Liputan6.com, Jakarta - PT Toyota-Astra Motor (TAM) mencatatkan jumlah Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) sebanyak 6.175 unit selama ajang GIIAS 2026. Lini kendaraan elektrifikasi menyumbang hingga 56 persen dari total penjualan jenama asal Jepang tersebut selama 11 hari pameran.
Marketing Director PT Toyota-Astra Motor, Hiroyuki Oide, mengatakan bahwa antusiasme masyarakat terhadap produk Toyota menjadi sinyal bahwa Multi-Pathway Strategy yang diusung perusahaan semakin diterima di pasar Indonesia.
Advertisement
"Kami sangat mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat terhadap Toyota selama GIIAS 2026. Capaian ini menjadi bukti bahwa Multi-Pathway Strategy semakin diterima luas oleh masyarakat Indonesia," ujar Hiroyuki Oide dalam keterangan resminya, Jumat (21/8/2026).
"Ke depan, kami akan terus mengembangkan berbagai inovasi yang memberikan kenyamanan, performa, confidence, dan excitement dalam setiap perjalanan," tambahnya.
Lini Komersial Toyota
Kontribusi terbesar penjualan datang dari keluarga Kijang Innova yang membukukan 2.221 SPK. Dari jumlah tersebut, Innova Zenix Hybrid EV menjadi tulang punggung utama dengan capaian 1.669 unit.
Sementara itu, Veloz Hybrid EV turut mencatatkan performa penjualan yang kuat lewat 1.115 SPK, disusul Alphard Hybrid EV sebanyak 307 unit dan Yaris Cross Hybrid EV dengan 302 unit pemesanan.
Pada ajang GIIAS 2026, Toyota juga memperluas jajaran kendaraan elektrifikasinya melalui kehadiran New Land Cruiser 300 Hybrid EV serta bZ4X Touring. Kehadiran kedua model tersebut semakin melengkapi pilihan kendaraan ramah lingkungan yang ditawarkan kepada konsumen di Indonesia.
New Hilux Tampil Perdana
Tidak hanya di segmen kendaraan penumpang, lini kendaraan komersial Toyota juga memperoleh respons positif. New Hilux yang tampil perdana di hadapan publik berhasil mengumpulkan 345 SPK selama pameran berlangsung.
"Tingginya minat terhadap model elektrifikasi maupun New Hilux menjadi dorongan bagi Toyota untuk terus menghadirkan pilihan kendaraan yang sesuai dengan kebutuhan mobilitas masyarakat Indonesia," pungkas Marketing Director PT TAM, Bansar Maduma.