

Belanda melengkapi lima besar dengan 7,7 persen, hanya unggul tipis dari Italia yang mencatat 7,6 persen.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya